MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Pengaruh Manusia terhadap Ekosistem
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran: IPA
- Kelas
/ Fase / Semester: VII / D / Genap
- Alokasi
Waktu: 2 JP
- Tahun
Pelajaran: 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal:
- Peserta
didik telah mempelajari komponen ekosistem (biotik-abiotik) dan
interaksinya.
- Siswa
memahami rantai makanan dasar serta bentuk hubungan makhluk hidup.
- Minat:
- Siswa
umumnya tertarik pada isu lingkungan (pencemaran sungai, sampah plastik,
kebakaran hutan).
- Banyak
siswa aktif mengikuti kegiatan kebersihan sekolah.
- Latar
Belakang:
- Lingkungan
tempat tinggal siswa cukup beragam (desa, pinggiran kota).
- Beberapa
siswa tinggal di dekat sungai sehingga akrab dengan isu pencemaran dan
sampah.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
- a.
Konseptual:
- Ekosistem
dan komponen penyusunnya
- Bentuk
aktivitas manusia yang memengaruhi ekosistem
- Deforestasi,
pencemaran, dan dampaknya bagi lingkungan
- b.
Prosedural:
- Langkah-langkah
menganalisis studi kasus lingkungan
- Menyusun
pesan kampanye dalam bentuk poster ajakan
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
- Siswa
sering menyaksikan isu lingkungan seperti sampah, pencemaran air,
kebakaran hutan, sehingga pembelajaran sangat dekat dengan kehidupan
sehari-hari.
- Tingkat
Kesulitan:
- Sedang.
Siswa perlu memahami hubungan sebab-akibat antar komponen ekosistem.
- Struktur
Materi:
- Pengertian
pengaruh manusia terhadap ekosistem
- Studi
kasus deforestasi
- Studi
kasus pencemaran
- Dampak
terhadap makhluk hidup dan lingkungan
- Solusi
dan aksi nyata (poster ajakan)
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis
- Kewargaan
Global dan Lokal
- Kreativitas
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menjelaskan hubungan antar komponen
ekosistem, menganalisis pengaruh aktivitas manusia terhadap ekosistem, serta
mengomunikasikan hasil analisis dalam bentuk produk kreatif.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Geografi:
penggunaan lahan, kerusakan hutan
- Bahasa
Indonesia: penyusunan pesan persuasif dalam poster
- PPKn:
kewargaan dan tanggung jawab lingkungan
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
- Mengidentifikasi
bentuk pengaruh manusia terhadap ekosistem.
- Menganalisis
studi kasus deforestasi dan pencemaran.
- Menjelaskan
dampak terhadap komponen biotik dan abiotik.
- Membuat
poster ajakan yang memuat pesan peduli lingkungan.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Menjaga Ekosistem dengan Aksi Kecil: Apa Dampak Perbuatan
Kita?”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran: Problem Based Learning
- Pendekatan:
Diskusi dan Studi Kasus
- Mindful
Learning: memulai dengan kesadaran lingkungan sekitar (kondisi sungai,
sampah, pohon).
- Meaningful
Learning: mengaitkan masalah nyata dengan konsep IPA.
- Joyful
Learning: pembuatan poster kreatif secara kolaboratif.
- Metode
Pembelajaran:
Diskusi, analisis kasus, presentasi, kolaborasi kelompok.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah: kebun sekolah, sungai/selokan sekitar, area hijau.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat: kondisi lingkungan desa, sungai lokal, area hutan
kota (jika ada).
- Mitra
Digital: infografis KLHK, video edukasi lingkungan, Google Images untuk
referensi poster.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: kelas, area sekitar sekolah untuk observasi singkat.
- Ruang
Virtual: Google Classroom, YouTube edukasi lingkungan.
- Budaya
Belajar: kolaboratif, aktif bertanya, peduli lingkungan.
PEMANFAATAN DIGITAL:
- Pencarian
gambar pendukung poster
- Mengakses
video tentang deforestasi dan pencemaran
- Penyusunan
poster digital (Canva atau PowerPoint)
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam dan
doa.
● Mindful Activity: Mengajak siswa mengamati lingkungan sekitar kelas selama 1
menit: adakah yang menunjukkan kerusakan atau ketidakteraturan lingkungan?
● Apersepsi: Menampilkan gambar deforestasi dan sungai tercemar.
● Motivasi: Guru mengajak siswa merenungkan dampak jangka panjang bagi
kehidupan mereka.
● Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa siswa akan menganalisis kasus
nyata dan membuat poster ajakan.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
- Siswa
membaca dua studi kasus: deforestasi dan pencemaran sungai.
- Menandai
bagian penyebab, akibat, dan solusi.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
- Siswa
membuat mind map: “Dampak Deforestasi dan Pencemaran”.
- Menggunakan
warna dan simbol.
● Diskusi:
- Kelompok
menganalisis:
- Apa
penyebab masalah?
- Apa
dampaknya terhadap ekosistem?
- Solusi
apa yang paling mungkin dilakukan warga?
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
- Produk:
- Siswa
membuat poster ajakan peduli lingkungan (manual/digital).
- Siswa
yang lebih kreatif dapat menambahkan slogan, data singkat, atau
ilustrasi.
- Proses:
- Kelompok
dengan kemampuan tinggi melakukan analisis lebih kompleks (rantai
sebab-akibat).
- Kelompok
lain dapat fokus pada menemukan penyebab dan dampak utama.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Siswa menjawab pertanyaan: “Apa tindakan kecil
yang bisa saya lakukan hari ini?”
● Rangkuman: Guru menegaskan kembali penyebab–dampak–solusi.
● Tindak Lanjut: Poster siswa dipajang di kelas atau dikirim ke Google
Classroom.
● Penutup: Guru mengapresiasi usaha siswa dan menutup pembelajaran.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik:
Pertanyaan awal tentang apa saja aktivitas manusia yang
berdampak pada lingkungan.
• Asesmen Formatif:
Lembar analisis studi kasus dan mind map.
• Asesmen Sumatif:
Poster ajakan beserta penjelasan singkat.
• Produk (Proyek):
Poster kampanye “Peduli Ekosistem”.
• Praktik (Kinerja):
Kemampuan menganalisis kasus dan menyampaikan solusi.
• Tes Tertulis:
5–10 soal singkat tentang dampak deforestasi dan pencemaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar