MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : INFORMATIKA
Materi: Informasi Pribadi dan Hukum Privasi Digital**
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : Informatika
Kelas / Fase / Semester : VII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 2 JP (2 × 40 menit)
Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Siswa
sudah mengenal berbagai aplikasi digital: WhatsApp, Instagram, TikTok,
game online.
- Siswa
sering mengisi data pribadi untuk akun digital (email, game, media
sosial).
- Minat
- Siswa
sangat tertarik dengan penggunaan internet dan aplikasi digital.
- Latar
Belakang
- Banyak
siswa belum memahami apa yang dimaksud informasi pribadi, data
sensitif, dan risiko pencurian data.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Informasi
pribadi, data sensitif, keamanan digital, hukum privasi, usia minimal
penggunaan layanan digital.
b. Prosedural: - Mengidentifikasi
informasi pribadi dalam contoh kasus.
- Mencatat
langkah-langkah menjaga privasi digital.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata
- Siswa
setiap hari menggunakan aplikasi yang meminta data pribadi.
- Penting
bagi mereka memahami risiko kebocoran data dan aturan privasi dasar.
- Tingkat
Kesulitan
- Sedang:
membutuhkan pemahaman konsep hukum digital secara sederhana.
- Struktur
Materi
- Informasi
pribadi
- Informasi
sensitif
- Hukum
privasi dan aturan platform
- Contoh
kasus pelanggaran privasi
- Cara
menjaga privasi digital
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Bernalar
Kritis
- Tanggung
Jawab
- Mandiri
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami jenis-jenis informasi pribadi,
risiko pelanggaran privasi digital, serta mampu menyusun catatan aturan privasi
berdasarkan video edukasi.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Pendidikan
Pancasila (etika dan tanggung jawab digital)
- Bahasa
Indonesia (menulis catatan aturan)
- PKn
(hak dan kewajiban, hukum perlindungan anak)
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa
mampu menjelaskan apa yang dimaksud informasi pribadi dan hukum privasi
digital.
- Siswa
mampu menganalisis isi video edukasi mengenai privasi digital.
- Siswa
dapat menyusun Catatan Aturan Privasi secara mandiri dan
bertanggung jawab.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Melindungi Data Pribadi di Era Digital bagi Remaja”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran: Problem Based Learning + Diskusi
- Pendekatan:
- Mindful
Learning: Menyadari jejak digital dan risiko kebocoran data.
- Meaningful
Learning: Mengaitkan konten dengan pengalaman siswa (akun game,
medsos).
- Joyful
Learning: Menonton video edukasi dan mencatat poin penting dengan
gaya visual kreatif.
- Metode
Pembelajaran: Diskusi kelompok, studi video, tanya jawab, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah: Laboratorium komputer/kelas.
- Lingkungan
Luar Sekolah: Literasi digital keluarga, budaya privasi di rumah.
- Mitra
Digital: Google Classroom, YouTube Edu, portal Literasi Digital
Kominfo.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: Kelas/lab komputer dengan LCD.
- Ruang
Virtual: Google Classroom, Padlet, YouTube.
- Budaya
Belajar: Kolaboratif, kritis, disiplin digital.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Menonton
video edukasi tentang privasi.
- Mengakses
contoh kasus di internet.
- Menulis
catatan digital di Google Docs/Paper.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa: Pembukaan dan pengecekan kehadiran.
- Mindful
Activity: “Aplikasi apa saja yang meminta data pribadimu saat
mendaftar?”
- Apersepsi:
Guru menunjukkan contoh formulir pendaftaran akun (email/IG).
- Motivasi:
Menjelaskan ancaman nyata: penipuan online, akun diretas, pencurian
identitas.
- Penyampaian
Tujuan: Hari ini siswa menonton video dan membuat catatan aturan
privasi digital.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)
Guru menjelaskan:
- Apa
itu informasi pribadi
- Data
sensitif (alamat, NIK, lokasi, foto KTP)
- Hukum
dan aturan privasi (contoh: usia minimal 13 tahun di banyak platform)
- Mengapa
melindungi data penting bagi remaja
Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)
Saat menonton video, siswa membuat catatan berbentuk:
- poin-poin
penting
- emoji
- diagram
sederhana
- peta
konsep
Diskusi
Siswa:
- Menganalisis
contoh kasus pelanggaran privasi yang disampaikan guru (misal: akun bocor
karena sembarang klik link).
- Menjawab
pertanyaan:
- Apa
kesalahan dalam kasus tersebut?
- Bagaimana
mencegahnya?
Mengaplikasi
Pembelajaran Berdiferensiasi
Produk:
- Siswa
membuat “Catatan Aturan Privasi Digital” berisi minimal 5 aturan
yang harus dipatuhi remaja.
- Format
bebas: tulisan, mind map, atau poster mini.
Proses:
- Siswa
memilih fokus:
- privasi
media sosial
- privasi
game online
- privasi
aplikasi belajar
- privasi
perangkat (password, PIN)
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi:
Siswa menjawab: “Aturan apa yang paling penting menurutmu? Mengapa?”
- Rangkuman:
Guru menegaskan kembali pengertian informasi pribadi & hukum privasi.
- Tindak
Lanjut: Guru memberi link artikel Kominfo: “Lindungi Data Pribadimu!”
- Penutup:
Salam dan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Diagnostik
- Instrumen:
Pertanyaan lisan tentang pengalaman mengisi data pribadi.
- Tujuan:
Mengetahui pemahaman awal siswa tentang informasi pribadi.
2. Asesmen Formatif
- Catatan
visual saat menonton video.
- Partisipasi
diskusi kasus.
- Jawaban
refleksi singkat.
3. Asesmen Sumatif
- Catatan
Aturan Privasi siswa berisi:
- Minimal
5 aturan
- Bahasa
jelas
- Berdasarkan
isi video
- Kreativitas
penyajian
4. Produk (Proyek)
Rubrik:
|
Aspek |
Skor 1–4 |
|
Ketepatan isi |
… |
|
Kesesuaian dengan video |
… |
|
Kerapian & Kreativitas |
… |
|
Relevansi dengan kehidupan siswa |
… |
5. Praktik (Kinerja)
- Observasi
perilaku siswa dalam diskusi (kritis, menghargai pendapat, bertanggung
jawab).
6. Tes Tertulis
- 5
PG + 2 uraian singkat tentang privasi digital.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar