MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Pesawat Sederhana (Tuas, Katrol, Bidang Miring)
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VIII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 2 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Sudah
mengenal konsep gaya, usaha, dan gerak.
- Mengenal
beberapa pesawat sederhana dari kehidupan sehari-hari (pintu, gergaji,
katrol).
- Minat
- Tertarik
melakukan eksperimen sederhana.
- Menyukai
kegiatan kelompok dan praktik langsung.
- Latar
Belakang
- Peserta
didik memiliki pengalaman menggunakan pesawat sederhana di rumah atau
sekolah (katrol, tuas).
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pengertian
pesawat sederhana: tuas, katrol, bidang miring.
- Hubungan
gaya, usaha, dan keuntungan mekanis.
b. Prosedural:
- Mengamati
dan membandingkan berbagai jenis pesawat sederhana.
- Mengukur
gaya dan menghitung keuntungan mekanis.
- Menyusun
tabel hasil pengamatan.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Mempermudah
pekerjaan sehari-hari (angkat beban, membuka tutup botol, menaikkan
ember).
- Tingkat
Kesulitan
- Sedang;
membutuhkan keterampilan mengamati, mencatat, dan menghitung.
- Struktur
Materi
- Tuas:
jenis, titik tumpu, gaya kuasa dan beban.
- Katrol:
tetap, bergerak, kombinasi.
- Bidang
miring: sudut, panjang bidang, pengaruh terhadap usaha.
- Konsep
keuntungan mekanis.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis – menganalisis hubungan gaya, usaha, dan keuntungan mekanis.
- Kolaborasi
– bekerja dalam kelompok saat melakukan praktikum.
- Kewargaan
– sikap tanggung jawab dan saling membantu dalam eksperimen.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami, mengamati, dan menganalisis
pesawat sederhana serta menyusun tabel keuntungan mekanis dari hasil
pengamatan.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika:
menghitung gaya, usaha, keuntungan mekanis.
- Teknologi/Praktik:
penggunaan alat sederhana untuk eksperimen.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Mengidentifikasi
jenis-jenis pesawat sederhana.
- Mengamati
dan membandingkan kinerja tuas, katrol, dan bidang miring.
- Menghitung
keuntungan mekanis dari hasil praktikum.
- Menyusun
laporan atau tabel hasil pengamatan.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana pesawat sederhana mempermudah pekerjaan manusia
dalam kehidupan sehari-hari?”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Discovery Learning + Praktikum
kelompok
● Pendekatan:
○ Mindful Learning: Menyadari peran pesawat sederhana dalam aktivitas
sehari-hari.
○ Meaningful Learning: Mengaitkan konsep fisika dengan alat nyata.
○ Joyful Learning: Praktikum dengan alat sederhana yang menarik (katrol mini,
tuas, papan bidang miring).
● Metode Pembelajaran: Praktikum, diskusi, observasi, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Laboratorium IPA, kelas, area praktik.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Pengamatan pada alat rumah tangga, taman
bermain.
● Mitra Digital: Video demonstrasi pesawat sederhana, simulasi interaktif (PhET
Simple Machines).
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: Laboratorium IPA, meja praktikum.
● Ruang Virtual: Google Classroom/LMS sekolah untuk upload hasil pengamatan.
● Budaya Belajar: Kolaboratif, komunikatif, saling menghargai.
PEMANFAATAN DIGITAL:
- Video
simulasi pesawat sederhana, aplikasi pengukur gaya digital, Google Form
untuk refleksi hasil pengamatan.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran.
● Mindful Activity: Diskusi singkat: “Di mana kita melihat pesawat sederhana di
sekitar kita?”
● Apersepsi: Menunjukkan alat sederhana di kelas (katrol, tuas, bidang miring).
● Motivasi: Menyampaikan manfaat memahami pesawat sederhana dalam kehidupan.
● Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan target kegiatan praktikum.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
- Guru
menjelaskan prinsip kerja tuas, katrol, bidang miring.
- Diskusi
prediksi: “Alat mana yang memerlukan gaya paling kecil?”
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
- Siswa
membuat skema pesawat sederhana dan diagram keuntungan mekanis.
● Diskusi:
- Membandingkan
prediksi dan hasil pengamatan eksperimen.
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Produk: Tabel hasil praktikum berisi gaya, beban, jenis pesawat, keuntungan
mekanis.
○ Proses: Kelompok merancang alat mini dan mengukur gaya dengan dinamometer.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Siswa menuliskan 3 hal dipahami, 2 hal menarik,
1 pertanyaan.
● Rangkuman: Guru menegaskan konsep pesawat sederhana dan keuntungan mekanis.
● Tindak Lanjut: Siswa mencari contoh pesawat sederhana di rumah.
● Penutup: Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik: Pertanyaan awal: “Apa contoh tuas di
rumah?”
• Asesmen Formatif: Observasi selama praktikum, catatan visual, diskusi
kelompok.
• Asesmen Sumatif: Laporan praktikum lengkap dengan tabel keuntungan mekanis.
• Produk (Proyek): Tabel pengamatan dan laporan singkat.
• Praktik (Kinerja): Pembuatan alat mini, pengukuran gaya, kerja sama kelompok.
• Tes Tertulis: Soal konsep pesawat sederhana dan perhitungan keuntungan
mekanis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar