Senin, 14 September 2026

Modul 7.3. Dinamika

1. Pengertian dinamika

Dinamika mempelajari gerak benda dan penyebab geraknya.

Penyebab perubahan gerak adalah gaya.


2. Gaya

Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan keadaan gerak atau bentuk benda.

Gaya dapat menyebabkan:

  • benda diam menjadi bergerak;
  • benda bergerak menjadi berhenti;
  • perubahan arah gerak;
  • perubahan kecepatan;
  • perubahan bentuk.

Satuan gaya:

Newton (N)


3. Hukum I Newton

Hukum I Newton sering disebut hukum kelembaman/inersia.

Intinya:

Benda akan mempertahankan keadaan diam atau gerak lurus beraturan jika resultan gaya yang bekerja padanya nol.

Secara matematis:



Contoh:

Ketika kendaraan tiba-tiba berhenti, tubuh penumpang terdorong ke depan.

Hal ini berkaitan dengan kelembaman.


4. Hukum II Newton

Hukum II Newton menjelaskan hubungan antara gaya, massa, dan percepatan.

Rumus:



Artinya:

semakin besar gaya → semakin besar percepatan

dan:

semakin besar massa → semakin kecil percepatan untuk gaya yang sama.

Contoh:

massa = 5 kg
gaya = 20 N



5. Hukum III Newton

Hukum III Newton dikenal sebagai hukum aksi–reaksi.

Jika benda A memberikan gaya kepada benda B, maka benda B memberikan gaya kepada benda A dengan:

  • besar yang sama;
  • arah berlawanan.

Contoh:

Berjalan

Kaki mendorong tanah ke belakang.

Tanah memberikan gaya kepada kaki ke depan.

Akibatnya kita dapat berjalan maju.

Roket

Gas didorong ke belakang.

Roket memperoleh gaya reaksi ke depan.


6. Berat sebagai gaya gravitasi

Berat merupakan gaya gravitasi yang bekerja pada benda.



Misalnya:

massa = 10 kg


7. Gaya gesek

Gaya gesek muncul ketika dua permukaan bersentuhan dan menghambat kecenderungan gerak relatif.

Contoh:

  • ban kendaraan dengan jalan;
  • sepatu dengan lantai;
  • rem sepeda dengan roda.

Gaya gesek tidak selalu merugikan.

Menguntungkan

  • membantu kita berjalan;
  • membantu kendaraan berhenti;
  • membantu menulis dengan pensil.

Merugikan

  • menyebabkan keausan;
  • menghasilkan panas;
  • mengurangi efisiensi mesin.

8. Usaha

Dalam fisika, usaha berkaitan dengan gaya yang menyebabkan perpindahan benda.

Jika gaya searah perpindahan:



Keterangan:

  • = usaha
  • = gaya
  • = perpindahan

Satuan usaha:

joule (J)

Contoh:

Gaya 20 N memindahkan benda sejauh 5 m.



9. Energi

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha.

Beberapa bentuk energi:

  • energi kinetik;
  • energi potensial;
  • energi panas;
  • energi listrik;
  • energi kimia;
  • energi cahaya.

10. Energi kinetik

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya.



Semakin besar:

  • massa benda;
  • kecepatan benda;

maka semakin besar energi kinetiknya.


11. Energi potensial gravitasi

Energi potensial gravitasi adalah energi yang dimiliki benda karena kedudukannya terhadap permukaan acuan.



Semakin tinggi posisi benda, semakin besar energi potensialnya.


12. Pesawat sederhana

Pesawat sederhana merupakan alat yang membantu manusia melakukan pekerjaan dengan lebih mudah.

Contohnya:

  • tuas;
  • katrol;
  • bidang miring.

Tujuannya bukan menghilangkan usaha secara fisik, tetapi dapat mengubah besar gaya atau arah gaya sehingga pekerjaan menjadi lebih mudah.


13. Tuas

Tuas terdiri atas:

  • titik tumpu;
  • beban;
  • kuasa.

Contoh:

  • gunting;
  • jungkat-jungkit;
  • linggis;
  • pembuka botol.

Prinsip dasarnya:



Keterangan:

  • = gaya kuasa
  • = lengan kuasa
  • = gaya beban
  • = lengan beban

14. Katrol

Katrol digunakan untuk:

  • mengubah arah gaya;
  • memperkecil gaya yang diperlukan pada konfigurasi tertentu.

Contoh sederhana:

katrol tetap mengubah arah gaya.

katrol bergerak dapat memberikan keuntungan mekanis.


15. Bidang miring

Bidang miring digunakan untuk mempermudah memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi dengan memperpanjang lintasan sehingga gaya yang diperlukan dapat lebih kecil.

Contoh:

  • papan untuk menaikkan barang;
  • jalan menanjak;
  • tangga.

🧠 PETA KONSEP MODUL 7

                 MODUL 7

                    │

       ┌────────────┼────────────┐

       │            │            │

  PENGUKURAN     KINEMATIKA    DINAMIKA

       │            │            │

       ↓            ↓            ↓

    Besaran        Gerak        Gaya

       │            │            │

       ↓            ├── Jarak    ├── Hukum I

   Besaran pokok    ├── Perpindahan

       │            ├── Kecepatan ├── Hukum II

       ↓            ├── Percepatan

  Besaran turunan   │             ├── Hukum III

       │            ├── GLB

       ↓            ├── GLBB      ├── Usaha

 Ketidakpastian     ├── Jatuh     ├── Energi

 pengukuran         │   bebas     └── Pesawat

                    │                 sederhana

                    └───────────────


πŸ“Œ RUMUS WAJIB DIHAFAL

Kecepatan



Percepatan



GLB



GLBB





Massa jenis



Berat



Hukum II Newton



Usaha



Energi kinetik



Energi potensial


🎯 Perbedaan yang Sering Keluar di Ujian

Konsep

Ingatannya

Massa

Banyaknya materi, kg

Berat

Gaya gravitasi, N

Jarak

Panjang lintasan

Perpindahan

Perubahan posisi

Kelajuan

Jarak/waktu

Kecepatan

Perpindahan/waktu

Percepatan

Perubahan kecepatan/waktu

Kinematika

Bagaimana benda bergerak

Dinamika

Mengapa benda bergerak

Gaya

Tarikan/dorongan

Usaha

Gaya menyebabkan perpindahan

Energi kinetik

Karena gerak

Energi potensial

Karena kedudukan


⭐ 10 HAL YANG PALING WAJIB DIKUASAI

Jika waktu belajar Bapak terbatas, fokus pada 10 hal berikut:

1. 7 besaran pokok dan satuannya.

2. Perbedaan besaran pokok dan besaran turunan.

3. Pengertian pengukuran dan ketidakpastian.

4. Perbedaan jarak dan perpindahan.

5. Perbedaan kelajuan dan kecepatan.

6. Percepatan dan rumusnya.

7. Perbedaan GLB dan GLBB.

8. Hukum I, II, dan III Newton.

9. Hubungan gaya, massa, dan percepatan:



10. Usaha, energi, dan pesawat sederhana.

 

```html

⚙️ Kuis IPA Modul 7.3

Dinamika
Petunjuk:
Kuis terdiri dari 40 soal pilihan ganda. Pilih jawaban yang paling tepat. Setelah menjawab, pembahasan akan langsung ditampilkan.

Materi: Gaya, Hukum Newton, berat, gaya gesek, usaha, energi, energi kinetik, energi potensial, dan pesawat sederhana.

Gunakan g = 10 m/s² jika tidak dinyatakan lain.
Soal 1 dari 40 Skor: 0

πŸŽ‰ Kuis Selesai!

0
```

Tidak ada komentar:

Posting Komentar