MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : INFORMATIKA
Materi: Kasus Analisis Data Unplugged
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : Informatika
- Kelas
/ Fase / Semester : VII / D / Ganjil
- Alokasi
Waktu : 2 JP
- Tahun
Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Siswa
pernah mengenal data sederhana (nama, tinggi badan, hobi).
- Siswa
mengenal bentuk tabel melalui pelajaran Matematika/IPA.
- Minat
- Siswa
menyukai aktivitas bergerak, bekerja kelompok, dan permainan data
berbentuk survei kelas.
- Latar
Belakang
- Sebagian
siswa terbiasa mengisi formulir atau survei sederhana, tetapi belum
memahami cara menganalisisnya.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan
a. Konseptual - Konsep
data, pengelompokan data, dan penyajian data dalam tabel.
- Konsep
analisis sederhana tanpa perangkat digital (unplugged).
b. Prosedural - Cara
melakukan survei kecil.
- Cara
menghitung frekuensi hobi dan tinggi badan.
- Cara
menyusun tabel analisis secara manual.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata
- Digunakan
dalam survei kelas, perencanaan kegiatan, pendataan ekstrakurikuler,
hingga pengambilan keputusan sehari-hari.
- Tingkat
Kesulitan
- Dasar–menengah
(mengumpulkan data – menghitung – menyajikan).
- Struktur
Materi
- Pengumpulan
data → Pengelompokan → Perhitungan → Pembuatan tabel → Analisis
sederhana.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Bernalar
Kritis – menganalisis data nyata dengan logis.
- Gotong
Royong – bekerja dalam kelompok untuk mengumpulkan dan mengolah data.
- Mandiri
– melakukan perhitungan data secara mandiri.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Siswa mampu menganalisis data sederhana melalui praktik
pengumpulan data manual dan menyajikannya dalam bentuk tabel analisis.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika:
pengelompokan, frekuensi, tabel.
- PJOK:
data tinggi badan.
- IPAS:
pengukuran dan klasifikasi objek.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Siswa mampu:
- Melakukan
pengumpulan data secara langsung melalui survei kelas.
- Menghitung
frekuensi data (hobi, tinggi badan).
- Menyajikan
hasil perhitungan ke dalam tabel analisis sederhana.
- Menyimpulkan
pola atau temuan dari data.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Analisis Data Kehidupan Kelas Tanpa Komputer (Unplugged
Data Analysis)”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
- Pendekatan
- Mindful
Learning : fokus pada mengamati data di sekitar secara sadar.
- Meaningful
Learning : data berasal dari kehidupan nyata siswa.
- Joyful
Learning : kegiatan bergerak, survei, dan permainan data kelompok.
- Metode
Pembelajaran : simulasi, praktik, kolaborasi, tanya jawab.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah : data siswa dalam kelas, lingkungan sekitar.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat : model survei masyarakat.
- Mitra
Digital : tidak menggunakan perangkat (unplugged), namun dapat
memanfaatkan Google Classroom untuk pengumpulan laporan.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik : kelas, lorong untuk bergerak dan melakukan survei.
- Ruang
Virtual : tidak wajib (opsional untuk pengumpulan tugas).
- Budaya
Belajar : kolaboratif, saling membantu, menghargai data kelompok.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Tidak
digunakan dalam inti pembelajaran. Platform digital hanya opsional untuk
pengumpulan tugas.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa
- Mindful
Activity
- “Tarik
napas perlahan, amati teman-teman di kelas. Bayangkan data apa yang bisa
kita kumpulkan dari mereka.”
- Apersepsi
- Guru
menunjukkan contoh tabel data dari buku teks/majalah.
- Motivasi
- Guru
menjelaskan bahwa analisis data sangat penting untuk memahami kondisi di
kelas dan mengambil keputusan.
- Penyampaian
Tujuan
- Siswa
akan melakukan survei dan membuat tabel analisis sendiri.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)
- Guru
menjelaskan cara mengumpulkan data, menghitung frekuensi, dan contoh tabel
analisis.
- Siswa
melihat contoh kasus: “Berapa siswa dalam kelas yang memiliki hobi
membaca, bermain bola, atau bermain game?”
Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)
- Siswa
membuat sketsa tabel awal di buku: kolom “Hobi”, “Jumlah”, “Tinggi Badan
(kategori)”, dll.
Diskusi
- Kelompok
berdiskusi menentukan data yang akan dikumpulkan:
- Hobi
siswa
- Kategori
tinggi badan (pendek–sedang–tinggi)
- Menentukan
peran tiap anggota saat survei (gotong royong).
Mengaplikasi
Pembelajaran Berdiferensiasi
Produk
- Pemula:
Mengisi tabel tunggal (misalnya hanya hobi).
- Menengah:
Mengisi dua tabel (hobi + tinggi badan).
- Mahir:
Menganalisis pola dari data (“Hobi apa yang paling dominan? Apa kategori
tinggi badan terbanyak?”).
Proses
- Pemula
dibimbing dengan langkah-langkah panduan.
- Menengah
diberi ruang mengolah data secara mandiri.
- Mahir
diberi pertanyaan analitis tambahan.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi
“Apa bagian tersulit dari menganalisis data? Apa yang kalian pelajari dari teman-teman?” - Rangkuman
Guru menyimpulkan konsep: data → menghitung → tabel → interpretasi. - Tindak
Lanjut
Tugas: membuat tabel data kecil dari lingkungan rumah (misalnya kegiatan anggota keluarga). - Penutup
Salam dan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Diagnostik
- Tanya
jawab: “Apa contoh data yang bisa kalian kumpulkan dari kelas ini?”
- Observasi
kesiapan kelompok.
2. Asesmen Formatif
- Lembar
observasi:
✔ Mengumpulkan data dengan benar
✔ Menghitung frekuensi
✔ Menyusun tabel
✔ Bekerja sama dalam kelompok
3. Asesmen Sumatif
- Penilaian
tabel akhir:
- Ketepatan
data (30%)
- Kerapian
tabel (20%)
- Analisis
sederhana (30%)
- Kerja
sama kelompok (20%)
4. Produk (Proyek)
- Tabel
analisis data hasil survei kelas.
5. Praktik (Kinerja)
- Unjuk
kerja ketika melakukan survei dan perhitungan data.
6. Tes Tertulis
Contoh 3 soal:
- Apa
yang dimaksud dengan frekuensi dalam data?
- Sebutkan
2 contoh data yang dapat dikumpulkan tanpa komputer.
- Mengapa
tabel penting dalam menyajikan data?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar