MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Usaha (Work) dalam Fisika
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : IPA
- Kelas
/ Fase / Semester : VIII / D / Ganjil
- Alokasi
Waktu : 2 JP
- Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal :
- Siswa
telah mengenal gaya dan gerak benda pada kelas sebelumnya.
- Siswa
mengetahui penggunaan alat ukur dasar (penggaris, neraca, dll.).
- Minat
:
- Siswa
menyukai kegiatan eksperimen dan kerja kelompok.
- Tertarik
pada aktivitas yang melibatkan alat praktikum seperti dinamometer.
- Latar
Belakang :
- Peserta
didik terbiasa dengan fenomena usaha dalam kehidupan sehari-hari
(mengangkat barang, menarik kursi, membuka pintu).
- Sebagian
siswa memiliki pengalaman menggunakan alat IPA sederhana.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan
- a.
Konseptual
- Pengertian
usaha (W = F × s).
- Hubungan
antara gaya, perpindahan, dan arah gaya.
- Satuan
usaha (Joule).
- b.
Prosedural
- Cara
menggunakan dinamometer.
- Cara
mengukur perpindahan benda.
- Cara
mencatat dan menyusun tabel data eksperimen.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata
- Berkaitan
dengan aktivitas fisik sehari-hari: mendorong meja, mengangkat tas,
menarik gerobak.
- Membentuk
kesadaran bahwa aktivitas fisik melibatkan energi dan usaha.
- Tingkat
Kesulitan : Sedang
- Struktur
Materi :
- Gaya
→ Perpindahan → Usaha → Pengukuran → Interpretasi data
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis
- Kemandirian
- Kolaborasi
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik dapat menghitung dan menganalisis usaha yang
dilakukan pada suatu benda melalui kegiatan eksperimen menggunakan dinamometer.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika:
Perkalian, grafik hubungan F dan s.
- TIK:
Penyajian tabel data digital dan analisis sederhana.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa
dapat menjelaskan konsep usaha.
- Siswa
dapat menunjukkan cara penggunaan dinamometer dengan benar.
- Siswa
dapat mengukur gaya dan perpindahan secara akurat.
- Siswa
mampu menyusun tabel data hasil eksperimen.
- Siswa
dapat menarik kesimpulan hubungan gaya, perpindahan, dan usaha.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Mengukur Usaha dalam Aktivitas Sehari-hari: Seberapa Besar
Energi yang Kita Keluarkan?”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran : Scientific Inquiry / Guided Experiment
- Pendekatan
:
- Mindful
Learning: Siswa menyadari perbedaan energi ketika mengangkat barang
ringan vs berat.
- Meaningful
Learning: Mengaitkan eksperimen dengan aktivitas nyata.
- Joyful
Learning: Eksperimen kelompok menggunakan dinamometer disertai tantangan
kecil.
- Metode
Pembelajaran : Eksperimen, diskusi kelompok, presentasi, refleksi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah : Laboratorium IPA, ruang kelas.
- Lingkungan
Luar Sekolah : Pengamatan aktivitas di rumah (PR).
- Mitra
Digital : Video animasi usaha dan energi (Rumah Belajar, YouTube Edukasi).
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik : Laboratorium IPA.
- Ruang
Virtual : Google Classroom untuk pengumpulan data digital.
- Budaya
Belajar : Aktif, kolaboratif, bertanggung jawab.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Penggunaan
aplikasi spreadsheet untuk membuat tabel usaha.
- Menonton
simulasi gaya-perpindahan (PhET Simulation).
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa
- Mindful
Activity : Siswa diminta mengangkat tas mereka lalu membandingkan
“perasaan berat” vs “ringan”.
- Apersepsi
: Guru bertanya “Kapan kalian merasa mengeluarkan energi lebih banyak?”
- Motivasi
: Guru menunjukkan dinamometer dan contoh aktivitas pengukuran gaya.
- Penyampaian
Tujuan : Siswa mengetahui bahwa hari ini mereka akan mengukur usaha secara
langsung.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning)
Guru menjelaskan konsep usaha, rumus W = F × s, dan contoh penerapannya. - Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning)
Siswa membuat mind map: gaya → perpindahan → usaha. - Diskusi
Kelompok merumuskan prediksi: “Apakah gaya lebih besar selalu menghasilkan usaha lebih besar?”
Mengaplikasi
Pembelajaran Berdiferensiasi
- Produk
Siswa membuat tabel data usaha berisi: - Beban
(benda)
- Gaya
tarik (N)
- Jarak
perpindahan (m)
- Usaha
(J)
- Proses
- Kelompok
cepat dapat membuat grafik hubungan F dan W.
- Kelompok
yang memerlukan bantuan mendapat arahan langkah demi langkah
(scaffolding):
- Cara
membaca dinamometer
- Cara
mengukur jarak
- Cara
menghitung usaha
Seluruh siswa melakukan eksperimen:
- Mengaitkan
benda pada dinamometer
- Menarik
dengan jarak tertentu
- Mencatat
gaya dan jarak
- Menghitung
usaha
- Menyusun
tabel
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi
: “Apa bagian tersulit saat mengukur usaha?”
- Rangkuman
: Guru menegaskan kembali rumus dan hubungan gaya-jarak-usaha.
- Tindak
Lanjut : PR: Mengamati aktivitas di rumah yang melibatkan usaha (3
contoh).
- Penutup
: Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik :
Pertanyaan awal mengenai gaya dan perpindahan (pretest singkat). - Asesmen
Formatif :
- Observasi
penggunaan dinamometer.
- Catatan
visual mind map.
- Partisipasi
diskusi.
- Asesmen
Sumatif :
Penilaian tabel data usaha dan analisisnya. - Produk
(Proyek) :
Tabel data usaha (manual atau digital). - Praktik
(Kinerja) :
Pengukuran gaya dan jarak secara langsung. - Tes
Tertulis :
5–10 soal perhitungan usaha dan konsep dasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar