MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Sistem Ekskresi pada Manusia
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : IPA
- Kelas
/ Fase / Semester : VIII / D / Ganjil
- Alokasi Waktu : 2 JP
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal :
- Telah
mengenal sistem organ tubuh manusia secara umum, misalnya pencernaan dan
pernapasan.
- Memahami
konsep dasar homeostasis dan fungsi organ dalam menjaga kesehatan.
- Minat
:
- Siswa
tertarik pada topik kesehatan tubuh dan pencegahan penyakit.
- Menyukai
kegiatan diskusi kelompok dan visualisasi (diagram).
- Latar
Belakang :
- Lingkungan
sosial siswa dekat dengan isu kesehatan (sering mendapat penyuluhan di
sekolah/UKS).
- Sebagian
siswa memiliki pengalaman melihat atau merawat anggota keluarga yang
mengalami penyakit ginjal, kulit, atau gangguan ekskresi lainnya.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan
- a.
Konseptual :
- Organ-organ
sistem ekskresi (ginjal, kulit, paru-paru, hati) dan fungsinya.
- Mekanisme
pembentukan urine secara garis besar.
- Penyakit
atau gangguan pada sistem ekskresi dan cara pencegahannya.
- b.
Prosedural :
- Cara
mengamati diagram/ilustrasi organ ekskresi.
- Cara
menyusun diagram sistem ekskresi secara terstruktur.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Siswa :
- Memahami
pentingnya kesehatan organ ekskresi dalam kehidupan sehari-hari.
- Berkaitan
dengan kebiasaan minum, kebersihan kulit, dan pola hidup sehat.
- Tingkat
Kesulitan :
- Sedang:
memerlukan pemahaman konsep dan kemampuan analisis sederhana.
- Struktur
Materi :
- Organ
ekskresi → Fungsi → Proses ekskresi (urine, keringat, empedu) → Penyakit
→ Pencegahan.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis
- Kesehatan
- Kemandirian
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menjelaskan organ dan fungsi sistem
ekskresi, mengidentifikasi penyakit yang berkaitan dengannya, serta menyajikan
diagram sistem ekskresi secara runtut dan mandiri.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Bahasa
Indonesia: Keterampilan membaca informasi dan menyampaikan hasil diskusi.
- Kesehatan/UKS:
Kebiasaan hidup bersih dan sehat.
- TIK:
Melihat animasi/gambar digital organ ekskresi.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa
dapat mengidentifikasi organ-organ pada sistem ekskresi manusia.
- Siswa
dapat menjelaskan fungsi masing-masing organ ekskresi.
- Siswa
mampu menganalisis penyebab dan pencegahan penyakit yang menyerang sistem
ekskresi.
- Siswa
dapat membuat diagram sistem ekskresi yang runtut dan akurat.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Menjaga Organ Ekskresi untuk Hidup Sehat: Mengenal Fungsi,
Gangguan, dan Pencegahannya.”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran : Discovery Learning + Diskusi Terstruktur
- Pendekatan
:
- Mindful
Learning: Menyadari pentingnya pengeluaran zat sisa dalam tubuh.
- Meaningful
Learning: Menghubungkan konsep dengan penyakit ekskresi di kehidupan
nyata.
- Joyful
Learning: Membuat diagram warna-warni dan presentasi kelompok.
- Metode
Pembelajaran : Observasi gambar/diagram, diskusi kelompok, presentasi,
penugasan individu.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah : UKS, poster kesehatan, perpustakaan sekolah.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat : Puskesmas, klinik, penyuluhan kesehatan.
- Mitra
Digital : Video animasi sistem ekskresi (YouTube Edukasi Kemdikbud),
gambar 3D organ.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik : Kelas, UKS.
- Ruang
Virtual : Google Classroom/WA Group untuk mengirimkan diagram digital.
- Budaya
Belajar : Mandiri, kritis, saling menghargai dalam diskusi.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Menonton
animasi 3D tentang sistem ekskresi.
- Mengumpulkan
diagram sistem ekskresi melalui platform daring.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa
- Mindful
Activity : Guru mengajak siswa merasakan sensasi haus dan alasan tubuh
memerlukan ekskresi.
- Apersepsi
: Tanya jawab: “Apa yang terjadi bila kita jarang minum?”
- Motivasi
: Guru menampilkan gambar ginjal rusak vs sehat.
- Penyampaian
Tujuan : Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan produk akhir berupa
diagram sistem ekskresi.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning)
Siswa mengamati gambar sistem ekskresi (ginjal, kulit, paru-paru, hati) dan mencatat fungsi utama setiap organ. - Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning)
Membuat catatan gambar sederhana alur proses pembentukan urine (filtrasi, reabsorpsi, augmentasi). - Diskusi
Kelompok membahas penyakit ekskresi yang sering dialami masyarakat (batu ginjal, infeksi saluran kemih, biang keringat, hepatitis).
Mengaplikasi
Pembelajaran Berdiferensiasi
- Produk
Membuat diagram sistem ekskresi (manual atau digital) yang memuat: - Organ
- Fungsi
- Hubungan
antara organ
- Contoh
penyakit
- Proses
- Kelompok
cepat dapat menambah catatan pencegahan penyakit dan contoh kebiasaan
sehat.
- Kelompok
yang lambat mendapat scaffolding berupa template diagram.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi
: “Apa kebiasaan yang ingin kalian ubah untuk menjaga ginjal/ kulit?”
- Rangkuman
: Guru menegaskan kembali organ ekskresi dan penyakitnya.
- Tindak
Lanjut : Tugas rumah membuat jurnal konsumsi air selama 1 hari.
- Penutup
: Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik : Pertanyaan awal tentang apa saja zat sisa tubuh.
- Asesmen
Formatif : Observasi diskusi kelompok, catatan visual, partisipasi.
- Asesmen
Sumatif : Penilaian diagram sistem ekskresi.
- Produk
(Proyek) : Diagram sistem ekskresi lengkap.
- Praktik
(Kinerja) : Presentasi kelompok tentang penyakit ekskresi.
- Tes
Tertulis : 5–10 soal pilihan ganda atau uraian singkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar