Bagian kedua Modul
6 membahas hubungan antara kondisi tubuh, kesehatan, penyakit, dan cara
mencegahnya. Dalam struktur resmi BMP, Kegiatan Belajar 2 dimulai pada halaman
6.39 dan dilanjutkan dengan latihan, rangkuman, serta tes formatif.
1. Pengertian
kesehatan
Kesehatan tidak
hanya berarti tidak sedang sakit.
Kesehatan mencakup
keadaan tubuh yang memungkinkan seseorang menjalankan fungsi kehidupan dengan
baik.
Karena itu
kesehatan berkaitan dengan:
- kondisi
fisik;
- kondisi
mental;
- pola
hidup;
- makanan;
- lingkungan;
- kebersihan;
- aktivitas
fisik.
2. Pengertian
penyakit
Penyakit adalah kondisi
terganggunya fungsi normal tubuh yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor.
Penyebab penyakit
dapat berasal dari:
- mikroorganisme;
- lingkungan;
- pola
hidup;
- faktor
genetik;
- kekurangan
atau kelebihan zat tertentu;
- gangguan
organ;
- faktor
fisik atau kimia.
3. Penyakit
menular
Penyakit menular
dapat berpindah dari seseorang atau sumber infeksi kepada orang lain melalui
berbagai cara.
Penularan dapat
terjadi melalui:
- udara
atau percikan;
- kontak
langsung;
- makanan
dan minuman;
- air;
- tangan
atau benda yang terkontaminasi;
- hewan
tertentu sebagai vektor.
Contoh penyakit
menular:
- influenza;
- tuberkulosis;
- diare
akibat infeksi;
- demam
berdarah;
- penyakit
akibat parasit tertentu.
4. Penyakit tidak
menular
Penyakit tidak
menular pada umumnya tidak berpindah langsung dari satu orang ke orang lain.
Faktor yang
berperan dapat berupa:
- pola
makan;
- kurang
aktivitas fisik;
- kebiasaan
merokok;
- konsumsi
alkohol;
- faktor
genetik;
- usia;
- lingkungan.
Contohnya:
- diabetes;
- hipertensi;
- penyakit
jantung;
- stroke;
- beberapa
jenis kanker.
5. Faktor penyebab
penyakit
Secara sederhana
penyakit dapat dipengaruhi oleh interaksi:
Manusia + penyebab
penyakit + lingkungan
Misalnya:
Nyamuk pembawa
penyakit + manusia + lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk
dapat meningkatkan
risiko penyakit tertentu.
Artinya,
pencegahan penyakit tidak cukup hanya dengan mengobati orang yang sakit.
Lingkungan dan
perilaku juga harus diperbaiki.
6. Kebersihan diri
Kebersihan diri
merupakan salah satu bagian penting dalam pencegahan penyakit.
Contohnya:
- mandi
secara teratur;
- mencuci
tangan dengan sabun;
- menjaga
kebersihan kuku;
- menjaga
kebersihan gigi dan mulut;
- menggunakan
pakaian bersih;
- menjaga
kebersihan rambut;
- menjaga
kebersihan organ tubuh.
7. Mencuci tangan
Cuci tangan sangat
penting karena tangan sering menjadi media perpindahan mikroorganisme.
Tangan perlu
dicuci terutama:
- sebelum
makan;
- setelah
menggunakan toilet;
- setelah
memegang benda kotor;
- setelah
batuk atau bersin;
- setelah
beraktivitas di tempat yang berpotensi terkontaminasi.
Prinsipnya:
Tangan bersih →
mengurangi peluang mikroorganisme masuk ke tubuh.
8. Kebersihan
makanan
Makanan dapat
menjadi sumber penyakit apabila:
- mengandung
mikroorganisme patogen;
- tercemar
bahan kimia;
- disimpan
tidak tepat;
- dimasak
tidak sempurna;
- ditangani
dengan tangan atau alat yang kotor.
Karena itu perlu:
Pilih → Simpan →
Olah → Sajikan dengan aman.
9. Air bersih
Air yang digunakan
untuk minum dan kebutuhan sehari-hari harus memenuhi persyaratan kesehatan.
Air yang tercemar
dapat menjadi media penularan berbagai penyakit.
Karena itu:
- gunakan
sumber air yang aman;
- jangan
membuang limbah ke sumber air;
- lindungi
sumber air dari pencemaran;
- jaga
kebersihan tempat penyimpanan air.
10. Sanitasi
Sanitasi berkaitan
dengan pengelolaan lingkungan untuk mencegah gangguan kesehatan.
Contohnya:
- jamban
sehat;
- pengelolaan
sampah;
- saluran
pembuangan air;
- penyediaan
air bersih;
- kebersihan
lingkungan.
Jadi:
Sanitasi yang
buruk → meningkatkan risiko penyakit.
11. Imunisasi
Imunisasi
merupakan salah satu cara penting untuk membantu membentuk perlindungan
terhadap penyakit tertentu.
Prinsip dasarnya
adalah tubuh diperkenalkan pada antigen sehingga sistem imun dapat membentuk
respons pertahanan.
Dengan demikian,
ketika tubuh menghadapi agen penyebab penyakit tertentu, sistem imun dapat
merespons lebih efektif.
12. Olahraga
Aktivitas fisik
teratur membantu menjaga kebugaran tubuh.
Manfaatnya antara
lain:
- meningkatkan
kebugaran;
- membantu
menjaga berat badan;
- memperkuat
otot dan tulang;
- mendukung
kesehatan jantung;
- membantu
kesehatan mental.
Namun aktivitas
fisik perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan seseorang.
13. Istirahat dan
tidur
Tubuh membutuhkan
waktu untuk pemulihan.
Kurang tidur dapat
mengganggu:
- konsentrasi;
- daya
tahan tubuh;
- suasana
hati;
- kemampuan
belajar;
- performa
fisik.
Karena itu pola
hidup sehat tidak hanya:
makan sehat +
olahraga
tetapi juga:
makan sehat +
aktivitas fisik + tidur cukup + kebersihan + lingkungan sehat.
14. Penyakit
akibat pola hidup
Pola hidup yang
tidak sehat dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu.
Contohnya:
Merokok →
meningkatkan risiko gangguan paru dan penyakit kardiovaskular.
Kurang aktivitas
fisik + pola makan berlebihan → meningkatkan risiko obesitas dan gangguan
metabolik.
Terlalu banyak
garam pada pola makan tertentu → dapat berkontribusi terhadap risiko tekanan
darah tinggi.
Karena itu
pencegahan penyakit sebaiknya dimulai sebelum penyakit muncul.
15. Pencegahan
penyakit
Pencegahan dapat
dilakukan melalui beberapa cara.
Pencegahan pada
individu
- makan
bergizi seimbang;
- olahraga;
- tidur
cukup;
- menjaga
kebersihan;
- menghindari
rokok;
- menjaga
kesehatan mental;
- melakukan
pemeriksaan kesehatan bila diperlukan.
Pencegahan melalui
lingkungan
- air
bersih;
- sanitasi;
- pengelolaan
sampah;
- lingkungan
bebas pencemaran;
- pengendalian
vektor penyakit.
Pencegahan melalui
pelayanan kesehatan
- imunisasi;
- pemeriksaan
kesehatan;
- deteksi
dini;
- pengobatan
yang tepat;
- edukasi
kesehatan.
16. Hubungan
makanan dan kesehatan
Ini merupakan
salah satu konsep paling penting dalam Modul 6.
Hubungannya dapat
digambarkan:
Makanan → zat gizi
→ metabolisme → fungsi tubuh → kesehatan
Jika makanan tidak
memenuhi kebutuhan tubuh:
kekurangan/kelebihan
zat gizi → gangguan fungsi tubuh → masalah kesehatan
Contohnya:
Kekurangan Fe →
pembentukan hemoglobin terganggu → anemia.
Kekurangan vitamin
D/kalsium dalam kondisi tertentu → kesehatan tulang terganggu.
Asupan energi
berlebihan + aktivitas fisik kurang → risiko kelebihan berat badan meningkat.
17. Peta konsep
Modul 6
MODUL 6
│
┌────────────┴────────────┐
│ │
MAKANAN KESEHATAN
│
│
↓ ↓
ZAT GIZI PENYAKIT
│ │
┌─────┼─────┐ ┌──────┴──────┐
│
│ │ │ │
Karbohidrat
Protein Lemak Menular Tidak menular
│
│ │ │ │
└─────┼─────┘ └──────┬──────┘
│ │
Vitamin Pencegahan
Mineral │
Air ↓
Serat Pola hidup sehat
│ │
└──────────┬──────────────┘
↓
KESEHATAN
18. Ringkasan
super cepat untuk menghafal
Jika Bapak ingin
belajar menjelang ujian, bagian berikut yang wajib dikuasai:
Zat makanan
|
Zat |
Fungsi
utama |
|
Karbohidrat |
Energi |
|
Protein |
Pertumbuhan
& perbaikan jaringan |
|
Lemak |
Energi/cadangan
& membantu fungsi tubuh |
|
Vitamin |
Mengatur
berbagai proses tubuh |
|
Mineral |
Mendukung
berbagai fungsi fisiologis |
|
Air |
Pelarut,
transportasi, suhu & metabolisme |
|
Serat |
Membantu
kesehatan pencernaan |
Vitamin
A → mata
B →
metabolisme/saraf
C → kolagen &
jaringan
D → tulang/kalsium
E → antioksidan
K → pembekuan
darah
Mineral
Ca → tulang &
gigi
Fe → hemoglobin
I → hormon tiroid
P → tulang, gigi
& metabolisme
19. Perbedaan
penyakit menular dan tidak menular
|
Penyakit
menular |
Penyakit
tidak menular |
|
Dapat berpindah
dari sumber infeksi |
Tidak menular
secara langsung |
|
Melibatkan agen
infeksi tertentu |
Banyak
dipengaruhi gaya hidup/genetik/usia |
|
Contoh:
influenza, TB |
Contoh:
diabetes, hipertensi |
|
Pencegahan:
kebersihan, imunisasi, pengendalian penularan |
Pencegahan: pola
hidup sehat, aktivitas fisik, deteksi dini |
20. Inti yang
kemungkinan penting untuk UAS
Untuk PDGK4103,
saya sarankan Bapak benar-benar menguasai pertanyaan konsep berikut:
- Apa
fungsi utama makanan bagi manusia?
- Apa
perbedaan fungsi karbohidrat, protein dan lemak?
- Apa
perbedaan vitamin larut air dan larut lemak?
- Mengapa
vitamin D berkaitan dengan tulang?
- Mengapa
zat besi berkaitan dengan anemia?
- Apa
fungsi air bagi tubuh?
- Mengapa
tubuh membutuhkan mineral?
- Apa
hubungan makanan dengan kesehatan?
- Apa
perbedaan penyakit menular dan tidak menular?
- Bagaimana
penyakit dapat dicegah?
- Mengapa
kebersihan diri penting?
- Mengapa
air bersih dan sanitasi berhubungan dengan kesehatan?
- Apa
hubungan olahraga dengan kesehatan?
- Mengapa
tidur/istirahat penting?
- Bagaimana
pola hidup dapat memengaruhi penyakit?
π― Kesimpulan Modul 6
Modul 6 PDGK4103
pada dasarnya mengajarkan bahwa kesehatan manusia sangat dipengaruhi oleh
hubungan antara makanan, zat gizi, tubuh, perilaku, dan lingkungan.
Makanan
menyediakan energi dan bahan pembangun serta pengatur fungsi tubuh.
Karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air, dan serat memiliki fungsi
berbeda tetapi saling melengkapi.
Kesehatan tidak
hanya ditentukan oleh makanan, tetapi juga oleh kebersihan, sanitasi,
aktivitas fisik, istirahat, lingkungan, imunisasi, dan perilaku hidup sehat.
Karena itu prinsip
besarnya adalah:
Makan bergizi →
tubuh memperoleh zat yang dibutuhkan → fungsi tubuh berjalan baik → kesehatan
terjaga.
Dan:
Pola hidup sehat +
lingkungan sehat + pencegahan yang tepat → menurunkan risiko penyakit.
π§ͺ Kuis IPA Modul 6.2
Kesehatan, Penyakit, dan Pencegahannya
Uji pemahamanmu tentang kesehatan, penyakit menular dan tidak menular, kebersihan, sanitasi, imunisasi, olahraga, tidur, serta pencegahan penyakit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar