1. Apa itu Algoritma?
- Algoritma
adalah urutan instruksi atau langkah-langkah sistematis untuk
menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu
- Algoritma
merupakan salah satu pilar utama dalam berpikir komputasional bersamaan
dengan dekomposisi, pola, dan abstraksi
2. Peran Algoritma dalam Berpikir Komputasional
- Setelah
melakukan dekomposisi, pengenalan pola, dan abstraksi, algoritma membantu
menyusun solusi terstruktur yang bisa dijalankan secara manual
maupun komputerisasi
- Algoritma
adalah jembatan antara pemecahan masalah konseptual dan implementasi
teknis
3. Jenis-jenis Algoritma yang Umum Diperkenalkan di Kelas
9
- Algoritma
urutan (sequential): langkah dilakukan satu per satu secara berurutan.
- Algoritma
percabangan (selection/if-else): pemilihan langkah tertentu
berdasarkan kondisi.
- Algoritma
perulangan (looping): pengulangan instruksi hingga kondisi terpenuhi
4. Contoh Sederhana: Menghitung Volume Bangun Ruang
a) Menggunakan Dekomposisi & Flowchart
- Masalah
dipecah menjadi submasalah: volume kerucut, balok, dan bola.
- Setiap
sub-routine memiliki input, proses, output
b) Algoritma Kerucut (Contoh):
markdown
CopyEdit
1. Start
2. Input jari‑jari (r) dan tinggi (t)
3. Hitung Vk = (π × r² × t) ÷ 3
4. Tampilkan hasil Vk
5. End
- Demikian
pula untuk balok dan bola, masing-masing dengan rumusan volume yang
berbeda
5. Hubungan Algoritma dengan Teknik Berpikir
Komputasional
|
Teknik BK |
Peran dalam Algoritma |
|
Dekomposisi |
Memecah masalah besar menjadi langkah-langkah kecil yang
jelas |
|
Abstraksi |
Memfokuskan pada informasi penting dalam algoritma |
|
Pola |
Mendapatkan pola umum agar algoritma bisa diulang atau
digeneralisasi |
|
Algoritma itu sendiri |
Penyusun langkah sistematis dan runtut untuk solusi |
— Semua ini saling terkait tanpa terpisah
6. Ide Kegiatan Pembelajaran 🎓
a) Praktik Unplugged (tanpa komputer)
- Siswa
menuliskan algoritma manual untuk kegiatan sehari-hari: cara membuat teh,
menata meja, dsb.
b) Flowchart & Pseudocode
- Buat
diagram alur atau pseudocode untuk menghitung luas segitiga, volume ruang,
atau menentukan bilangan ganjil/genap.
c) Coding Sederhana (Scratch atau Python)
python
CopyEdit
r = float(input("Jari‑jari: "))
t = float(input("Tinggi: "))
volume = 3.14 * r * r * t / 3
print("Volume kerucut =", volume)
— Siswa belajar masukan → proses → keluaran.
d) Diskusi & Refleksi
- Bandingkan
dua algoritma berbeda untuk menyelesaikan satu masalah (misalnya cara
sortir manual vs bubble sort sederhana).
Kesimpulan
- Algoritma
adalah inti dari berpikir komputasional: menyusun langkah sistematis dari
pecahan masalah hingga solusi.
- Siswa
perlu memahami jenis algoritma (urutan, seleksi, perulangan) serta mampu
membuat representasi visual (flowchart/pseudocode).
- Penguatan
pemahaman melalui praktik dan diskusi agar berpikir komputasional menjadi
bagian dari cara berpikir sistematis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar