MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Bumi dan Satelitnya (Fase Bulan & Gerhana)
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VII / D / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Mengenal
bentuk Bulan secara umum dari pengamatan harian.
- Mengetahui
peristiwa gerhana dari pemberitaan televisi/ media sosial.
- Minat
- Tertarik
pada fenomena astronomi seperti bulan sabit, gerhana, dan langit malam.
- Menyukai
aktivitas menggambar dan membuat model visual.
- Latar
Belakang
- Berasal
dari lingkungan pedesaan/perkotaan dengan paparan astronomi berbeda-beda.
- Beberapa
pernah mengikuti kegiatan rukyatul hilal saat menjelang Ramadan/Idul
Fitri.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pergerakan
Bumi–Bulan–Matahari.
- Fase-fase
Bulan.
- Jenis
dan penyebab gerhana.
b. Prosedural:
- Cara
menganalisis gambar/skema fase Bulan.
- Langkah
membuat diagram fase Bulan berdasarkan hasil diskusi.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata
- Memahami
penentuan awal bulan Hijriah (rukyatul hilal).
- Mengetahui
alasan terjadinya gerhana dalam kehidupan nyata.
- Menguatkan
rasa syukur terhadap keteraturan ciptaan Tuhan.
- Tingkat
Kesulitan
- Sedang:
membutuhkan pemahaman hubungan posisi tiga benda langit.
- Struktur
Materi
- Pergerakan
Bulan
- Fase
Bulan
- Gerhana
Bulan dan Matahari
- Diagram
dan Representasi Visual
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis
- Kreativitas
- Keimanan
dan Ketakwaan
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menjelaskan fase Bulan dan peristiwa
gerhana melalui analisis posisi Bumi–Bulan–Matahari serta membuat diagram fase
Bulan yang akurat.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Agama:
fenomena hilal, syukur terhadap keteraturan alam.
- Seni
Visual: menggambar skema fase bulan.
- IPS:
keterkaitan peristiwa astronomi dengan kehidupan masyarakat.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa
dapat mendeskripsikan fase Bulan secara runtut.
- Siswa
dapat menjelaskan penyebab gerhana Bulan dan Matahari.
- Siswa
dapat membuat diagram fase Bulan secara kreatif dan informatif.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Memahami Tanda-tanda Alam: Fase Bulan dan Gerhana dalam
Kehidupan Sehari-hari”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Deep Learning berbasis diskusi dan
representasi visual
● Pendekatan: Diskusi
○ Mindful Learning: Menyadari bahwa perubahan fase Bulan merupakan tanda
keteraturan ciptaan Tuhan.
○ Meaningful Learning: Mengaitkan fase Bulan dengan penentuan kalender Hijriah
dan fenomena gerhana.
○ Joyful Learning: Menggambar fase Bulan dalam bentuk diagram kreatif.
● Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, analisis gambar, presentasi, visual
mapping.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Ruang kelas, LCD.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Pengamatan hilal di masyarakat, fenomena
gerhana.
● Mitra Digital: Video edukasi BMKG, NASA Moon Phases Simulation.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: Kelas dengan LCD.
● Ruang Virtual: Google Classroom.
● Budaya Belajar: Kolaboratif, komunikatif, menghargai ciptaan Tuhan.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Video
fase Bulan
- Simulasi
gerhana
- Gambar
interaktif tiga benda langit
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa
Guru mengajak siswa berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing.
● Mindful Activity
Ajak siswa merenung: “Seberapa besar peran Bulan bagi kehidupan manusia?”
● Apersepsi
Menunjukkan gambar 8 fase Bulan dan bertanya:
“Pernahkah kalian melihat bentuk Bulan berbeda-beda setiap malam?”
● Motivasi
Guru menunjukkan satu cuplikan video gerhana 20 detik.
● Penyampaian Tujuan
Siswa akan memahami fase Bulan, gerhana, dan membuat diagram fase Bulan.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)
- Guru
menunjukkan video simulasi fase Bulan.
- Siswa
mengamati perubahan bentuk Bulan dan mencatat fenomena yang terlihat.
- Guru
menjelaskan hubungan posisi Bumi–Bulan–Matahari.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)
- Siswa
membuat sketchnote sederhana tentang fase Bulan.
● Diskusi
- Kelompok
kecil mendiskusikan pertanyaan:
“Mengapa gerhana tidak terjadi setiap bulan padahal Bulan mengelilingi Bumi?” - Perwakilan
kelompok menyampaikan hasil diskusinya.
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi
Produk
- Siswa
membuat diagram fase Bulan (bisa manual atau digital di Canva).
- Kreativitas
menjadi aspek penilaian.
Proses
- Kelompok
cepat memahami: menambahkan penjelasan orbit dan kemiringan bidang Bulan.
- Kelompok
membutuhkan bantuan: fokus pada bentuk 8 fase Bulan.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi
Siswa menuliskan:
“Satu hal tentang Bulan yang membuat saya kagum hari ini adalah …”
● Rangkuman
Guru dan siswa menyimpulkan fase Bulan dan penyebab gerhana.
● Tindak Lanjut
Siswa diminta mengamati Bulan selama satu minggu dan mencatat bentuknya.
● Penutup
Guru menutup dengan doa dan apresiasi.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik
- Pertanyaan
awal tentang bentuk Bulan dan gerhana.
• Asesmen Formatif - Catatan
visual dan partisipasi diskusi.
• Asesmen Sumatif - Penilaian
diagram fase Bulan.
• Produk (Proyek) - Diagram
fase Bulan kreatif dan informatif.
• Praktik (Kinerja) - Penjelasan
lisan tentang fase Bulan atau gerhana.
• Tes Tertulis - 5–10
soal tentang fase Bulan dan gerhana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar