Petunjuk:
- Buka artikel berjudul “IPA Kelas 9 Bab
1. A. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia” melalui tautan
berikut: https://www.arina.id/edukasi/ar-7ja74/perkembangan-otak-remaja---sains-di-balik-perubahan-perilaku
- Baca artikel tersebut dengan saksama hingga
selesai. Kamu wajib membaca seluruh isi artikel sebelum mengerjakan soal
karena jawaban harus didasarkan pada informasi dari artikel itu.
- Setelah membaca, kerjakan 10 soal uraian di
bawah ini. Setiap jawaban harus ditulis dengan bahasa kamu
sendiri dan didukung oleh data atau penjelasan dari
artikel yang kamu baca.
Soal Literasi Uraian
- Mengapa masa remaja sering disebut sebagai masa yang penuh gejolak? Jelaskan kaitannya dengan perkembangan otak remaja!
- Apa yang dimaksud dengan korteks prefrontal? Jelaskan perannya dalam pengambilan keputusan, pengendalian diri, dan perencanaan masa depan!
- Sistem limbik, khususnya amigdala, berkembang lebih cepat daripada korteks prefrontal pada masa remaja. Bagaimana kondisi tersebut dapat menyebabkan remaja lebih mudah bertindak impulsif atau mengambil risiko?
- Jelaskan apa yang dimaksud dengan pruning sinaptik dan mielinisasi! Apa manfaat kedua proses tersebut bagi perkembangan otak remaja?
- Seorang siswa langsung marah ketika mendapat kritik dari temannya, kemudian beberapa menit kemudian ia menyadari bahwa reaksinya terlalu berlebihan. Bagaimana perkembangan sistem limbik dan korteks prefrontal dapat menjelaskan kejadian tersebut?
- Mengapa masa remaja merupakan masa yang baik untuk mempelajari keterampilan baru dan membangun kebiasaan positif? Kaitkan jawabanmu dengan konsep plastisitas otak!
- Hormon mengalami perubahan yang cukup besar ketika seseorang memasuki masa pubertas. Jelaskan bagaimana perubahan hormon dapat memengaruhi emosi dan perilaku remaja!
- Bagaimana penggunaan alkohol atau narkoba pada masa remaja dapat mengganggu perkembangan otak? Jelaskan berdasarkan proses perkembangan otak yang terdapat dalam materi!
- Lingkungan keluarga, teman sebaya, dan sekolah dapat memengaruhi perkembangan otak remaja. Mengapa lingkungan yang penuh dukungan dapat membantu remaja mengembangkan kemampuan mengendalikan emosi dan belajar dengan lebih baik?
- Menurut pendapatmu, bagaimana seharusnya orang tua dan guru menghadapi remaja yang mudah marah, impulsif, atau sulit mengendalikan emosinya? Jelaskan berdasarkan pengetahuan tentang perkembangan otak remaja yang telah kamu pelajari.
****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar