MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Energi (Perubahan Energi Potensial → Energi Kinetik)
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VIII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 2 JP
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Peserta
didik telah mengenal berbagai bentuk energi (cahaya, panas, gerak) sejak
kelas 7.
- Sudah
memahami konsep dasar gaya dan gerak.
- Minat
- Menyukai
kegiatan praktik dan eksperimen sederhana.
- Tertarik
pada fenomena benda jatuh, permainan mobil-mobilan, roller coaster mini,
dan eksperimen fisika.
- Latar
Belakang
- Peserta
didik berasal dari lingkungan yang dekat dengan aktivitas sehari-hari
yang melibatkan perubahan energi, misal naik turun tangga, bermain
sepeda, ayunan, dll.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pengertian
energi potensial dan energi kinetik.
- Faktor
yang memengaruhi energi potensial (ketinggian, massa, gravitasi).
- Hubungan
perubahan energi potensial menjadi energi kinetik.
b. Prosedural: - Membuat
alat eksperimen sederhana (bidang miring atau lintasan).
- Mengukur
kecepatan atau waktu tempuh benda untuk melihat perubahan energi.
- Menyusun
laporan eksperimen.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Fenomena
perubahan energi terjadi pada permainan perosotan, ayunan, sepeda
menurun, bola jatuh, dan sistem transportasi.
- Peserta
didik dapat memahami bagaimana energi bekerja di sekitar mereka.
- Tingkat
Kesulitan
- Sedang;
membutuhkan pemahaman konsep dan keterampilan eksperimen.
- Struktur
Materi
- Konsep
energi
- Energi
potensial
- Energi
kinetik
- Perubahan
energi potensial → kinetik
- Eksperimen
perubahan energi
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis – menganalisis hubungan perubahan energi dengan hasil eksperimen.
- Kreativitas
– merancang alat atau skema eksperimen sederhana.
- Komunikasi
– menyampaikan laporan eksperimen dalam bentuk tulisan maupun presentasi.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami konsep energi serta perubahan
energi potensial menjadi energi kinetik melalui kegiatan eksperimen,
menganalisis data hasil pengamatan, dan menyampaikan hasilnya secara runtut.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika
(perhitungan waktu, jarak, dan perbandingan data).
- Teknologi
(penggunaan video slow-motion/stopwatch digital).
- Teknik
sederhana (merancang lintasan atau bidang miring).
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Mengidentifikasi
konsep energi potensial dan energi kinetik.
- Mengamati
fenomena perubahan energi melalui eksperimen.
- Menganalisis
data hasil eksperimen dan menarik kesimpulan.
- Menyusun
laporan ilmiah sederhana sebagai bentuk komunikasi ilmiah.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana energi potensial berubah menjadi energi kinetik
dalam fenomena kehidupan sehari-hari?”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Discovery Learning + Problem
Based Learning
● Pendekatan:
○ Mindful Learning: Menyadari fenomena energi dalam keseharian (benda jatuh,
sepeda menurun).
○ Meaningful Learning: Mengaitkan konsep energi dengan eksperimen nyata.
○ Joyful Learning: Eksperimen menarik dengan mobil-mobilan/bidang miring.
● Metode Pembelajaran: Eksperimen, diskusi, observasi, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Laboratorium IPA, lorong sekolah
sebagai lintasan eksperimen.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Pengamatan pada taman bermain/lingkungan
rumah.
● Mitra Digital: PhET Simulation Energy Skate Park, aplikasi stopwatch.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: Laboratorium IPA, area kelas.
● Ruang Virtual: Google Classroom / LMS sekolah.
● Budaya Belajar: Kolaboratif, saling menghargai, aktif bertanya.
PEMANFAATAN DIGITAL:
Video slow-motion HP untuk mengamati perubahan kecepatan;
simulasi virtual PhET.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan
doa bersama.
● Mindful Activity: Menonton video pendek (10 detik) benda meluncur menurun.
Siswa diminta menyadari perubahan kecepatan.
● Apersepsi: Tanya jawab: “Kenapa sepeda semakin cepat saat menurun?”
● Motivasi: Guru menjelaskan pentingnya memahami energi dalam teknologi dan
kehidupan.
● Penyampaian Tujuan: Menyampaikan tujuan pembelajaran dan tugas eksperimen.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
- Guru
menjelaskan konsep energi potensial dan kinetik dengan contoh nyata.
- Siswa
mengamati demonstrasi sederhana: bola diangkat lalu dilepas.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
- Siswa
membuat sketsa hubungan energi potensial → kinetik.
- Warna/ikon
digunakan agar lebih menarik.
● Diskusi:
- Diskusi
kelompok tentang prediksi eksperimen: “Apa yang terjadi jika ketinggian
diperbesar?”
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Produk:
- Kelompok membuat laporan eksperimen berisi tabel data, grafik sederhana, dan
kesimpulan.
○ Proses:
- Siswa memilih jenis alat eksperimen: mobil mainan, bola, atau benda silinder.
- Siswa merancang bidang miring berbeda (ketinggian/kemiringan berbeda).
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Siswa menuliskan “3 hal yang dipahami – 2 hal
menarik – 1 pertanyaan”.
● Rangkuman: Guru menegaskan hubungan energi potensial ↔ kinetik.
● Tindak Lanjut: Siswa diminta mencari contoh perubahan energi di rumah.
● Penutup: Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik:
- Pertanyaan
awal tentang energi (misal: “Apa contoh energi potensial?”).
• Asesmen Formatif:
- Catatan
visual, hasil diskusi prediksi eksperimen.
• Asesmen Sumatif:
- Laporan
eksperimen lengkap (data, grafik, analisis, kesimpulan).
• Produk (Proyek):
- Laporan
eksperimen perubahan energi.
• Praktik (Kinerja):
- Keterampilan
menggunakan alat eksperimen dan mencatat data.
• Tes Tertulis:
- 5–10
soal konsep energi potensial & kinetik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar