Materi: Mengapa Makhluk Hidup Dikelompokkan?
Pendekatan: Diskusi dan Klasifikasi
Kegiatan: Mengelompokkan hewan/tumbuhan
Produk: Tabel klasifikasi
Dimensi Profil Pelajar Pancasila: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kewargaan
MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : IPA
Materi: Mengapa Makhluk Hidup Dikelompokkan?
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Fase / Semester : VII / D / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal:
- Peserta
didik telah mengenal berbagai jenis hewan dan tumbuhan di lingkungan
sekitar namun belum memahami dasar pengelompokkan makhluk hidup.
- Minat:
- Suka
mengamati hewan/tumbuhan, aktivitas eksplorasi alam, dan diskusi
kelompok.
- Latar
Belakang:
- Peserta
didik berasal dari lingkungan pedesaan/perkotaan yang memiliki keragaman
hayati, sehingga mudah menemukan contoh makhluk hidup.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
- Konseptual:
• Makna klasifikasi makhluk hidup
• Tujuan klasifikasi
• Dasar-dasar klasifikasi sederhana (persamaan-perbedaan ciri) - Prosedural:
• Cara mengamati ciri makhluk hidup
• Langkah membuat tabel klasifikasi sederhana
• Proses diskusi ilmiah - Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
- Peserta
didik sering menjumpai berbagai makhluk hidup; klasifikasi membantu
memahami keanekaragaman, menjaga lingkungan, dan mengenali potensi hayati
lokal.
- Tingkat
Kesulitan:
- Rendah–Sedang
(konsep sederhana, namun perlu kemampuan membandingkan ciri makhluk
hidup)
- Struktur
Materi:
- Keanekaragaman
makhluk hidup → Alasan perlu klasifikasi → Dasar klasifikasi → Latihan
klasifikasi sederhana.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Penalaran
Kritis
- Kreativitas
- Kewargaan
(Gotong Royong, Peduli Lingkungan)
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu mengenali keanekaragaman makhluk hidup
dan menjelaskan alasan mengapa makhluk hidup perlu dikelompokkan berdasarkan
persamaan dan perbedaan ciri.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika:
penyusunan tabel.
- Bahasa
Indonesia: komunikasi ilmiah saat diskusi dan presentasi.
- IPS:
pemahaman keragaman hayati dalam konteks lingkungan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Peserta
didik dapat menjelaskan alasan makhluk hidup perlu dikelompokkan.
- Peserta
didik dapat mengamati dan membandingkan ciri hewan/tumbuhan.
- Peserta
didik dapat membuat tabel klasifikasi sederhana dari hasil pengamatan.
- Peserta
didik dapat mempresentasikan hasil klasifikasi dengan percaya diri.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Klasifikasi Makhluk Hidup di Lingkungan Sekitar Sekolah”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
Model Pembelajaran
- Problem
Based Learning (PBL) dengan fokus eksplorasi dan klasifikasi.
Pendekatan
- Mindful
Learning: sadar akan proses pengamatan, fokus pada detail ciri makhluk
hidup.
- Meaningful
Learning: mengaitkan contoh makhluk hidup sekitar dengan konsep
klasifikasi.
- Joyful
Learning: eksplorasi lingkungan sekolah, aktivitas membuat catatan visual.
Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, observasi langsung, tanya jawab,
presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
Lingkungan Sekolah
- Taman
sekolah, halaman, area hijau.
Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat
- Kebun
warga, pekarangan rumah (sebagai referensi contoh tambahan).
Mitra Digital
- Aplikasi
identifikasi tumbuhan/hewan seperti Google Lens, PlantNet.
LINGKUNGAN BELAJAR
Ruang Fisik
- Kelas,
halaman sekolah, taman.
Ruang Virtual
- Google
Classroom / LMS sekolah untuk unggah tugas.
Budaya Belajar
- Kolaboratif,
menghargai pendapat, berani bertanya.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Mengambil
foto makhluk hidup menggunakan ponsel.
- Menggunakan
aplikasi untuk membantu identifikasi ciri.
- Menyusun
tabel klasifikasi digital di Google Docs/Slides.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru mengajak peserta didik membuka
pelajaran dengan salam dan doa bersama.
● Mindful Activity: Guru mengajak siswa menarik napas-fokus 1 menit agar siap
belajar.
● Apersepsi: Guru menunjukkan gambar beberapa hewan/tumbuhan berbeda dan
bertanya:
“Mengapa makhluk hidup ini terlihat berbeda? Bagaimana kita membedakannya?”
● Motivasi: Guru menjelaskan bahwa ilmuwan mengelompokkan makhluk hidup agar
mudah dipelajari.
● Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
- Siswa
keluar kelas mengamati 4–5 makhluk hidup di halaman sekolah.
- Mencatat
persamaan dan perbedaan ciri.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
- Siswa
membuat sketsa sederhana atau foto lalu menambahkan catatan ciri unik.
● Diskusi:
- Kelompok
berdiskusi menentukan dasar klasifikasi (bentuk daun, jenis kaki, cara
bergerak, tekstur batang, dsb.).
- Kelompok
mulai menyusun tabel klasifikasi sederhana.
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi
Produk:
- Siswa
memilih format produk:
- Tabel
klasifikasi digital,
- Poster
klasifikasi,
- Presentasi
lisan singkat.
Proses:
- Siswa
dengan pemahaman lebih cepat menjadi leader diskusi.
- Siswa
membutuhkan bantuan dapat menggunakan kartu “panduan ciri makhluk hidup”.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi:
- Siswa
menuliskan “2 hal yang dipelajari – 1 hal yang masih ingin ditanyakan”.
● Rangkuman:
- Guru
menegaskan kembali: tujuan klasifikasi dan contoh dasar klasifikasi.
● Tindak Lanjut:
- Tugas
rumah: membawa foto 3 makhluk hidup dari rumah untuk diklasifikasikan
pertemuan berikutnya.
● Penutup:
- Salam
penutup.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
• Asesmen Diagnostik:
- Tanya
jawab singkat tentang contoh makhluk hidup yang mereka kenal.
• Asesmen Formatif:
- Lembar
pengamatan ciri makhluk hidup.
- Hasil
diskusi sementara.
• Asesmen Sumatif:
- Tabel
klasifikasi kelompok.
- Presentasi
singkat.
• Produk (Proyek):
- Poster/tabel
klasifikasi makhluk hidup hasil observasi lapangan.
• Praktik (Kinerja):
- Kemampuan
mengamati dan mengidentifikasi ciri makhluk hidup.
• Tes Tertulis:
- 5–10
soal pemahaman dasar klasifikasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar