MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Cahaya dan Alat Optik (Eksperimen Pemantulan, Pembiasan, dan Lensa)
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VIII / D / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal:
- Siswa
mengetahui sifat cahaya dasar: pemantulan, pembiasan, dan perambatan.
- Pernah
mempelajari cermin dan lensa sederhana.
- Minat:
- Siswa
tertarik pada percobaan visual.
- Tertarik
memahami fenomena cahaya dalam kehidupan sehari-hari (misal, prisma,
kacamata).
- Latar
Belakang:
- Siswa
sudah mempelajari gelombang dan sifat energi.
- Memiliki
pengalaman melakukan eksperimen sederhana.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai:
a. Konseptual: - Sifat
cahaya: pemantulan, pembiasan, dan perambatan.
- Fungsi
dan prinsip kerja cermin datar, cermin cekung, cermin cembung, lensa
cembung, dan lensa cekung.
b. Prosedural:
- Melakukan
percobaan pemantulan cahaya pada cermin datar dan cekung/cembung.
- Melakukan
percobaan pembiasan cahaya pada lensa dan prisma.
- Mengamati
bayangan dan membuat sketsa hasil percobaan.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
- Memahami
cara kerja alat optik sehari-hari: kacamata, mikroskop, kamera, teleskop.
- Tingkat
Kesulitan:
- Sedang;
membutuhkan pengamatan teliti dan ketelitian dalam menggambar sketsa.
- Struktur
Materi:
- Pemantulan
cahaya pada cermin datar dan lengkung.
- Pembiasan
cahaya pada lensa dan prisma.
- Menggambar
sketsa bayangan dan lintasan cahaya.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis: Menganalisis fenomena cahaya dan hasil eksperimen.
- Komunikasi:
Menyampaikan hasil pengamatan melalui sketsa dan presentasi kelompok.
- Kreativitas:
Membuat variasi percobaan dan sketsa hasil yang informatif.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Siswa mampu melakukan percobaan pemantulan dan pembiasan
cahaya, mengamati bayangan, serta membuat sketsa dan menyajikan hasil
pengamatan dengan komunikatif.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika:
Mengukur sudut pemantulan dan pembiasan.
- Teknologi:
Penggunaan alat percobaan (cermin, lensa, prisma, senter).
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Menjelaskan
sifat cahaya dan fenomena pemantulan serta pembiasan.
- Melakukan
percobaan dengan cermin, lensa, dan prisma secara akurat.
- Membuat
sketsa hasil percobaan dengan jelas.
- Menyajikan
hasil percobaan secara kolaboratif.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Cahaya dan Alat Optik di Kehidupan Sehari-hari: Dari
Kacamata hingga Teleskop.”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Discovery Learning + Eksperimen
● Pendekatan:
○ Mindful Learning: Siswa fokus mengamati lintasan cahaya.
○ Meaningful Learning: Mengaitkan percobaan dengan kehidupan nyata (alat
optik).
○ Joyful Learning: Bereksperimen dengan variasi cermin dan lensa secara
kreatif.
● Metode Pembelajaran: Eksperimen, demonstrasi, diskusi, catatan visual.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Laboratorium IPA, kelas praktikum.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Observasi cahaya alami (matahari,
pantulan air).
● Mitra Digital: Video eksperimen cahaya, simulasi interaktif alat optik.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: Laboratorium, meja percobaan.
● Ruang Virtual: Google Classroom untuk mengunggah sketsa hasil percobaan.
● Budaya Belajar: Kolaboratif, kreatif, komunikatif.
PEMANFAATAN DIGITAL:
- Video
tutorial percobaan cahaya, simulasi interaktif, Google Form untuk
refleksi.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran.
● Mindful Activity: Siswa menutup mata dan membayangkan perambatan cahaya
melalui lensa atau cermin.
● Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman siswa menggunakan kacamata, kamera,
atau teleskop.
● Motivasi: Menunjukkan contoh bayangan dan lintasan cahaya dari senter ke
cermin dan prisma.
● Penyampaian Tujuan: Menjelaskan target pengamatan dan pembuatan sketsa hasil
percobaan.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
- Guru
menjelaskan pemantulan dan pembiasan cahaya, hukum pemantulan, dan hukum
Snell.
- Demonstrasi
percobaan dengan cermin datar, cermin lengkung, lensa cembung/cekung,
prisma.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
- Siswa
membuat sketsa lintasan cahaya, bayangan, dan posisi benda pada percobaan.
● Diskusi:
- Bandingkan
sketsa antar kelompok, diskusikan sudut pemantulan dan pembiasan, serta
fenomena nyata yang terkait.
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Produk: Sketsa hasil percobaan lengkap dengan keterangan.
○ Proses: Bekerja dalam kelompok untuk melakukan percobaan dan menyusun sketsa
secara akurat.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Siswa menuliskan hal baru yang dipelajari,
kesulitan, dan pertanyaan lanjutan.
● Rangkuman: Guru menekankan hukum pemantulan, hukum Snell, dan aplikasi alat
optik.
● Tindak Lanjut: Siswa mengamati fenomena cahaya di lingkungan sekitar.
● Penutup: Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik: Pertanyaan awal: “Apa yang terjadi
saat cahaya mengenai cermin cekung dan cermin cembung?”
• Asesmen Formatif: Observasi saat eksperimen, catatan visual, diskusi
kelompok.
• Asesmen Sumatif: Sketsa hasil percobaan lengkap dengan keterangan.
• Produk (Proyek): Sketsa dan laporan hasil percobaan pemantulan/pembiasan.
• Praktik (Kinerja): Demonstrasi percobaan cahaya dan pengamatan lintasan
secara akurat.
• Tes Tertulis: Soal hukum pemantulan, pembiasan, posisi bayangan pada
cermin/lensa, dan penerapannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar