MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Sel dan Mikroskop
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VIII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 2 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
-
Pengetahuan Awal:
-
Peserta didik telah mengenal bahwa tubuh makhluk hidup tersusun atas sel secara umum pada kelas 7.
-
Mengetahui fungsi alat-alat laboratorium dasar.
-
-
Minat:
-
Mayoritas peserta didik menyukai kegiatan praktikum dan observasi mikroskop.
-
Senang menggambar atau membuat catatan visual.
-
-
Latar Belakang:
-
Peserta didik berasal dari lingkungan yang beragam, sebagian memiliki pengalaman terbatas menggunakan mikroskop sehingga perlu pendampingan dasar.
-
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
-
Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual:-
Pengertian sel, struktur dasar sel tumbuhan, bagian-bagian mikroskop dan fungsinya.
b. Prosedural: -
Cara membuat preparat bawang merah.
-
Cara menggunakan mikroskop dengan benar.
-
Teknik membuat sketsa sel yang tepat.
-
-
Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
-
Mengenalkan bahwa tubuh makhluk hidup tersusun atas sel yang dapat diamati secara nyata.
-
Mengembangkan kemampuan observasi ilmiah untuk kehidupan sehari-hari.
-
-
Tingkat Kesulitan:
-
Sedang: membutuhkan keterampilan dasar menggunakan mikroskop.
-
-
Struktur Materi:
-
Pengenalan sel → bagian-bagian sel → mikroskop → langkah membuat preparat → observasi → dokumentasi hasil.
-
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
-
Penalaran Kritis
-
Kreativitas
-
Komunikasi
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP):
Peserta didik mampu menjelaskan struktur sel tumbuhan dan menggunakan mikroskop untuk mengamati preparat sederhana serta mendokumentasikan hasil pengamatan dalam bentuk sketsa.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU:
-
Matematika: Mengukur pembesaran mikroskop.
-
Seni Budaya: Visualisasi bentuk (sketsa ilmiah).
-
TIK: Pengambilan foto/rekaman hasil pengamatan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN:
-
Peserta didik dapat menyebutkan bagian-bagian mikroskop dan fungsinya.
-
Peserta didik dapat membuat preparat bawang merah dengan prosedur yang tepat.
-
Peserta didik dapat mengamati struktur sel bawang merah menggunakan mikroskop.
-
Peserta didik dapat membuat sketsa sel secara rapi, terukur, dan ilmiah.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL:
“Mengintip Dunia Mini di Balik Kulit Bawang: Mengamati Sel Tumbuhan Secara Langsung.”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran:
Project-Based Experiment (praktikum berbasis proyek mini)
● Pendekatan:
-
Mindful Learning: Menyadari proses observasi secara perlahan dan teliti.
-
Meaningful Learning: Menghubungkan konsep sel dengan kehidupan nyata.
-
Joyful Learning: Menggambar sketsa sel dengan gaya kreatif namun tetap ilmiah.
● Metode Pembelajaran:
Demonstrasi, eksperimen, diskusi kelompok, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah:
Laboratorium IPA, perpustakaan, ruang kelas.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat:
Menggunakan bahan murah & mudah didapat (bawang merah dari rumah).
● Mitra Digital:
Video cara menggunakan mikroskop, aplikasi pembesaran lensa, dan platform belajar digital sekolah.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik:
Laboratorium IPA dengan meja praktikum.
● Ruang Virtual:
Google Classroom / LMS sekolah untuk pengumpulan foto & sketsa.
● Budaya Belajar:
Kolaboratif, disiplin, teliti, komunikatif, dan menghargai proses eksperimen.
PEMANFAATAN DIGITAL:
-
Proyektor menampilkan cara pembuatan preparat.
-
Perekaman hasil observasi menggunakan kamera HP.
-
Pengumpulan tugas melalui platform digital.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru mengajak peserta didik berdoa dan memulai pembelajaran dengan suasana positif.
● Mindful Activity: “One Minute Observation”—mengamati kulit bawang merah secara teliti tanpa mikroskop.
● Apersepsi: Mengajukan pertanyaan: “Mengapa tubuh makhluk hidup bisa memiliki bentuk yang teratur?”
● Motivasi: Menunjukkan video 20 detik tentang sel bawang merah di bawah mikroskop.
● Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan dan aktivitas eksperimen hari ini.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
-
Guru menjelaskan bagian mikroskop dan cara penggunaannya.
-
Menjelaskan struktur sel tumbuhan dan fungsi organel yang terlihat.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
-
Peserta didik mencatat bagian-bagian sel disertai gambar sederhana.
● Diskusi:
-
“Apa yang paling sulit diamati pada mikroskop? Mengapa sel bawang merah cocok sebagai preparat pemula?”
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi
-
Produk:
Peserta didik membuat sketsa sel bawang merah sesuai hasil observasi, dengan pilihan:-
sketsa manual di buku;
-
sketsa digital (tablet/HP);
-
foto hasil pengamatan dengan anotasi.
-
-
Proses:
Diferensiasi berdasarkan kemampuan menggunakan mikroskop:-
Kelompok ahli: memimpin penyetelan mikroskop.
-
Kelompok menengah: fokus pada observasi.
-
Kelompok pemula: dibimbing langsung oleh guru/asisten.
-
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi:
-
“Apa bagian mikroskop yang paling membantu pengamatan?”
-
“Bagaimana perasaanmu melihat dunia kecil yang sebelumnya tidak tampak?”
● Rangkuman:
Guru dan siswa menyimpulkan hasil: pengertian sel, langkah observasi, dan pentingnya mikroskop.
● Tindak Lanjut:
Peserta didik diminta mencari gambar sel lain (sel darah, sel hewan) untuk pertemuan berikutnya.
● Penutup:
Salam dan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik:
-
Tanya jawab awal tentang apa itu sel dan pengalaman menggunakan mikroskop.
• Asesmen Formatif:
-
Cek pemahaman penggunaan mikroskop sebelum praktikum.
• Asesmen Sumatif:
-
Laporan mini hasil observasi berisi sketsa sel dan analisis.
• Produk (Proyek):
-
Sketsa sel bawang merah yang rapi dan ilmiah.
• Praktik (Kinerja):
-
Keterampilan membuat preparat dan menyetel mikroskop.
• Tes Tertulis:
-
5–10 soal singkat mengenai bagian mikroskop dan struktur sel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar