MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Interaksi Ekosistem
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : IPA
- Kelas
/ Fase / Semester : VII / D / Genap
- Alokasi
Waktu : 2 JP
- Tahun
Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal :
- Peserta
didik telah mempelajari konsep makhluk hidup dan lingkungan pada kelas
sebelumnya.
- Sudah
mengenal jenis-jenis makhluk hidup dan kebutuhan hidupnya.
- Minat
:
- Menyukai
aktivitas permainan, simulasi, serta kegiatan visual seperti membuat
gambar atau peta konsep.
- Tertarik
pada hewan dan lingkungan sekitar.
- Latar
Belakang :
- Lingkungan
tempat tinggal didominasi area pertanian/perdesaan sehingga peserta didik
terbiasa melihat interaksi ekosistem secara langsung.
- Akses
terhadap perangkat digital sederhana (HP sekolah/orang tua).
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pengertian
ekosistem, komponen biotik–abiotik, hubungan antar makhluk hidup
(predasi, simbiosis, kompetisi), rantai makanan, jaring-jaring makanan.
b. Prosedural:
- Melakukan
simulasi rantai makanan.
- Membuat
peta rantai makanan berdasarkan hasil simulasi.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata:
- Membantu
siswa memahami hubungan organisme di sekitar rumah dan sekolah.
- Mengembangkan
kesadaran terhadap keseimbangan ekosistem lokal.
- Tingkat
Kesulitan:
- Sedang;
memerlukan kemampuan analisis hubungan sebab-akibat.
- Struktur
Materi:
- Ekosistem
→ Komponen → Interaksi → Rantai Makanan → Jaring-jaring Makanan → Dampak
perubahan.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis
- Kolaborasi
- Kreativitas
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menjelaskan interaksi antar komponen
ekosistem dan menganalisis rantai makanan melalui simulasi serta membuat peta
rantai makanan.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika:
pengurutan dan hubungan sebab-akibat.
- Seni/Budaya:
membuat peta visual rantai makanan.
- Bahasa
Indonesia: menyampaikan hasil diskusi secara lisan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa
dapat menjelaskan bentuk interaksi dalam ekosistem.
- Siswa
dapat mengikuti simulasi permainan rantai makanan.
- Siswa
dapat membuat peta rantai makanan secara kreatif berdasarkan simulasi.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana makhluk hidup saling bergantung dalam suatu
ekosistem?”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran : Problem Based Learning + Simulasi
- Pendekatan
:
- Mindful
Learning: mengamati hubungan antar makhluk hidup dengan sadar dan fokus.
- Meaningful
Learning: mengaitkan simulasi dengan ekosistem nyata di lingkungan
sekitar.
- Joyful
Learning: permainan rantai makanan yang menyenangkan.
- Metode
Pembelajaran : Diskusi, simulasi, kolaborasi kelompok, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah: halaman sekolah, taman sekolah sebagai contoh ekosistem kecil.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat: area persawahan/pekarangan rumah siswa sebagai
inspirasi rantai makanan.
- Mitra
Digital: Google Images, YouTube animasi rantai makanan.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: ruang kelas dan halaman sekolah untuk simulasi.
- Ruang
Virtual: Google Classroom/WhatsApp Grup.
- Budaya
Belajar: aktif, kolaboratif, saling menghargai, dan kreatif.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Pencarian
gambar organisme lokal untuk membuat peta rantai makanan.
- Pembuatan
peta rantai makanan digital (opsional).
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa: Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan kesiapan belajar.
- Mindful
Activity:
“Ayo tarik napas dalam, perhatikan suara di sekitar. Bayangkan ekosistem kecil di sekitar kita.” - Apersepsi:
Guru menunjukkan gambar ekosistem dan bertanya:
“Jika salah satu makhluk hidup hilang, siapa yang terdampak?” - Motivasi:
Guru menjelaskan serunya permainan rantai makanan yang akan dilakukan.
- Penyampaian
Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
1. Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)
- Guru
menjelaskan konsep interaksi ekosistem.
- Menampilkan
gambar atau video singkat tentang rantai makanan.
2. Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)
- Siswa
membuat catatan visual sederhana berupa sketsa hubungan organisme.
3. Diskusi
- Diskusi
kelompok kecil tentang contoh interaksi makhluk hidup di sekitar sekolah.
Mengaplikasi
Pembelajaran Berdiferensiasi
- Produk:
- Siswa
membuat peta rantai makanan hasil simulasi (bentuk bisa poster, diagram,
atau digital).
- Proses:
- Simulasi
permainan rantai makanan:
- Setiap
siswa mendapat kartu peran (produsen, konsumen I, II, predator,
pengurai).
- Siswa
“mencari” organisme yang saling berhubungan.
- Setelah
simulasi, siswa menarik kesimpulan pola hubungan.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi:
Siswa menjawab pertanyaan:
- “Apa
yang paling kamu pahami dari interaksi ekosistem?”
- “Organisme
mana yang ternyata penting dalam rantai makanan?”
- Rangkuman:
Guru menegaskan poin utama ekosistem dan interaksi.
- Tindak
Lanjut: Siswa diminta mengamati rantai makanan di lingkungan rumah.
- Penutup:
Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik:
- Pertanyaan
pemantik tentang komponen ekosistem.
- Asesmen
Formatif:
- Observasi
partisipasi dalam simulasi dan diskusi.
- Catatan
visual siswa.
- Asesmen
Sumatif:
- Peta
rantai makanan lengkap dan benar.
- Produk
(Proyek):
- Poster/peta
rantai makanan hasil simulasi.
- Praktik
(Kinerja):
- Kemampuan
mengikuti simulasi rantai makanan.
- Tes
Tertulis:
- 5–10
soal uraian pendek tentang interaksi ekosistem.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar