MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : INFORMATIKA
Materi: Media Sosial dan Etika Bermedia Digital**
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : Informatika
Kelas / Fase / Semester : VII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 2 JP (2 × 40 menit)
Tahun Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Peserta
didik telah mengenal berbagai aplikasi media sosial (WhatsApp, TikTok,
Instagram).
- Sudah
memahami konsep dasar komunikasi digital.
- Minat
- Tinggi
terhadap penggunaan media sosial, terutama untuk hiburan, komunikasi, dan
mencari informasi.
- Latar
Belakang
- Peserta
didik berasal dari lingkungan digital yang aktif.
- Banyak
yang sudah menggunakan media sosial sejak SD.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pengertian
media sosial, etika digital, jejak digital, dampak positif-negatif media
sosial.
b. Prosedural: - Melakukan
analisis kasus, mengidentifikasi masalah, membuat poster etika bermedsos.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Peserta
didik menggunakan media sosial setiap hari sehingga penting memahami
keamanan, etika, dan dampaknya.
- Tingkat
Kesulitan
- Sedang;
membutuhkan kemampuan berpikir kritis dan analisis kasus.
- Struktur
Materi
- Konsep
media sosial
- Dampak
positif
- Dampak
negatif
- Etika
bermedsos
- Studi
kasus & analisis
- Pembuatan
poster digital
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Bernalar
Kritis
- Tanggung
Jawab
- Kreatif
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami berbagai dampak penggunaan
media sosial dan menerapkan etika digital melalui pembuatan poster edukatif.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Pendidikan
Pancasila (etika, tanggung jawab)
- Bahasa
Indonesia (komunikasi efektif melalui poster)
- Seni
Budaya (desain visual)
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Peserta
didik dapat mengidentifikasi dampak positif dan negatif media sosial.
- Peserta
didik mampu melakukan analisis sederhana terhadap studi kasus
penyalahgunaan media sosial.
- Peserta
didik mampu merancang poster tentang etika bermedia sosial secara kreatif
dan bertanggung jawab.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
"Etika Bermedia Sosial untuk Remaja Indonesia"
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran: Problem Based Learning + Diskusi Kritis
- Pendekatan:
- Mindful
Learning: Sadar penggunaan media sosial dan dampaknya.
- Meaningful
Learning: Mengaitkan pengalaman pribadi.
- Joyful
Learning: Mendesain poster menarik dan kreatif.
- Metode
Pembelajaran: Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, visual
design.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah: Laboratorium Komputer / Kelas.
- Lingkungan
Luar Sekolah: Literasi digital masyarakat dan keluarga.
- Mitra
Digital: Google Workspace, Canva, Pinterest sebagai referensi desain
poster.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: Ruang kelas/lab komputer.
- Ruang
Virtual: Google Classroom, Google Docs, Canva.
- Budaya
Belajar: Kolaboratif, kritis, menghargai pendapat, disiplin digital.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Presentasi
materi menggunakan slide digital.
- Analisis
contoh kasus hoaks/komentar negatif di internet.
- Mendesain
poster menggunakan Canva / Google Drawings.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa: Mengawali pembelajaran dengan doa dan absensi.
- Mindful
Activity: “Periksa ponselmu dalam 24 jam terakhir – apa aktivitas
media sosial yang paling sering kamu lakukan?”
- Apersepsi:
Guru menampilkan dua kasus singkat:
- Dampak
positif (kampanye donasi online).
- Dampak
negatif (cyberbullying).
- Motivasi:
Menjelaskan pentingnya bijak bermedia sosial.
- Penyampaian
Tujuan: Siswa memahami dampak media sosial dan membuat poster etika
bermedsos.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning):
Guru memandu siswa mengidentifikasi: - Apa
itu media sosial?
- Dampak
positif dan negatif
- Apa
itu jejak digital?
- Etika
berkomunikasi di internet
- Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning):
Siswa membuat mind mapping tampilan sederhana di buku atau aplikasi Notes. - Diskusi:
Siswa dibagi 4 kelompok menganalisis studi kasus: - Cyberbullying
- Konten
provokatif
- Hoaks
- Oversharing
Output: kesimpulan kasus + alternatif solusi.
Mengaplikasi
- Pembelajaran
Berdiferensiasi
Produk: - Siswa
membuat Poster Etika Bermedsos (Canva/kertas).
Proses:
- Siswa
memilih sendiri studi kasus mana yang akan dijadikan tema poster.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi:
“Apa perubahan yang akan kamu lakukan dalam penggunaan media sosial mulai
hari ini?”
- Rangkuman:
Guru menegaskan kembali konsep etika digital.
- Tindak
Lanjut: Guru memberikan tautan untuk membaca modul literasi digital
Indonesia.
- Penutup:
Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
Asesmen Diagnostik
- Instrumen:
Pertanyaan pemantik tentang pengalaman siswa di media sosial.
- Tujuan:
Mengetahui pengetahuan awal dan persepsi siswa.
Asesmen Formatif
- Observasi
diskusi kelompok.
- Catatan
visual/mind map siswa.
- Analisis
kasus yang siswa tulis.
Asesmen Sumatif
- Produk
Poster Etika Bermedsos dinilai dari:
- Kesesuaian
isi dengan etika digital
- Kreativitas
desain
- Kejelasan
pesan
- Ketepatan
solusi
Asesmen Produk (Proyek)
- Rubrik
Poster (Skala 1–4):
- Isi:
relevansi, ketepatan materi
- Desain:
layout, warna, kerapian
- Pesan:
kekuatan pesan dan ajakan
- Sumber:
mencantumkan rujukan (jika ada)
Asesmen Praktik (Kinerja)
- Proses
kolaborasi dan diskusi dianalisis melalui lembar observasi.
Tes Tertulis
- Bentuk:
5 pilihan ganda + 2 uraian singkat tentang etika bermedia sosial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar