Senin, 08 Desember 2025

Modul Ajar Deep Learning IPA Kelas 7: Gerak Benda pada Bidang Miring

MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Gerak Benda pada Bidang Miring


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran

: IPA

Kelas / Fase / Semester

: VII / D / Ganjil

Alokasi Waktu

: 2 JP

Tahun Pelajaran

: 2025/2026


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal:
    • Siswa telah mengenal konsep arah gerak dan kecepatan secara umum (informal dalam kehidupan sehari-hari).
    • Belum memahami hubungan kemiringan bidang dengan percepatan benda.
  2. Minat:
    • Siswa menyukai aktivitas eksperimen menggunakan bola, lintasan, dan stopwatch.
  3. Latar Belakang:
    • Sehari-hari melihat benda bergerak menuruni tanjakan—sepeda, troli, bola di halaman—namun belum memahami fenomena secara ilmiah.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    • Konseptual:
      • Pengertian gerak benda, kecepatan, percepatan, dan pengaruh sudut kemiringan terhadap gerak.
    • Prosedural:
      • Melakukan eksperimen bola menggelinding di bidang miring.
      • Mencatat waktu, jarak tempuh, dan membuat grafik sederhana.
  2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata:
    • Jalan menanjak/menurun, skateboard, sepeda, kereta tambang, perosotan, mobil di tanjakan.
  3. Tingkat Kesulitan:
    • Sedang; membutuhkan keterampilan mengukur waktu dan memahami grafik.
  4. Struktur Materi:
    • Gerak → Jarak & Waktu → Kecepatan → Pengaruh kemiringan → Grafik hubungan jarak–waktu.

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Penalaran Kritis – menganalisis data eksperimen dan membuat grafik.
  2. Komunikasi – menyajikan hasil eksperimen secara lisan/tertulis.
  3. Kolaborasi – bekerja dalam kelompok saat eksperimen dan diskusi.

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu menjelaskan konsep gerak pada benda di bidang miring, melakukan eksperimen sederhana, mengolah data, dan menyajikannya dalam bentuk grafik.


B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Matematika: grafik jarak–waktu, analisis data.
  • TIK: pembuatan grafik digital (opsional).
  • Bahasa Indonesia: menyusun laporan dan mempresentasikan hasil eksperimen.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi faktor yang memengaruhi gerak benda pada bidang miring.
  2. Melakukan eksperimen bola menggelinding di bidang miring secara teliti.
  3. Mencatat data jarak dan waktu dengan benar.
  4. Membuat grafik sederhana berdasarkan hasil eksperimen.
  5. Mengomunikasikan hasil pengamatan secara kolaboratif.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Gerak benda di bidang miring dalam kehidupan sehari-hari.”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran: Inkuiri Terbimbing + Eksperimen
  • Pendekatan:
    • Mindful Learning: Siswa memperhatikan perubahan kecepatan bola dengan kesadaran penuh.
    • Meaningful Learning: Menghubungkan eksperimen dengan peristiwa nyata pada tanjakan/menurunan.
    • Joyful Learning: Eksperimen langsung, stopwatch, dan grafik kreatif.
  • Metode Pembelajaran: eksperimen, observasi, diskusi, presentasi.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah: Lapangan, koridor, atau laboratorium IPA.
  • Lingkungan Luar Sekolah: Jalan menurun di sekitar rumah, skatepark, arena sepeda.
  • Mitra Digital: Simulasi PhET “Motion” (opsional).

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik: Laboratorium atau ruang kelas dengan bidang miring.
  • Ruang Virtual: LMS / Google Classroom.
  • Budaya Belajar: Kolaboratif, teliti, aktif berdiskusi.

PEMANFAATAN DIGITAL

  • Stopwatch digital HP sekolah.
  • Membuat grafik menggunakan Google Sheets (opsional).

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa: Guru membuka pelajaran.
  • Mindful Activity: Siswa mengamati bola yang diletakkan di bidang miring tanpa dorongan: apa yang terjadi?
  • Apersepsi: Guru bertanya, “Mengapa sepeda bergerak lebih cepat di jalan turun?”
  • Motivasi: Guru menjelaskan bahwa siswa akan membuktikan sendiri bagaimana kemiringan memengaruhi gerak.
  • Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan gambaran kegiatan eksperimen.

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

  • Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
    Guru menjelaskan konsep dasar: jarak, waktu, kecepatan, gerak dipercepat.
  • Eksperimen (kolaboratif):
    Siswa bekerja dalam kelompok:
    1. Menyiapkan bidang miring (papan panjang).
    2. Melepaskan bola tanpa dorongan.
    3. Mengukur waktu tempuh pada jarak 20, 40, 60 cm.
    4. Mencatat data dalam tabel.
  • Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
    Siswa membuat catatan pengamatan berupa gambar lintasan dan tabel jarak–waktu.
  • Diskusi:
    Kelompok menganalisis:
    • Apakah waktu bertambah proporsional?
    • Apakah bola semakin cepat? Mengapa?

Mengaplikasi

  • Pembelajaran Berdiferensiasi
    • Produk:
      • Grafik sederhana jarak–waktu (kertas atau digital).
      • Presentasi singkat hasil pengamatan.
    • Proses:
      • Kelompok cepat diberi tantangan: ubah sudut kemiringan → apakah kecepatannya berubah?

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi:
    Siswa menuliskan satu kalimat: “Hal yang paling saya pelajari hari ini adalah…”
  • Rangkuman:
    Guru menekankan hubungan antara kemiringan dan kecepatan benda.
  • Tindak Lanjut:
    Siswa mengamati gerak sepeda/motor di jalan menurun sebagai penguatan konsep.
  • Penutup: Doa dan salam.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

  • Asesmen Diagnostik: pertanyaan awal tentang apa yang menyebabkan benda bergerak.
  • Asesmen Formatif: observasi proses eksperimen & diskusi kelompok.
  • Asesmen Sumatif: grafik jarak–waktu + penjelasan singkat.
  • Produk (Proyek): grafik sederhana + catatan visual.
  • Praktik (Kinerja): kemampuan mengukur dan mencatat data.
  • Tes Tertulis: 5 soal uraian singkat tentang gerak benda di bidang miring.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar