MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Asam dan Basa
Materi: Asam dan Basa
Pendekatan: Experiential Learning
Kegiatan: Praktikum indikator alami, uji pH, studi kasus bahan kimia rumah
tangga
Produk: Presentasi hasil uji pH
Dimensi Profil Lulusan: Kesehatan, Komunikasi, Keimanan & Ketakwaan
A. IDENTITAS MODUL
|
Mata Pelajaran |
: IPA |
|
Kelas / Fase / Semester |
: IX / D / Genap |
|
Alokasi Waktu |
: 2 JP |
|
Tahun Pelajaran |
: 2025/2026 |
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Siswa
pernah mengenal sifat asam–basa secara sederhana di kelas sebelumnya.
- Siswa
mengetahui contoh bahan dapur yang bersifat asam (jeruk, cuka) dan basa
(sabun).
- Minat
- Suka
melakukan eksperimen warna menggunakan bahan alami.
- Senang
mempraktikkan hal-hal yang berhubungan dengan bahan dapur atau kimia
rumah tangga.
- Latar
Belakang
- Siswa
memiliki akses terhadap bahan dapur untuk digunakan sebagai indikator
alami.
- Sebagian
sudah pernah menggunakan kertas lakmus atau pH meter sederhana.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual - Pengertian
asam, basa, dan netral.
- Rentang
skala pH.
- Indikator
alami dan buatan.
b. Prosedural - Cara
membuat indikator alami.
- Cara
mengukur pH menggunakan indikator dan pH meter.
- Analisis
kategori zat berdasarkan hasil pengukuran.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata
- Membedakan
zat berbahaya dan aman di rumah.
- Pemahaman
pH untuk kesehatan (sabun, shampoo, cairan pembersih).
- Tingkat
Kesulitan
- Rendah–Menengah:
mudah dipahami namun butuh ketelitian saat praktikum.
- Struktur
Materi
- Konsep
asam–basa → Indikator → Skala pH → Latihan mengukur pH → Studi kasus
bahan rumah tangga → Presentasi hasil.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Kesehatan
– memahami bahaya pH ekstrem bagi tubuh & lingkungan.
- Komunikasi
– menyajikan hasil uji pH secara jelas dan sistematis.
- Keimanan
& Ketakwaan – mensyukuri kebermanfaatan alam (indikator alami) dan
menjaga lingkungan dari bahan kimia berbahaya.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat asam–basa suatu
zat menggunakan berbagai indikator, menganalisis nilai pH bahan kimia rumah
tangga, dan menyajikan hasilnya dalam bentuk presentasi.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Kimia
Rumah Tangga (PKWU)
- Bahasa
Indonesia: penyusunan presentasi dan laporan.
- TIK:
penggunaan aplikasi presentasi dan pH meter digital.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Mengidentifikasi
sifat asam maupun basa melalui perubahan warna indikator.
- Mengukur
pH berbagai bahan rumah tangga.
- Mengelompokkan
zat berdasarkan tingkat keasaman dan kebasaan.
- Menyusun
dan mempresentasikan hasil uji pH.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“pH dalam Kehidupan Sehari-hari: Mana yang Aman untuk
Kesehatan?”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran: Experiential Learning
- Pendekatan:
- Mindful
Learning: kesadaran keamanan dalam menggunakan bahan kimia rumah tangga.
- Meaningful
Learning: mengaitkan pH dengan dampaknya pada kulit, makanan, dan
lingkungan.
- Joyful
Learning: eksperimen perubahan warna indikator alami.
- Metode
Pembelajaran: praktikum, observasi, diskusi, presentasi kelompok.
KEMITRAAN PEMBELAJARARAN
- Lingkungan
Sekolah: laboratorium IPA, bahan kimia aman.
- Lingkungan
Luar Sekolah: pemahaman penggunaan bahan pembersih rumah tangga.
- Mitra
Digital: aplikasi pH meter digital, video edukasi.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: laboratorium IPA, kelas.
- Ruang
Virtual: Google Classroom/WA.
- Budaya
Belajar: aktif, kolaboratif, aman, peduli lingkungan.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Perekaman
perubahan warna indikator alami.
- Penyusunan
slide presentasi.
- Penggunaan
aplikasi pH digital sebagai pembanding.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: pembukaan pembelajaran.
● Mindful Activity: guru memandu napas sadar 1 menit, fokus pada keselamatan
praktikum.
● Apersepsi: Guru menunjukkan sabun, cuka, dan air jeruk. Mengajukan
pertanyaan:
“Mengapa beberapa cairan terasa licin, sebagian terasa asam?”
● Motivasi: “Hari ini kita akan mengetahui pH berbagai bahan di rumah dan
menguji sendiri menggunakan indikator alami.”
● Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan kegiatan praktikum dan output akhir
berupa presentasi hasil uji pH.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)
- Siswa
mengamati perubahan warna indikator alami (bunga sepatu/kol ungu).
- Guru
menjelaskan konsep pH, sifat asam–basa, dan contoh bahan rumah tangga.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)
- Siswa
membuat sketsa diagram warna indikator alami untuk pH 1–14.
● Diskusi
- Kelompok
menganalisis contoh produk rumah tangga dan memprediksi sifatnya.
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi
Produk:
- Siswa
membuat presentasi kelompok berisi:
- Foto
bahan uji
- Warna
indikator alami
- Perkiraan
pH
- Risiko
kesehatan & cara penggunaan aman
- Siswa
yang lebih cepat diberi tantangan membuat tabel perbandingan pH indikator
alami vs pH meter.
Proses:
- Kelompok
melakukan praktikum:
- Membuat
indikator alami (kol ungu/bunga sepatu).
- Menguji
5–7 bahan rumah tangga (sabun, sampo, cuka, minuman, deterjen, air).
- Mencatat
perubahan warna dan menentukan kategori pH.
- Kelompok
menyusun hasil dalam bentuk presentasi singkat (3–5 slide).
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: siswa menjawab: “Zat apa yang paling ekstrem
pH-nya? Aman atau tidak?”
● Rangkuman: guru menyimpulkan konsep pH dan bahaya pH ekstrem.
● Tindak Lanjut: siswa diminta mengamati pH sabun/shampoo di rumah.
● Penutup: salam & doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik: pertanyaan lisan tentang contoh
asam–basa.
• Asesmen Formatif: catatan visual, lembar pengamatan.
• Asesmen Sumatif: presentasi kelompok.
• Produk (Proyek): presentasi hasil uji pH.
• Praktik (Kinerja): kemampuan melakukan praktikum dengan aman.
• Tes Tertulis: 10 soal pilihan ganda mengenai pH, indikator, dan sifat
asam–basa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar