Kamis, 07 Agustus 2025

Informatika Kelas 9 Bab 2. C. Algoritma

 1. Apa itu Algoritma?

  • Algoritma adalah urutan instruksi atau langkah-langkah sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu
  • Algoritma merupakan salah satu pilar utama dalam berpikir komputasional bersamaan dengan dekomposisi, pola, dan abstraksi

2. Peran Algoritma dalam Berpikir Komputasional

  • Setelah melakukan dekomposisi, pengenalan pola, dan abstraksi, algoritma membantu menyusun solusi terstruktur yang bisa dijalankan secara manual maupun komputerisasi
  • Algoritma adalah jembatan antara pemecahan masalah konseptual dan implementasi teknis

3. Jenis-jenis Algoritma yang Umum Diperkenalkan di Kelas 9

  • Algoritma urutan (sequential): langkah dilakukan satu per satu secara berurutan.
  • Algoritma percabangan (selection/if-else): pemilihan langkah tertentu berdasarkan kondisi.
  • Algoritma perulangan (looping): pengulangan instruksi hingga kondisi terpenuhi

4. Contoh Sederhana: Menghitung Volume Bangun Ruang

a) Menggunakan Dekomposisi & Flowchart

  • Masalah dipecah menjadi submasalah: volume kerucut, balok, dan bola.
  • Setiap sub-routine memiliki input, proses, output

b) Algoritma Kerucut (Contoh):

markdown

CopyEdit

1. Start

2. Input jari‑jari (r) dan tinggi (t)

3. Hitung Vk = (π × r² × t) ÷ 3

4. Tampilkan hasil Vk

5. End

  • Demikian pula untuk balok dan bola, masing-masing dengan rumusan volume yang berbeda

5. Hubungan Algoritma dengan Teknik Berpikir Komputasional

Teknik BK

Peran dalam Algoritma

Dekomposisi

Memecah masalah besar menjadi langkah-langkah kecil yang jelas

Abstraksi

Memfokuskan pada informasi penting dalam algoritma

Pola

Mendapatkan pola umum agar algoritma bisa diulang atau digeneralisasi

Algoritma itu sendiri

Penyusun langkah sistematis dan runtut untuk solusi

— Semua ini saling terkait tanpa terpisah

6. Ide Kegiatan Pembelajaran 🎓

a) Praktik Unplugged (tanpa komputer)

  • Siswa menuliskan algoritma manual untuk kegiatan sehari-hari: cara membuat teh, menata meja, dsb.

b) Flowchart & Pseudocode

  • Buat diagram alur atau pseudocode untuk menghitung luas segitiga, volume ruang, atau menentukan bilangan ganjil/genap.

c) Coding Sederhana (Scratch atau Python)

python

CopyEdit

r = float(input("Jari‑jari: "))

t = float(input("Tinggi: "))

volume = 3.14 * r * r * t / 3

print("Volume kerucut =", volume)

— Siswa belajar masukan → proses → keluaran.

d) Diskusi & Refleksi

  • Bandingkan dua algoritma berbeda untuk menyelesaikan satu masalah (misalnya cara sortir manual vs bubble sort sederhana).

Kesimpulan

  • Algoritma adalah inti dari berpikir komputasional: menyusun langkah sistematis dari pecahan masalah hingga solusi.
  • Siswa perlu memahami jenis algoritma (urutan, seleksi, perulangan) serta mampu membuat representasi visual (flowchart/pseudocode).
  • Penguatan pemahaman melalui praktik dan diskusi agar berpikir komputasional menjadi bagian dari cara berpikir sistematis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar