Senin, 14 September 2026

Modul 4.2. Perkembangbiakan Hewan dan Manusia

 A. Hewan tingkat rendah

Beberapa hewan sederhana dapat berkembang biak secara vegetatif.

1. Membelah diri

Satu individu membelah menjadi dua atau lebih individu.

2. Bertunas

Individu baru tumbuh sebagai tunas dari tubuh induk.

3. Fragmentasi

Tubuh terpecah menjadi bagian-bagian tertentu dan bagian tersebut dapat berkembang menjadi individu baru pada organisme yang mampu melakukan regenerasi.


B. Perkembangbiakan generatif hewan

Perkembangbiakan generatif melibatkan gamet:

  • gamet jantan;
  • gamet betina.

Peleburan keduanya disebut:

FERTILISASI

Hasil fertilisasi adalah:

ZIGOT

Zigot berkembang menjadi embrio dan selanjutnya menjadi individu baru.


C. Fertilisasi eksternal

Pembuahan terjadi di luar tubuh induk betina.

Contoh umum:

  • ikan;
  • katak.

Biasanya gamet dilepaskan ke lingkungan, terutama air.

Kelebihan

Jumlah gamet yang dikeluarkan dapat sangat banyak.

Kekurangan

Risiko gamet tidak bertemu dan dimakan predator lebih besar.


D. Fertilisasi internal

Pembuahan berlangsung di dalam tubuh induk betina.

Dijumpai pada:

  • reptil;
  • burung;
  • mamalia;
  • beberapa kelompok hewan lainnya.

Keuntungannya:

embrio/gamet mendapat perlindungan lebih baik dibandingkan fertilisasi eksternal.


E. PERKEMBANGBIAKAN MANUSIA

Manusia berkembang biak secara seksual/generatif.

Melibatkan dua jenis gamet:

Gamet

Dihasilkan oleh

Sperma

Testis

Ovum

Ovarium


F. FERTILISASI MANUSIA

Secara sederhana:

Sperma + Ovum

      ↓

  Fertilisasi

      ↓

     Zigot

      ↓

    Embrio

      ↓

    Janin

      ↓

     Bayi

Fertilisasi manusia pada umumnya berlangsung di saluran telur/tuba falopi.

Setelah terbentuk, embrio kemudian berkembang di dalam uterus/rahim.


G. PUBERTAS

Pubertas merupakan masa ketika tubuh mengalami perubahan menuju kematangan seksual.

Pada laki-laki

Misalnya:

  • testis berkembang;
  • produksi sperma;
  • suara menjadi lebih berat;
  • pertumbuhan rambut pada bagian tertentu;
  • perkembangan karakteristik seksual sekunder.

Pada perempuan

Misalnya:

  • ovarium mengalami pematangan fungsi;
  • mulai mengalami menstruasi;
  • perkembangan payudara;
  • perubahan bentuk tubuh;
  • perkembangan karakteristik seksual sekunder.

H. SIKLUS REPRODUKSI PEREMPUAN

Hal penting yang perlu dipahami:

ovulasi adalah pelepasan ovum dari ovarium.

Jika terjadi fertilisasi:

sperma + ovum → zigot → embrio

Jika tidak terjadi fertilisasi, lapisan rahim akan mengalami peluruhan yang dikenal sebagai menstruasi.


I. PERKEMBANGAN EMBRIO

Secara umum:

zigot → pembelahan sel → embrio → janin → kelahiran

Perkembangan terjadi melalui pembelahan, pertumbuhan, diferensiasi, dan pembentukan berbagai jaringan serta organ.



🐣 Kuis Konsep Dasar IPA SD — Modul 4.2

Perkembangbiakan Hewan dan Manusia

Kuis ini terdiri atas 40 soal pilihan ganda. Setiap soal dilengkapi pembahasan agar dapat digunakan untuk belajar mandiri dan persiapan UAS.

Materi meliputi perkembangbiakan hewan tingkat rendah, fertilisasi eksternal dan internal, reproduksi manusia, pubertas, ovulasi, menstruasi, dan perkembangan embrio.

Soal 1 dari 40 Skor: 0

πŸŽ‰ Kuis Selesai!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar