Senin, 08 Desember 2025

Modul Ajar Deep Learning IPA Kelas 8: Gunung Berapi dan Aktivitas Vulkanik

 MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Gunung Berapi dan Aktivitas Vulkanik


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VIII / D / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal:
    • Mengetahui definisi gunung berapi.
    • Memahami konsep magma dan lava.
  2. Minat:
    • Tertarik pada fenomena alam dan eksperimen sederhana.
    • Senang mencoba simulasi dan membuat model miniatur.
  3. Latar Belakang:
    • Pernah mendengar atau melihat letusan gunung berapi di media.
    • Memahami pentingnya keselamatan dan etika dalam eksperimen.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:
    a. Konseptual:
    • Penyebab terjadinya letusan gunung berapi.
    • Jenis-jenis gunung berapi dan aktivitas vulkanik.
    • Dampak letusan bagi manusia dan lingkungan.

b. Prosedural:

    • Membuat simulasi letusan gunung berapi sederhana (cuka + soda kue).
    • Mengamati dan mencatat hasil eksperimen.
    • Membuat model miniatur gunung berapi.
  1. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
    • Memberikan pemahaman tentang keselamatan di daerah rawan gunung berapi.
    • Mengembangkan kreativitas dan komunikasi melalui eksperimen dan presentasi model.
  2. Tingkat Kesulitan:
    • Sedang; melibatkan observasi, analisis, dan kreativitas membuat model.
  3. Struktur Materi:
    • Konsep gunung berapi dan magma
    • Aktivitas vulkanik
    • Simulasi letusan gunung berapi
    • Analisis hasil eksperimen dan model miniatur

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Kreativitas: Membuat model miniatur dan simulasi letusan.
  2. Komunikasi: Menyampaikan hasil observasi dan model kepada teman sekelas.
  3. Keimanan dan Ketakwaan: Menghargai alam ciptaan Tuhan dan pentingnya menjaga keselamatan.

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Siswa mampu menjelaskan proses terbentuknya gunung berapi, melakukan simulasi letusan, membuat model miniatur, serta mempresentasikan hasil pengamatan dengan jelas.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Geografi: Gunung berapi dan aktivitas vulkanik.
  • IPA: Proses kimia sederhana (reaksi cuka + soda kue).
  • Seni/Desain: Membuat model dan presentasi kreatif.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan penyebab dan jenis gunung berapi.
  2. Melakukan simulasi letusan gunung berapi sederhana.
  3. Membuat model miniatur gunung berapi.
  4. Menyampaikan hasil eksperimen secara komunikatif.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Simulasi Letusan Gunung Berapi: Memahami Alam dan Keselamatan dengan Kreativitas.”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

● Model Pembelajaran: Demonstrasi dan Praktikum
● Pendekatan:
○ Mindful Learning: Memperhatikan langkah eksperimen dan keselamatan.
○ Meaningful Learning: Mengaitkan aktivitas vulkanik dengan lingkungan nyata.
○ Joyful Learning: Menikmati proses membuat model miniatur dan simulasi.

● Metode Pembelajaran: Demonstrasi, praktikum, pembuatan model, presentasi.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

● Lingkungan Sekolah: Laboratorium IPA, kelas, meja praktik.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Informasi media tentang gunung berapi aktif.
● Mitra Digital: Video letusan gunung berapi, aplikasi desain poster/model.

LINGKUNGAN BELAJAR

● Ruang Fisik: Laboratorium IPA, kelas.
● Ruang Virtual: Google Classroom, platform kolaborasi daring.
● Budaya Belajar: Kolaboratif, komunikatif, kreatif, kritis.

PEMANFAATAN DIGITAL:

  • Video letusan gunung berapi.
  • Aplikasi desain model miniatur dan poster.
  • Slide presentasi digital.

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

● Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran.
● Mindful Activity: Siswa menutup mata dan membayangkan letusan gunung berapi di alam.
● Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman melihat video letusan gunung.
● Motivasi: Menunjukkan video singkat simulasi letusan gunung berapi.
● Penyampaian Tujuan: Siswa diarahkan untuk memahami proses gunung berapi, membuat simulasi, dan model miniatur.


KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):

  • Guru menjelaskan proses terbentuknya gunung berapi dan aktivitas vulkanik.
  • Siswa mengamati bahan dan cara membuat simulasi sederhana.

● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):

  • Siswa membuat diagram atau catatan visual tentang letusan dan bagian gunung berapi.

● Diskusi:

  • Kelompok mendiskusikan hasil observasi, menyimpulkan proses, dan dampak letusan.

Mengaplikasi

● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Produk: Model miniatur gunung berapi dan simulasi letusan (cuka + soda kue).
○ Proses: Kelompok mempresentasikan model, menjelaskan proses, dan menyoroti pesan keselamatan dan keimanan (menghargai alam ciptaan Tuhan).


KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

● Refleksi: Siswa menuliskan hal baru yang dipelajari dan makna menjaga alam.
● Rangkuman: Guru menekankan proses terbentuknya gunung berapi dan keselamatan saat letusan.
● Tindak Lanjut: Siswa diminta mendiskusikan di rumah bagaimana menyikapi bencana alam.
● Penutup: Doa dan salam.


G. ASESMEN PEMBELAJARAN

• Asesmen Diagnostik: Tanya jawab awal tentang gunung berapi dan aktivitasnya.
• Asesmen Formatif: Observasi praktik simulasi dan catatan visual.
• Asesmen Sumatif: Presentasi model miniatur dan simulasi letusan.
• Produk (Proyek): Model miniatur gunung berapi dan poster simulasi.
• Praktik (Kinerja): Menunjukkan simulasi dan menjelaskan proses.
• Tes Tertulis: Pertanyaan tentang gunung berapi, jenis letusan, dan mitigasi bencana.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar