Senin, 08 Desember 2025

Modul Ajar Deep Learning IPA Kelas 7: Interaksi Ekosistem

 MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Interaksi Ekosistem


A. IDENTITAS MODUL

  • Mata Pelajaran : IPA
  • Kelas / Fase / Semester : VII / D / Genap
  • Alokasi Waktu : 2 JP
  • Tahun Pelajaran : 2025/2026

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal :
    • Peserta didik telah mempelajari konsep makhluk hidup dan lingkungan pada kelas sebelumnya.
    • Sudah mengenal jenis-jenis makhluk hidup dan kebutuhan hidupnya.
  2. Minat :
    • Menyukai aktivitas permainan, simulasi, serta kegiatan visual seperti membuat gambar atau peta konsep.
    • Tertarik pada hewan dan lingkungan sekitar.
  3. Latar Belakang :
    • Lingkungan tempat tinggal didominasi area pertanian/perdesaan sehingga peserta didik terbiasa melihat interaksi ekosistem secara langsung.
    • Akses terhadap perangkat digital sederhana (HP sekolah/orang tua).

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    a. Konseptual:
    • Pengertian ekosistem, komponen biotik–abiotik, hubungan antar makhluk hidup (predasi, simbiosis, kompetisi), rantai makanan, jaring-jaring makanan.

b. Prosedural:

    • Melakukan simulasi rantai makanan.
    • Membuat peta rantai makanan berdasarkan hasil simulasi.
  1. Relevansi dengan Kehidupan Nyata:
    • Membantu siswa memahami hubungan organisme di sekitar rumah dan sekolah.
    • Mengembangkan kesadaran terhadap keseimbangan ekosistem lokal.
  2. Tingkat Kesulitan:
    • Sedang; memerlukan kemampuan analisis hubungan sebab-akibat.
  3. Struktur Materi:
    • Ekosistem → Komponen → Interaksi → Rantai Makanan → Jaring-jaring Makanan → Dampak perubahan.

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Penalaran Kritis
  2. Kolaborasi
  3. Kreativitas

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu menjelaskan interaksi antar komponen ekosistem dan menganalisis rantai makanan melalui simulasi serta membuat peta rantai makanan.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Matematika: pengurutan dan hubungan sebab-akibat.
  • Seni/Budaya: membuat peta visual rantai makanan.
  • Bahasa Indonesia: menyampaikan hasil diskusi secara lisan.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Siswa dapat menjelaskan bentuk interaksi dalam ekosistem.
  2. Siswa dapat mengikuti simulasi permainan rantai makanan.
  3. Siswa dapat membuat peta rantai makanan secara kreatif berdasarkan simulasi.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Bagaimana makhluk hidup saling bergantung dalam suatu ekosistem?”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran : Problem Based Learning + Simulasi
  • Pendekatan :
    • Mindful Learning: mengamati hubungan antar makhluk hidup dengan sadar dan fokus.
    • Meaningful Learning: mengaitkan simulasi dengan ekosistem nyata di lingkungan sekitar.
    • Joyful Learning: permainan rantai makanan yang menyenangkan.
  • Metode Pembelajaran : Diskusi, simulasi, kolaborasi kelompok, presentasi.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah: halaman sekolah, taman sekolah sebagai contoh ekosistem kecil.
  • Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: area persawahan/pekarangan rumah siswa sebagai inspirasi rantai makanan.
  • Mitra Digital: Google Images, YouTube animasi rantai makanan.

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik: ruang kelas dan halaman sekolah untuk simulasi.
  • Ruang Virtual: Google Classroom/WhatsApp Grup.
  • Budaya Belajar: aktif, kolaboratif, saling menghargai, dan kreatif.

PEMANFAATAN DIGITAL

  • Pencarian gambar organisme lokal untuk membuat peta rantai makanan.
  • Pembuatan peta rantai makanan digital (opsional).

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa: Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan kesiapan belajar.
  • Mindful Activity:
    “Ayo tarik napas dalam, perhatikan suara di sekitar. Bayangkan ekosistem kecil di sekitar kita.”
  • Apersepsi: Guru menunjukkan gambar ekosistem dan bertanya:
    “Jika salah satu makhluk hidup hilang, siapa yang terdampak?”
  • Motivasi: Guru menjelaskan serunya permainan rantai makanan yang akan dilakukan.
  • Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

1. Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)

  • Guru menjelaskan konsep interaksi ekosistem.
  • Menampilkan gambar atau video singkat tentang rantai makanan.

2. Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)

  • Siswa membuat catatan visual sederhana berupa sketsa hubungan organisme.

3. Diskusi

  • Diskusi kelompok kecil tentang contoh interaksi makhluk hidup di sekitar sekolah.

Mengaplikasi

Pembelajaran Berdiferensiasi

  • Produk:
    • Siswa membuat peta rantai makanan hasil simulasi (bentuk bisa poster, diagram, atau digital).
  • Proses:
    • Simulasi permainan rantai makanan:
      • Setiap siswa mendapat kartu peran (produsen, konsumen I, II, predator, pengurai).
      • Siswa “mencari” organisme yang saling berhubungan.
      • Setelah simulasi, siswa menarik kesimpulan pola hubungan.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi: Siswa menjawab pertanyaan:
    • “Apa yang paling kamu pahami dari interaksi ekosistem?”
    • “Organisme mana yang ternyata penting dalam rantai makanan?”
  • Rangkuman: Guru menegaskan poin utama ekosistem dan interaksi.
  • Tindak Lanjut: Siswa diminta mengamati rantai makanan di lingkungan rumah.
  • Penutup: Doa dan salam.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

  • Asesmen Diagnostik:
    • Pertanyaan pemantik tentang komponen ekosistem.
  • Asesmen Formatif:
    • Observasi partisipasi dalam simulasi dan diskusi.
    • Catatan visual siswa.
  • Asesmen Sumatif:
    • Peta rantai makanan lengkap dan benar.
  • Produk (Proyek):
    • Poster/peta rantai makanan hasil simulasi.
  • Praktik (Kinerja):
    • Kemampuan mengikuti simulasi rantai makanan.
  • Tes Tertulis:
    • 5–10 soal uraian pendek tentang interaksi ekosistem.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar