MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Makanan dan Sistem Pencernaan – Uji Makanan (Amilum, Protein, Lemak)
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VIII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 2 JP
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal :
- Peserta
didik telah mengenal jenis-jenis makanan (karbohidrat, protein, lemak).
- Pernah
melakukan pengamatan sederhana di kelas 7.
- Minat
:
- Suka
aktivitas praktikum dan eksperimen.
- Tertarik
pada makanan sehat dan kesehatan tubuh.
- Latar
Belakang :
- Mayoritas
peserta didik terbiasa dengan makanan jajanan dan penasaran kandungan
gizinya.
- Memiliki
pengalaman mengamati reaksi warna sederhana dalam IPA.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Jenis
zat makanan (amilum, protein, lemak).
- Indikator
uji makanan dan perubahan warnanya.
- Hubungan
zat makanan dengan sistem pencernaan.
b. Prosedural:
- Cara
melakukan uji makanan menggunakan larutan Lugol, Biuret, dan kertas
buram.
- Cara
membuat tabel hasil praktikum.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Membantu
siswa memahami kandungan gizi pada makanan sehari-hari.
- Meningkatkan
kesadaran memilih makanan sehat.
- Tingkat
Kesulitan
- Sedang—memerlukan
ketelitian saat praktikum dan membaca hasil uji.
- Struktur
Materi
- Jenis
makanan → Fungsi zat makanan → Indikator uji makanan → Prosedur uji →
Analisis dan pelaporan.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis
- Kesehatan
- Komunikasi
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami struktur dan fungsi sistem
pencernaan manusia serta menganalisis kandungan zat makanan yang dibutuhkan
tubuh melalui kegiatan praktikum uji makanan.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Kesehatan:
edukasi gizi seimbang.
- Matematika:
pembuatan tabel hasil uji.
- TIK:
dokumentasi praktikum.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
- Menjelaskan
jenis zat makanan (amilum, protein, lemak).
- Melakukan
uji makanan sesuai prosedur.
- Mengamati
dan mencatat perubahan warna indikator uji makanan.
- Menyusun
tabel hasil uji makanan secara runtut.
- Mengkomunikasikan
hasil praktikum dengan baik.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Menilai Kandungan Makanan yang Sering Dikonsumsi Siswa
SMP.”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Discovery Learning berbasis praktikum
● Pendekatan:
- Mindful
Learning: kesadaran keamanan praktikum dan alat bahan.
- Meaningful
Learning: menguji makanan yang sering dikonsumsi siswa.
- Joyful
Learning: eksperimen langsung dan perubahan warna yang menarik.
● Metode Pembelajaran: eksperimen, diskusi, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Laboratorium IPA SMPN 3 Banjarnegara
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: edukasi makanan sehat dari UKS
● Mitra Digital: video uji makanan (YouTube edukasi), Google Lens untuk
identifikasi bahan makanan
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: Laboratorium IPA
● Ruang Virtual: Google Classroom / WhatsApp Group
● Budaya Belajar: kolaboratif, disiplin, aman saat praktikum
PEMANFAATAN DIGITAL
- Merekam
perubahan warna menggunakan HP.
- Upload
tabel hasil uji ke Google Classroom.
- QR
code instruksi praktikum.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru membuka pelajaran dan berdoa bersama.
● Mindful Activity: Mengecek kesiapan alat, menekankan keamanan praktikum.
● Apersepsi: Menanyakan makanan yang dimakan siswa hari itu.
● Motivasi: “Apakah makanan favoritmu mengandung gizi yang kamu butuhkan?”
● Penyampaian Tujuan: Siswa memahami uji makanan dan membuat tabel hasil uji.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
- Guru
menjelaskan teori zat makanan dan prinsip uji amilum, protein, lemak.
- Menunjukkan
contoh perubahan warna indikator.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
- Siswa
membuat sketsa indikator: Lugol → biru kehitaman; Biuret → ungu; Kertas
buram → transparan.
● Diskusi:
- Siswa
membahas makanan yang akan diuji: roti, tempe, susu, minyak goreng, dll.
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
Produk:
- Masing-masing
kelompok membuat tabel hasil uji makanan berisi: jenis makanan, uji
amilum, uji protein, uji lemak, interpretasi hasil.
Proses:
- Kelompok
cepat → menambah satu makanan tambahan dari bekal mereka.
- Kelompok
perlu bantuan → diberi lembar panduan langkah demi langkah.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi:
- “Makanan
apa yang paling sehat menurut hasil uji kelompokmu?”
● Rangkuman:
- Guru
menegaskan kembali fungsi zat makanan dan hasil praktikum.
● Tindak Lanjut:
- Tugas
rumah: mencari label gizi pada kemasan dan menganalisisnya.
● Penutup:
- Doa
dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
● Asesmen Diagnostik: pertanyaan awal tentang makanan
bergizi.
● Asesmen Formatif: catatan visual dan diskusi kelompok.
● Asesmen Sumatif: tabel hasil uji makanan.
● Produk (Proyek): tabel hasil uji makanan lengkap.
● Praktik (Kinerja): ketepatan prosedur praktikum.
● Tes Tertulis: 5–10 soal tentang zat makanan dan indikator uji.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar