A. Struktur alat gerak pada Vertebrata
Hewan
vertebrata memiliki rangka dalam (endoskeleton) yang berfungsi menopang
tubuh dan menjadi tempat melekatnya otot.
Secara
umum:
Tulang
→ alat gerak pasif
Otot → alat gerak aktif
Keduanya
bekerja sama menghasilkan gerakan.
Vertebrata
yang dibahas dalam modul meliputi:
- Pisces
- Amfibi
- Reptil
- Aves
- Mamalia
1.
Pisces
Pisces
adalah kelompok ikan yang hidup di air.
Bentuk
tubuh
Tubuh
ikan umumnya berbentuk streamline, yaitu bentuk yang relatif ramping
sehingga hambatan air ketika berenang menjadi lebih kecil.
Rangka
ikan
Rangka
dalam ikan terdiri atas:
- tengkorak,
- tulang
belakang,
- tulang rusuk,
- tulang ekor,
- tulang-tulang
yang menopang sirip.
Ikan
juga memiliki struktur luar seperti sisik dan sirip.
Fungsi
sirip
Sirip
membantu:
- bergerak
maju,
- mengubah
arah,
- menjaga
keseimbangan,
- mengendalikan
gerakan tubuh.
Gerakan
ikan terutama dihasilkan oleh kerja sama otot dan rangka, termasuk
gerakan tubuh ke kanan dan kiri ketika berenang.
Kunci
ingatan:
Pisces
→ tubuh streamline + sirip + otot + rangka → berenang.
2.
Amfibi
Contoh
utama yang digunakan adalah katak.
Katak
memiliki rangka dalam yang terdiri atas:
- tengkorak,
- tulang badan,
- tulang
tungkai.
Katak
memiliki anggota gerak belakang yang kuat untuk membantu melompat.
Selain
itu terdapat selaput renang pada tungkai yang membantu katak ketika
berenang.
Tulang
belakang katak relatif pendek dan terdiri atas beberapa ruas vertebra serta
tulang ekor yang disebut urostil.
Kunci
ingatan:
Katak
→ kaki belakang kuat → melompat; selaput renang → membantu berenang.
3.
Reptil
Contoh
reptil antara lain:
- kadal,
- ular,
- kura-kura,
- buaya.
Reptil
mempunyai rangka dalam yang menopang tubuh.
Pada
kadal, anggota gerak digunakan untuk berjalan dan bergerak di permukaan tanah.
Pada
ular terjadi adaptasi yang berbeda. Ular tidak memiliki kaki seperti kadal,
tetapi pergerakannya dibantu oleh:
- tulang
belakang,
- tulang rusuk,
- otot tubuh,
- sisik perut.
Dengan
demikian, bentuk dan susunan alat gerak berkaitan erat dengan cara hidup hewan.
Kunci
ingatan:
Reptil
→ rangka + otot → disesuaikan dengan cara bergerak masing-masing.
4.
Aves
Aves
adalah kelompok burung.
Burung
memiliki struktur tubuh yang sangat sesuai untuk terbang.
Beberapa
adaptasinya antara lain:
- tubuh relatif
ringan,
- memiliki
sayap,
- memiliki
tulang yang mendukung aktivitas terbang,
- otot dada
berkembang baik,
- bentuk tubuh
mendukung pergerakan di udara.
Sayap
merupakan modifikasi anggota gerak depan.
Otot
dada berperan penting dalam menggerakkan sayap.
Kunci
ingatan:
Burung
→ sayap + otot dada + rangka yang mendukung → terbang.
5.
Mamalia
Contoh
mamalia yang digunakan untuk memahami sistem gerak adalah kucing.
Mamalia
mempunyai rangka dalam yang berfungsi:
- menopang
tubuh,
- melindungi
organ,
- menjadi
tempat melekatnya otot,
- membantu
menghasilkan gerakan.
Alat
gerak mamalia merupakan hasil kerja sama antara tulang, sendi, dan otot.
B.
Struktur alat gerak manusia
Sistem
gerak manusia terdiri atas:
1.
Rangka/tulang
Merupakan
alat gerak pasif.
2.
Otot
Merupakan
alat gerak aktif.
Tulang
tidak dapat bergerak sendiri. Gerakan terjadi karena adanya kontraksi dan
relaksasi otot yang bekerja pada tulang melalui sendi.
1.
Rangka manusia
Rangka
manusia memiliki beberapa fungsi penting:
- memberi
bentuk tubuh,
- menopang
tubuh,
- melindungi
organ dalam,
- tempat
melekatnya otot,
- membantu
pergerakan,
- tempat
pembentukan sel darah pada bagian tertentu,
- penyimpanan
mineral tertentu.
Secara
umum rangka manusia dapat dikelompokkan menjadi:
a.
Tulang tengkorak
Berfungsi
terutama melindungi otak dan membentuk struktur kepala.
b.
Tulang badan
Meliputi
antara lain:
- tulang
belakang,
- tulang rusuk,
- tulang dada.
Bagian
ini berperan menopang tubuh dan melindungi organ-organ penting di dalam rongga
dada.
c.
Tulang anggota gerak
Meliputi
anggota gerak atas dan bawah.
Anggota
gerak atas:
- lengan,
- lengan bawah,
- pergelangan
tangan,
- telapak
tangan,
- jari.
Anggota
gerak bawah:
- paha,
- tungkai,
- pergelangan
kaki,
- telapak kaki,
- jari kaki.
Peta
konsep Modul 2 juga mengelompokkan rangka manusia menjadi tengkorak, tulang
badan, dan tulang anggota gerak.
2.
Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi
Tulang
pipa
Bentuknya
memanjang seperti pipa.
Contoh:
- tulang paha,
- tulang lengan
atas.
Fungsinya
terutama berkaitan dengan penopang dan gerak.
Tulang
pipih
Bentuknya
relatif pipih.
Contoh:
- tulang
tengkorak,
- tulang rusuk,
- tulang dada.
Tulang
pendek
Bentuknya
relatif pendek.
Contoh:
- tulang
pergelangan tangan,
- tulang
pergelangan kaki.
Tulang
tidak beraturan
Bentuknya
tidak termasuk kelompok pipa, pipih, atau pendek.
Contoh:
- beberapa
tulang pada tulang belakang.
3.
Otot manusia
Otot
disebut alat gerak aktif karena mampu berkontraksi dan relaksasi.
Tiga
jenis otot yang perlu dikuasai:
|
Jenis
otot |
Ciri
utama |
Contoh |
|
Otot
lurik |
bekerja
relatif sesuai kehendak |
otot
rangka |
|
Otot
polos |
bekerja
tidak sadar |
dinding
organ dalam |
|
Otot
jantung |
bekerja
otomatis dan berirama |
jantung |
Otot
lurik
Disebut
juga otot rangka.
Ciri:
- melekat pada
tulang,
- memiliki
garis/lurik,
- kontraksinya
relatif cepat,
- dapat
dikendalikan secara sadar.
Otot
polos
Ciri:
- tidak
berlurik,
- bekerja
secara tidak sadar,
- terdapat pada
organ-organ dalam.
Otot
jantung
Ciri:
- hanya
terdapat pada jantung,
- bekerja
secara tidak sadar,
- kontraksinya
berirama,
- memiliki
karakteristik khusus yang membedakannya dari otot polos dan otot lurik.
Peta
konsep Modul 2 secara khusus memasukkan otot lurik, otot polos, dan otot
jantung sebagai bagian penting sistem gerak manusia.
Uji pemahamanmu tentang struktur alat gerak pada vertebrata dan manusia.
Materi meliputi Pisces, Amfibi, Reptil, Aves, Mamalia, rangka manusia, bentuk tulang, dan jenis otot.
Jumlah soal: 30 pilihan ganda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar