MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Sistem Pernapasan Manusia
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : IPA
- Kelas
/ Fase / Semester : VIII / D / Ganjil
- Alokasi
Waktu : 2 JP
- Tahun
Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal :
- Peserta
didik telah mengenal organ tubuh manusia secara umum pada kelas
sebelumnya.
- Pernah
melakukan percobaan sederhana (misalnya rangkaian listrik, gaya, atau
sistem pencernaan sederhana).
- Minat
:
- Tertarik
pada kegiatan eksperimen dan membuat model.
- Menyukai
kegiatan praktik yang melibatkan alat sederhana seperti balon, botol
plastik, dan sedotan.
- Latar
Belakang :
- Peserta
didik berasal dari lingkungan dengan aktivitas fisik yang cukup, sehingga
bisa menghubungkan materi pernapasan dengan olahraga sehari-hari.
- Akses
digital bervariasi, tetapi sebagian besar dapat menggunakan smartphone
untuk melihat video pendek terkait pernapasan.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
- a.
Konseptual :
- Struktur
dan fungsi organ sistem pernapasan (hidung, trakea, bronkus, paru-paru,
diafragma).
- Mekanisme
pernapasan (inspirasi–ekspirasi).
- b.
Prosedural :
- Cara
membuat model paru-paru sederhana.
- Cara
mengamati perubahan volume dan tekanan pada model untuk memahami
mekanisme pernapasan.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Berhubungan
dengan aktivitas olahraga, pola hidup sehat, dan pencegahan penyakit
seperti asma atau ISPA.
- Memahami
mengapa pernapasan penting untuk stamina dan aktivitas sehari-hari.
- Tingkat
Kesulitan
- Sedang:
membutuhkan pemahaman konsep dan keterampilan membuat model.
- Struktur
Materi
- Struktur
organ pernapasan → Mekanisme pernapasan → Simulasi pernapasan melalui
model paru-paru.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Kreativitas
- Kolaborasi
- Kesehatan
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menjelaskan struktur dan fungsi sistem
pernapasan manusia serta mensimulasikan mekanisme inspirasi dan ekspirasi
melalui model sederhana.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Seni
& Desain : Kreativitas dalam membuat model.
- Bahasa
Indonesia : Menyusun penjelasan lisan dan tertulis.
- TIK
: Mengambil dokumentasi video proses kerja.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Peserta
didik dapat mengidentifikasi organ-organ sistem pernapasan manusia.
- Peserta
didik dapat menjelaskan mekanisme inspirasi dan ekspirasi.
- Peserta
didik dapat membuat model paru-paru sederhana dari botol dan balon.
- Peserta
didik dapat menjelaskan cara kerja model sebagai representasi mekanisme
pernapasan.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Mengenal Cara Kerja Paru-paru Melalui Model Sederhana dari
Botol dan Balon.”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran : Project-Based Learning (PjBL) + Eksperimen Sederhana
- Pendekatan
:
- Mindful
Learning: Menyadari ritme pernapasan diri saat awal pembelajaran.
- Meaningful
Learning: Menghubungkan model dengan fungsi nyata paru-paru.
- Joyful
Learning: Belajar sambil membuat model kreatif.
- Metode
Pembelajaran : Eksperimen, diskusi kelompok, demonstrasi, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah : Laboratorium IPA, ruang kelas, UKS.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat : Puskesmas setempat / tenaga kesehatan untuk
diskusi lanjutan.
- Mitra
Digital : Video animasi pernapasan dari YouTube Edukasi/Kemdikbud.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik : Kelas/laboratorium.
- Ruang
Virtual : Google Classroom / WhatsApp Group untuk pengiriman dokumentasi.
- Budaya
Belajar : Kolaboratif, kreatif, saling memberi umpan balik.
PEMANFAATAN DIGITAL
Penggunaan video pendek tentang mekanisme pernapasan sebagai
pemantik dan dokumentasi proyek.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa
- Mindful
Activity : Guru mengajak siswa menarik napas dalam, menyadari bagaimana
dada dan perut bergerak.
- Apersepsi
: Tanya jawab: “Mengapa dada kita mengembang saat menarik napas?”
- Motivasi
: Menampilkan video pendek animasi sistem pernapasan.
- Penyampaian
Tujuan : Menjelaskan bahwa siswa akan membuat model paru-paru.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning)
Siswa mengamati gambar/diagram sistem pernapasan, mengidentifikasi organ, dan memahami mekanisme inspirasi–ekspirasi. - Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning)
Siswa membuat mind map tentang alur udara masuk dan keluar paru-paru. - Diskusi
Diskusi kelompok kecil: mengapa diafragma sangat penting?
Mengaplikasi
Pembelajaran Berdiferensiasi
- Produk
Siswa membuat model paru-paru dari: - Botol
plastik
- Dua
balon (alveolus)
- Balon
besar/karet (diafragma)
- Sedotan
dan plastisin
- Proses
Kelompok cepat dapat menambahkan label organ, membuat video demonstrasi, atau menjelaskan perbedaan inspirasi–ekspirasi.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi
: “Apa bagian paling menantang dalam membuat model?”
- Rangkuman
: Menegaskan mekanisme kerja paru-paru dan peran diafragma.
- Tindak
Lanjut : Tugas rumah – mencari kebiasaan sehat untuk menjaga paru-paru.
- Penutup
: Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik : Pertanyaan pemantik tentang organ pernapasan.
- Asesmen
Formatif : Observasi keterlibatan siswa selama pembuatan model.
- Asesmen
Sumatif : Laporan singkat atau presentasi kelompok mengenai cara kerja
model paru-paru.
- Produk
(Proyek) : Model paru-paru dari botol dan balon.
- Praktik
(Kinerja) : Demonstrasi inspirasi–ekspirasi menggunakan model.
- Tes
Tertulis : 5–10 soal tentang organ dan mekanisme pernapasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar