Senin, 01 Desember 2025

Modul Ajar Deep Learning Informtika Kelas 7: Media Sosial dan Etika Bermedia Digital

 MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : INFORMATIKA
Materi: Media Sosial dan Etika Bermedia Digital**


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran : Informatika
Kelas / Fase / Semester : VII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 2 JP (2 × 40 menit)
Tahun Pelajaran : 2025/2026


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal
    • Peserta didik telah mengenal berbagai aplikasi media sosial (WhatsApp, TikTok, Instagram).
    • Sudah memahami konsep dasar komunikasi digital.
  2. Minat
    • Tinggi terhadap penggunaan media sosial, terutama untuk hiburan, komunikasi, dan mencari informasi.
  3. Latar Belakang
    • Peserta didik berasal dari lingkungan digital yang aktif.
    • Banyak yang sudah menggunakan media sosial sejak SD.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    a. Konseptual:
    • Pengertian media sosial, etika digital, jejak digital, dampak positif-negatif media sosial.
      b. Prosedural:
    • Melakukan analisis kasus, mengidentifikasi masalah, membuat poster etika bermedsos.
  2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
    • Peserta didik menggunakan media sosial setiap hari sehingga penting memahami keamanan, etika, dan dampaknya.
  3. Tingkat Kesulitan
    • Sedang; membutuhkan kemampuan berpikir kritis dan analisis kasus.
  4. Struktur Materi
    • Konsep media sosial
    • Dampak positif
    • Dampak negatif
    • Etika bermedsos
    • Studi kasus & analisis
    • Pembuatan poster digital

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Bernalar Kritis
  2. Tanggung Jawab
  3. Kreatif

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu memahami berbagai dampak penggunaan media sosial dan menerapkan etika digital melalui pembuatan poster edukatif.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Pendidikan Pancasila (etika, tanggung jawab)
  • Bahasa Indonesia (komunikasi efektif melalui poster)
  • Seni Budaya (desain visual)

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik dapat mengidentifikasi dampak positif dan negatif media sosial.
  2. Peserta didik mampu melakukan analisis sederhana terhadap studi kasus penyalahgunaan media sosial.
  3. Peserta didik mampu merancang poster tentang etika bermedia sosial secara kreatif dan bertanggung jawab.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

"Etika Bermedia Sosial untuk Remaja Indonesia"


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran: Problem Based Learning + Diskusi Kritis
  • Pendekatan:
    • Mindful Learning: Sadar penggunaan media sosial dan dampaknya.
    • Meaningful Learning: Mengaitkan pengalaman pribadi.
    • Joyful Learning: Mendesain poster menarik dan kreatif.
  • Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, visual design.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah: Laboratorium Komputer / Kelas.
  • Lingkungan Luar Sekolah: Literasi digital masyarakat dan keluarga.
  • Mitra Digital: Google Workspace, Canva, Pinterest sebagai referensi desain poster.

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik: Ruang kelas/lab komputer.
  • Ruang Virtual: Google Classroom, Google Docs, Canva.
  • Budaya Belajar: Kolaboratif, kritis, menghargai pendapat, disiplin digital.

PEMANFAATAN DIGITAL

  • Presentasi materi menggunakan slide digital.
  • Analisis contoh kasus hoaks/komentar negatif di internet.
  • Mendesain poster menggunakan Canva / Google Drawings.

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa: Mengawali pembelajaran dengan doa dan absensi.
  • Mindful Activity: “Periksa ponselmu dalam 24 jam terakhir – apa aktivitas media sosial yang paling sering kamu lakukan?”
  • Apersepsi: Guru menampilkan dua kasus singkat:
    1. Dampak positif (kampanye donasi online).
    2. Dampak negatif (cyberbullying).
  • Motivasi: Menjelaskan pentingnya bijak bermedia sosial.
  • Penyampaian Tujuan: Siswa memahami dampak media sosial dan membuat poster etika bermedsos.

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

  • Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
    Guru memandu siswa mengidentifikasi:
    • Apa itu media sosial?
    • Dampak positif dan negatif
    • Apa itu jejak digital?
    • Etika berkomunikasi di internet
  • Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
    Siswa membuat mind mapping tampilan sederhana di buku atau aplikasi Notes.
  • Diskusi:
    Siswa dibagi 4 kelompok menganalisis studi kasus:
    • Cyberbullying
    • Konten provokatif
    • Hoaks
    • Oversharing

Output: kesimpulan kasus + alternatif solusi.


Mengaplikasi

  • Pembelajaran Berdiferensiasi
    Produk:
    • Siswa membuat Poster Etika Bermedsos (Canva/kertas).

Proses:

    • Siswa memilih sendiri studi kasus mana yang akan dijadikan tema poster.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi: “Apa perubahan yang akan kamu lakukan dalam penggunaan media sosial mulai hari ini?”
  • Rangkuman: Guru menegaskan kembali konsep etika digital.
  • Tindak Lanjut: Guru memberikan tautan untuk membaca modul literasi digital Indonesia.
  • Penutup: Doa dan salam.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen Diagnostik

  • Instrumen: Pertanyaan pemantik tentang pengalaman siswa di media sosial.
  • Tujuan: Mengetahui pengetahuan awal dan persepsi siswa.

Asesmen Formatif

  • Observasi diskusi kelompok.
  • Catatan visual/mind map siswa.
  • Analisis kasus yang siswa tulis.

Asesmen Sumatif

  • Produk Poster Etika Bermedsos dinilai dari:
    1. Kesesuaian isi dengan etika digital
    2. Kreativitas desain
    3. Kejelasan pesan
    4. Ketepatan solusi

Asesmen Produk (Proyek)

  • Rubrik Poster (Skala 1–4):
    • Isi: relevansi, ketepatan materi
    • Desain: layout, warna, kerapian
    • Pesan: kekuatan pesan dan ajakan
    • Sumber: mencantumkan rujukan (jika ada)

Asesmen Praktik (Kinerja)

  • Proses kolaborasi dan diskusi dianalisis melalui lembar observasi.

Tes Tertulis

  • Bentuk: 5 pilihan ganda + 2 uraian singkat tentang etika bermedia sosial.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar