MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Pengukuran (Massa, Panjang, Volume, Suhu)
A. IDENTITAS MODUL
|
Mata Pelajaran |
: IPA |
|
Kelas / Fase / Semester |
: VII / D / Ganjil |
|
Alokasi Waktu |
: 2 JP |
|
Tahun Pelajaran |
: 2025/2026 |
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Peserta
didik telah mengenal alat ukur dasar di SD seperti penggaris, gelas ukur,
dan termometer, namun belum terlatih membaca skala dengan tepat.
- Sudah
dapat membedakan satuan dasar SI.
- Minat
- Siswa
menyukai kegiatan praktik langsung dibanding teori.
- Siswa
tertarik dengan alat IPA yang bisa disentuh, diuji, dan dicoba.
- Latar
Belakang
- Berasal
dari lingkungan dengan pengalaman sains yang bervariasi.
- Ada
siswa yang sering membantu orang tua bekerja dengan alat ukur (tukang
kayu, pedagang), sehingga memiliki pengetahuan praktis.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
- Konseptual:
- Konsep
besaran pokok (massa, panjang, suhu) dan besaran turunan (volume).
- Fungsi
alat ukur dan batas ketelitian alat.
- Prosedural:
- Cara
membaca skala alat ukur dengan benar.
- Cara
melakukan pengukuran massa, panjang, volume, suhu melalui prosedur yang
tepat.
- Cara
membuat tabel data pengukuran.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Pengukuran
sangat dekat dengan aktivitas sehari-hari: menimbang bahan makanan,
mengukur tinggi benda, membaca suhu tubuh, mengukur volume air.
- Keterampilan
dasar pengukuran sangat penting untuk kegiatan pratik IPA di kelas 7–9.
- Tingkat
Kesulitan
- Mudah–sedang,
tergantung ketelitian siswa dalam membaca skala.
- Struktur
Materi
- Besaran
dan satuan
- Alat
ukur
- Cara
membaca skala
- Praktik
pengukuran (massa, panjang, volume, suhu)
- Penyusunan
tabel data dan laporan
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Kemandirian
- Kesehatan
- Komunikasi
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu melakukan pengukuran massa, panjang,
volume, dan suhu dengan alat ukur yang tepat, membaca skala secara benar, serta
menyajikan hasil pengukuran dalam bentuk tabel data.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika:
pembulatan angka, penulisan satuan, membaca skala.
- Bahasa
Indonesia: penyusunan laporan hasil pengukuran.
- TIK:
penulisan tabel digital.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa
mampu mengidentifikasi alat ukur dan satuannya.
- Siswa
mampu membaca skala alat ukur dengan ketelitian berbeda.
- Siswa
mampu melakukan pengukuran massa, panjang, volume, dan suhu secara
mandiri.
- Siswa
mampu membuat tabel data dan laporan sederhana.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Melatih Ketelitian dalam Mengukur Benda di Sekitar Kita
untuk Kehidupan Sehari-hari.”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran: Hands-On Activity
- Pendekatan:
- Mindful
Learning: siswa fokus dan sadar pada ketelitian, kesabaran, serta
keselamatan penggunaan alat.
- Meaningful
Learning: menghubungkan pengukuran dengan situasi nyata (pengukuran suhu
tubuh, panjang meja, volume air minum).
- Joyful
Learning: praktik langsung, eksplorasi mandiri, dan kerja kelompok
ringan.
- Metode
Pembelajaran: demonstrasi, praktik langsung, diskusi, refleksi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah: laboratorium IPA, kelas, halaman sekolah.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat: praktik mengukur benda di rumah.
- Mitra
Digital: Google Docs, Padlet, atau aplikasi tabel sederhana.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: Laboratorium IPA.
- Ruang
Virtual: Google Classroom / LMS sekolah.
- Budaya
Belajar: disiplin, teliti, keselamatan kerja, kolaboratif.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Pengisian
tabel data secara digital.
- Penayangan
video cara membaca skala alat ukur.
- Pengumpulan
laporan melalui LMS.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa: Pembukaan kelas, pengecekan kehadiran.
- Mindful
Activity: 1 menit “napas sadar” untuk meningkatkan fokus sebelum praktik.
- Apersepsi:
Guru menunjukkan alat ukur dan bertanya apakah siswa pernah
menggunakannya.
- Motivasi:
Guru menjelaskan bahwa ketelitian pengukuran berguna untuk kehidupan nyata
(contoh: membaca suhu tubuh saat sakit).
- Penyampaian
Tujuan: Siswa diberi gambaran bahwa hari ini mereka akan melakukan
berbagai pengukuran secara mandiri.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning)
Guru menjelaskan fungsi alat ukur dan cara membaca skalanya menggunakan tampilan visual. - Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning)
Siswa membuat sketsa alat ukur dengan keterangan bagian dan skala. - Diskusi
Siswa mendiskusikan tantangan dalam pengukuran (misal: paralaks, kesalahan pembacaan).
Mengaplikasi
- Pembelajaran
Berdiferensiasi
- Produk:
Siswa membuat tabel data berisi hasil pengukuran massa, panjang, volume, dan suhu. - Proses:
- Siswa
yang cepat diberi tantangan mengukur benda dengan ketelitian lebih
tinggi atau lebih banyak sampel.
- Siswa
yang membutuhkan dukungan menggunakan panduan langkah-langkah
pengukuran.
Siswa melakukan praktik:
- Mengukur
panjang benda menggunakan mistar.
- Mengukur
massa benda menggunakan neraca.
- Mengukur
volume air menggunakan gelas ukur.
- Mengukur
suhu menggunakan termometer.
Guru memfasilitasi diskusi hasil pengukuran.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi:
siswa menuliskan 1 hal yang sudah dikuasai dan 1 hal yang masih sulit.
- Rangkuman:
guru menegaskan pentingnya ketelitian dan keamanan dalam pengukuran.
- Tindak
Lanjut: pekerjaan rumah mengukur 3 benda di rumah dan mencatat dengan
satuan tepat.
- Penutup:
doa dan pesan keselamatan.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik:
Tanya jawab mengenai pengalaman menggunakan alat ukur. - Asesmen
Formatif:
Observasi saat siswa mengukur dan membaca skala. - Asesmen
Sumatif:
Penilaian laporan hasil pengukuran dan tabel data. - Produk
(Proyek):
Laporan hasil pengukuran lengkap dengan tabel. - Praktik
(Kinerja):
Kemampuan siswa menggunakan alat ukur dengan benar. - Tes
Tertulis:
Soal singkat tentang satuan, alat ukur, dan cara membaca skala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar