MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Pengaruh Lingkungan terhadap Organisme
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VII / D / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal:
- Siswa
memahami bahwa makhluk hidup membutuhkan lingkungan untuk bertahan hidup,
tetapi belum mampu menjelaskan pengaruh pencemaran terhadap organisme.
- Minat:
- Siswa
tertarik pada isu lingkungan, kesehatan, dan dampaknya terhadap kehidupan
sehari-hari.
- Latar
Belakang:
- Banyak
siswa hidup di daerah dengan aktivitas pertanian, rumah tangga, dan
industri kecil yang berpotensi menyebabkan pencemaran air/tanah.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pengaruh
perubahan dan pencemaran lingkungan terhadap organisme.
- Hubungan
antara kualitas lingkungan dengan kesehatan makhluk hidup termasuk
manusia.
b. Prosedural:
- Menganalisis
studi kasus.
- Mengidentifikasi
penyebab dan dampak pencemaran.
- Menyusun
solusi dalam bentuk poster edukasi.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
- Berkaitan
langsung dengan kebersihan air, kesehatan, dan lingkungan tempat tinggal.
- Tingkat
Kesulitan:
- Sedang
(analisis kasus dan penyusunan poster membutuhkan penalaran).
- Struktur
Materi:
- Lingkungan
→ faktor lingkungan → pencemaran → studi kasus → dampak → solusi.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis
- Berorientasi
pada Kesehatan
- Kewargaan
(Peduli Lingkungan)
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Siswa mampu menjelaskan pengaruh faktor lingkungan (termasuk
pencemaran) terhadap organisme serta menganalisis studi kasus untuk menemukan
solusi.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- IPS:
dampak pencemaran akibat aktivitas manusia.
- Bahasa
Indonesia: menyusun informasi dalam bentuk poster.
- PPKn:
perilaku peduli lingkungan.
- Seni
Budaya: desain poster edukasi.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Mengidentifikasi
jenis pencemaran yang memengaruhi organisme.
- Menganalisis
studi kasus pencemaran air atau tanah.
- Menjelaskan
dampak pencemaran bagi makhluk hidup.
- Menyusun
poster edukasi berisi pemahaman masalah dan solusi.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Studi Kasus Pencemaran di Sekitar Kita dan Dampaknya bagi
Makhluk Hidup”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
Model Pembelajaran
Problem Based Learning (PBL) berbasis studi kasus.
Pendekatan
- Mindful
Learning: kesadaran tentang pola perilaku manusia yang memengaruhi
lingkungan.
- Meaningful
Learning: menghubungkan studi kasus dengan kehidupan sehari-hari.
- Joyful
Learning: menyusun poster kreatif dan presentasi kelompok.
Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, analisis kasus, presentasi, pembuatan
poster.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
Lingkungan Sekolah
- Area
sekolah sebagai contoh pengelolaan sampah dan sanitasi.
Lingkungan Luar Sekolah / Masyarakat
- Sungai,
selokan, sawah, atau perumahan sebagai sumber kasus nyata.
Mitra Digital
- Situs
KLHK, YouTube edukasi lingkungan, Canva untuk poster digital.
LINGKUNGAN BELAJAR
Ruang Fisik
- Kelas,
perpustakaan, halaman sekolah.
Ruang Virtual
- Google
Classroom, WhatsApp Group.
Budaya Belajar
- Diskusi
aktif, reflektif, kolaboratif, dan peduli lingkungan.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Video
pencemaran lingkungan sebagai pemantik.
- Canva/Slides
untuk membuat poster edukasi.
- Google
Lens untuk mengidentifikasi organisme terdampak (opsional).
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: membuka pelajaran dengan penuh kesadaran.
● Mindful Activity: 1 menit merenungkan hubungan manusia–lingkungan.
● Apersepsi: menanyakan apakah siswa pernah melihat air keruh/berbau atau tanah
tercemar.
● Motivasi: guru memutar video singkat pencemaran.
● Penyampaian Tujuan: siswa memahami bahwa mereka akan menganalisis studi kasus
dan membuat poster edukasi.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
- Guru
menjelaskan jenis pencemaran (air/tanah) dan dampaknya.
- Menyajikan
studi kasus lokal (misal: limbah rumah tangga ke sungai).
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
- Siswa
membuat peta konsep pengaruh pencemaran terhadap organisme.
- Menggambar
sketsa sederhana alur pencemaran → dampak → solusi.
● Diskusi:
- Kelompok
menganalisis studi kasus:
- Penyebab
pencemaran?
- Organisme
apa yang terdampak?
- Dampaknya?
- Solusi
apa yang mungkin dilakukan oleh warga/sekolah?
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi
Produk:
- Poster
edukasi:
- Poster
digital via Canva
- Poster
manual dengan kertas karton
- Infografik
sederhana (bagi yang minat literasi data)
Proses:
- Siswa
yang cepat memahami berperan sebagai koordinator desain.
- Siswa
visual membuat ilustrasi.
- Siswa
yang suka menulis menyusun pesan edukasi.
- Siswa
yang tertarik lingkungan mendalami solusi pencemaran.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi:
- Siswa
menuliskan “1 penyebab pencemaran + 1 dampak + 1 solusi”.
● Rangkuman:
- Guru
menyimpulkan bahwa lingkungan sangat memengaruhi organisme.
● Tindak Lanjut:
- Poster
dilengkapi di rumah dan dipajang di kelas/sekolah.
● Penutup:
- Salam
dan apresiasi terhadap kontribusi siswa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik:
- Pertanyaan
awal: “Apa akibat air kotor bagi makhluk hidup?”
• Asesmen Formatif:
- Catatan
visual, peta konsep, hasil diskusi kelompok.
• Asesmen Sumatif:
- Poster
edukasi lengkap dengan pesan solusi dan analisis dampak.
• Produk (Proyek):
- Poster
edukasi pencemaran air/tanah.
• Praktik (Kinerja):
- Kemampuan
menganalisis kasus dan menyampaikan solusi secara logis.
• Tes Tertulis:
- Soal
pilihan ganda/uraian tentang pengaruh lingkungan terhadap organisme.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar