MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Gerak Benda pada Bidang Miring
A. IDENTITAS MODUL
|
Mata Pelajaran |
: IPA |
|
Kelas / Fase / Semester |
: VII / D / Ganjil |
|
Alokasi Waktu |
: 2 JP |
|
Tahun Pelajaran |
: 2025/2026 |
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal:
- Siswa
telah mengenal konsep arah gerak dan kecepatan secara umum (informal
dalam kehidupan sehari-hari).
- Belum
memahami hubungan kemiringan bidang dengan percepatan benda.
- Minat:
- Siswa
menyukai aktivitas eksperimen menggunakan bola, lintasan, dan stopwatch.
- Latar
Belakang:
- Sehari-hari
melihat benda bergerak menuruni tanjakan—sepeda, troli, bola di
halaman—namun belum memahami fenomena secara ilmiah.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
- Konseptual:
- Pengertian
gerak benda, kecepatan, percepatan, dan pengaruh sudut kemiringan
terhadap gerak.
- Prosedural:
- Melakukan
eksperimen bola menggelinding di bidang miring.
- Mencatat
waktu, jarak tempuh, dan membuat grafik sederhana.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata:
- Jalan
menanjak/menurun, skateboard, sepeda, kereta tambang, perosotan, mobil di
tanjakan.
- Tingkat
Kesulitan:
- Sedang;
membutuhkan keterampilan mengukur waktu dan memahami grafik.
- Struktur
Materi:
- Gerak
→ Jarak & Waktu → Kecepatan → Pengaruh kemiringan → Grafik hubungan
jarak–waktu.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis – menganalisis data eksperimen dan membuat grafik.
- Komunikasi
– menyajikan hasil eksperimen secara lisan/tertulis.
- Kolaborasi
– bekerja dalam kelompok saat eksperimen dan diskusi.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menjelaskan konsep gerak pada benda di
bidang miring, melakukan eksperimen sederhana, mengolah data, dan menyajikannya
dalam bentuk grafik.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika:
grafik jarak–waktu, analisis data.
- TIK:
pembuatan grafik digital (opsional).
- Bahasa
Indonesia: menyusun laporan dan mempresentasikan hasil eksperimen.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Mengidentifikasi
faktor yang memengaruhi gerak benda pada bidang miring.
- Melakukan
eksperimen bola menggelinding di bidang miring secara teliti.
- Mencatat
data jarak dan waktu dengan benar.
- Membuat
grafik sederhana berdasarkan hasil eksperimen.
- Mengomunikasikan
hasil pengamatan secara kolaboratif.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Gerak benda di bidang miring dalam kehidupan sehari-hari.”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran: Inkuiri Terbimbing + Eksperimen
- Pendekatan:
- Mindful
Learning: Siswa memperhatikan perubahan kecepatan bola dengan kesadaran
penuh.
- Meaningful
Learning: Menghubungkan eksperimen dengan peristiwa nyata pada
tanjakan/menurunan.
- Joyful
Learning: Eksperimen langsung, stopwatch, dan grafik kreatif.
- Metode
Pembelajaran: eksperimen, observasi, diskusi, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah: Lapangan, koridor, atau laboratorium IPA.
- Lingkungan
Luar Sekolah: Jalan menurun di sekitar rumah, skatepark, arena sepeda.
- Mitra
Digital: Simulasi PhET “Motion” (opsional).
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: Laboratorium atau ruang kelas dengan bidang miring.
- Ruang
Virtual: LMS / Google Classroom.
- Budaya
Belajar: Kolaboratif, teliti, aktif berdiskusi.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Stopwatch
digital HP sekolah.
- Membuat
grafik menggunakan Google Sheets (opsional).
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa: Guru membuka pelajaran.
- Mindful
Activity: Siswa mengamati bola yang diletakkan di bidang miring tanpa
dorongan: apa yang terjadi?
- Apersepsi:
Guru bertanya, “Mengapa sepeda bergerak lebih cepat di jalan turun?”
- Motivasi:
Guru menjelaskan bahwa siswa akan membuktikan sendiri bagaimana kemiringan
memengaruhi gerak.
- Penyampaian
Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan gambaran kegiatan
eksperimen.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning):
Guru menjelaskan konsep dasar: jarak, waktu, kecepatan, gerak dipercepat. - Eksperimen
(kolaboratif):
Siswa bekerja dalam kelompok: - Menyiapkan
bidang miring (papan panjang).
- Melepaskan
bola tanpa dorongan.
- Mengukur
waktu tempuh pada jarak 20, 40, 60 cm.
- Mencatat
data dalam tabel.
- Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning):
Siswa membuat catatan pengamatan berupa gambar lintasan dan tabel jarak–waktu. - Diskusi:
Kelompok menganalisis:
- Apakah
waktu bertambah proporsional?
- Apakah
bola semakin cepat? Mengapa?
Mengaplikasi
- Pembelajaran
Berdiferensiasi
- Produk:
- Grafik
sederhana jarak–waktu (kertas atau digital).
- Presentasi
singkat hasil pengamatan.
- Proses:
- Kelompok
cepat diberi tantangan: ubah sudut kemiringan → apakah kecepatannya
berubah?
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi:
Siswa menuliskan satu kalimat: “Hal yang paling saya pelajari hari ini adalah…” - Rangkuman:
Guru menekankan hubungan antara kemiringan dan kecepatan benda. - Tindak
Lanjut:
Siswa mengamati gerak sepeda/motor di jalan menurun sebagai penguatan konsep. - Penutup:
Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik: pertanyaan awal tentang apa yang menyebabkan benda bergerak.
- Asesmen
Formatif: observasi proses eksperimen & diskusi kelompok.
- Asesmen
Sumatif: grafik jarak–waktu + penjelasan singkat.
- Produk
(Proyek): grafik sederhana + catatan visual.
- Praktik
(Kinerja): kemampuan mengukur dan mencatat data.
- Tes
Tertulis: 5 soal uraian singkat tentang gerak benda di bidang miring.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar