MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Kesehatan Lingkungan
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : IPA
- Kelas
/ Fase / Semester : IX / D / Genap
- Alokasi
Waktu : 2 JP
- Tahun
Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Memahami
konsep dasar lingkungan, pencemaran, dan kesehatan dalam kehidupan
sehari-hari.
- Pernah
melakukan pengamatan sederhana masalah kebersihan di sekolah.
- Minat
- Menyukai
kegiatan observasi lapangan dan aktivitas kreatif seperti membuat poster
atau kampanye sosial.
- Latar
Belakang
- Berada
di lingkungan sekolah yang memiliki area hijau, titik rawan sampah, dan
potensi pencemaran ringan.
- Siswa
terbiasa dengan kegiatan Jumat Bersih dan program Adiwiyata.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pengertian
kesehatan lingkungan, jenis pencemaran, dampak pencemaran terhadap
kesehatan, prinsip menjaga lingkungan sehat.
b. Prosedural: - Melakukan
observasi lapangan, membuat peta konsep pencemaran, merancang dan membuat
poster kampanye.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Masalah
lingkungan terjadi di sekitar sekolah dan rumah.
- Kesehatan
peserta didik sangat dipengaruhi kondisi lingkungan.
- Tingkat
Kesulitan
- Rendah–sedang,
karena mayoritas bersifat konteks langsung namun membutuhkan analisis
dampak.
- Struktur
Materi
- Konsep
kesehatan lingkungan
- Sumber
pencemaran (air, udara, tanah, kebisingan)
- Dampak
pencemaran
- Upaya
menjaga lingkungan sehat
- Kampanye
lingkungan
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Berakhlak
kepada alam (Kesehatan & kepedulian lingkungan)
- Kewargaan
yang bertanggung jawab
- Kreativitas
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menganalisis hubungan antara kondisi
lingkungan dan kesehatan manusia serta membuat produk kampanye penyadaran
lingkungan.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- PKN
: Kepedulian sosial dan aksi menjaga lingkungan.
- IPS
: Dampak sosial dari pencemaran.
- Bahasa
Indonesia : Menyusun pesan kampanye.
- Seni
Budaya : Desain poster.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Mendeskripsikan
konsep kesehatan lingkungan dan jenis pencemaran.
- Mengidentifikasi
masalah lingkungan melalui observasi langsung.
- Membuat
peta konsep hubungan pencemaran dan kesehatan.
- Merancang
pesan kampanye tentang lingkungan sehat.
- Membuat
poster kampanye “Lingkunganku Sehat”.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
- “Lingkunganku
Sehat: Dari Observasi ke Kampanye Aksi Nyata”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran : Contextual Teaching and Learning (CTL)
- Pendekatan
:
○ Mindful Learning: Mengamati lingkungan sekitar dengan penuh kesadaran.
○ Meaningful Learning: Menghubungkan masalah nyata di lingkungan sekolah dengan konsep pencemaran.
○ Joyful Learning: Mendesain poster secara kreatif. - Metode
Pembelajaran : Observasi, diskusi kelompok, peta konsep, proyek poster.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah : Area taman, selokan, kantin, tempat sampah.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat : Program bank sampah, posyandu, lingkungan RT.
- Mitra
Digital : Canva, Pixabay, video Kementerian Lingkungan Hidup.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik : Lapangan sekolah, koridor, ruang kelas.
- Ruang
Virtual : Padlet, Google Classroom.
- Budaya
Belajar : Kolaboratif, peduli lingkungan, aktif dalam pengamatan.
- PEMANFAATAN
DIGITAL : Canva untuk poster, Google Form asesmen, foto observasi.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru mengawali dengan doa bersama.
● Mindful Activity: Siswa diajak fokus mendengar suara di sekitar (angin,
kendaraan, kebisingan).
● Apersepsi: Tanya jawab seputar kondisi kebersihan di sekolah.
● Motivasi: Guru menunjukkan foto “lingkungan sekolah sehat vs tidak sehat”.
● Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan aktivitas observasi dan proyek kampanye.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)
- Guru
menjelaskan pencemaran dan dampaknya.
- Siswa
melakukan observasi lingkungan sekolah (udara, sampah, air, kebisingan).
- Siswa
mencatat temuan di lembar observasi.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)
- Siswa
membuat peta konsep pencemaran & dampak kesehatan.
● Diskusi
- Kelompok
menganalisis temuan observasi dan menentukan prioritas masalah yang
harus dikampanyekan.
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi
○ Produk:
- Poster
kampanye “Lingkunganku Sehat” berisi pesan ajakan menjaga lingkungan.
○ Proses:
- Peserta
didik dapat memilih fokus kampanye (sampah, air bersih, udara bersih,
kebisingan).
- Siswa
dengan gaya visual membuat poster digital; siswa dengan gaya verbal
membuat slogan lebih kuat.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Siswa menulis 3 temuan penting dari observasi.
● Rangkuman: Guru menguatkan konsep kesehatan lingkungan.
● Tindak Lanjut: Siswa diminta memotret masalah lingkungan di rumah.
● Penutup: Doa & pesan peduli lingkungan dari guru.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik
- Form
singkat tentang pengetahuan awal pencemaran.
- Asesmen
Formatif
- Hasil
observasi, peta konsep, diskusi kelompok.
- Asesmen
Sumatif
- Poster
kampanye “Lingkunganku Sehat”.
- Produk
(Proyek)
- Poster
kampanye (digital atau manual).
- Praktik
(Kinerja)
- Kemampuan
observasi dan presentasi hasil.
- Tes
Tertulis
- Soal
uraian tentang hubungan pencemaran dan kesehatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar