MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : INFORMATIKA
Materi: Proteksi Data & File – Membahas Cara Membuat
Password Kuat
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : Informatika
- Kelas
/ Fase / Semester : VII / D / Ganjil
- Alokasi
Waktu : 2 JP
- Tahun
Pelajaran : 2025/2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Mayoritas
siswa sudah pernah membuat password untuk media sosial atau perangkat.
- Belum
memahami standar keamanan password yang baik.
- Minat
- Siswa
tertarik pada penggunaan aplikasi, akun media sosial, dan keamanan
digital.
- Latar
Belakang
- Peserta
didik berasal dari lingkungan dengan penggunaan internet tinggi.
- Banyak
akun digital (game, medsos) sehingga isu keamanan sangat relevan.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pengertian
proteksi data, password kuat, enkripsi sederhana, risiko peretasan.
b. Prosedural:
- Cara
membuat password kuat, aman, dan mudah diingat.
- Langkah
memeriksa kekuatan password.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Siswa
menggunakan akun digital setiap hari.
- Proteksi
data menjadi dasar keamanan dalam dunia digital.
- Tingkat
Kesulitan
- Rendah–menengah,
konsep sederhana namun membutuhkan pemahaman kritis.
- Struktur
Materi
- Pengertian
proteksi data → password kuat → tips pembuatan password → praktik →
daftar tips keamanan.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Bernalar
Kritis
- Tanggung
Jawab
- Literasi
Digital
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menjelaskan konsep proteksi data dan
membuat tips password kuat secara bertanggung jawab.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- PPKn:
tanggung jawab dan etika digital
- Matematika:
pola kombinasi karakter
- Bahasa
Indonesia: menulis daftar tips yang komunikatif
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa
memahami konsep dasar proteksi data dan risiko kebocoran informasi.
- Siswa
mampu menganalisis ciri-ciri password kuat.
- Siswa
mampu membuat daftar tips keamanan password yang tepat dan bertanggung
jawab.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana cara melindungi akun digital kita agar tidak
mudah diretas?”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)
● Pendekatan:
- Mindful
Learning: menyadari kebiasaan buruk dalam membuat password.
- Meaningful
Learning: mengaitkan dengan pengalaman nyata siswa (akun game/medsos).
- Joyful
Learning: diskusi kasus nyata dan membuat tips bersama.
● Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, studi kasus,
presentasi, refleksi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: penggunaan LMS sekolah, akun
belajar.id.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: contoh kasus kebocoran data di
masyarakat.
● Mitra Digital: situs pengecek password strength (offline/dummy),
Google Classroom.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: ruang kelas dengan papan tulis.
● Ruang Virtual: Google Classroom, video edukasi keamanan digital.
● Budaya Belajar: diskusi, kolaborasi, berbagi pengalaman dengan etika.
PEMANFAATAN DIGITAL
- Video
contoh kasus lemah password
- Simulasi
kekuatan password (tanpa input data pribadi siswa)
- Pengumpulan
tugas via Google Classroom
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa
Guru membuka pelajaran dengan doa bersama.
● Mindful Activity
Guru mengajak siswa berpikir: “Kapan terakhir kamu membuat password? Apakah
aman?”
● Apersepsi
Menampilkan berita sederhana tentang kasus peretasan akun.
● Motivasi
Guru menjelaskan pentingnya melindungi akun pribadi dan data digital.
● Penyampaian Tujuan
Siswa akan berdiskusi tentang cara membuat password kuat dan membuat daftar
tips keamanan.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)
- Guru
menjelaskan: apa itu proteksi data, ciri password kuat, risiko informasi
bocor.
- Menunjukkan
contoh password lemah vs kuat.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)
Siswa membuat mini-mindmap: “Password Kuat = …”
● Diskusi
Diskusi kelompok:
- Mengapa
password perlu huruf besar, kecil, angka, dan simbol?
- Mengapa
tidak boleh memakai tanggal lahir?
Kelompok merumuskan 5–8 tips keamanan password.
Mengaplikasi
Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Produk:
Siswa membuat Daftar Tips Keamanan Password berupa:
- poin-poin
tips,
- ilustrasi
kecil,
- atau
infografis mini.
○ Proses:
- Siswa
menganalisis contoh password dan menilai kekuatannya (tanpa menggunakan
password pribadi).
- Siswa
memperbaiki password contoh menggunakan tips yang mereka buat.
- Guru
memberikan bimbingan sesuai kebutuhan.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi
“Tips mana yang paling penting menurutmu dan mengapa?”
● Rangkuman
Guru menegaskan 4 ciri password kuat dan pentingnya proteksi data.
● Tindak Lanjut
Siswa diminta mengevaluasi password milik mereka di rumah (tanpa menyerahkan
password).
● Penutup
Guru menutup pelajaran dengan pesan tanggung jawab digital.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Diagnostik
● Instrumen:
- Pertanyaan
awal: “Bagaimana cara kamu membuat password selama ini?”
- Kuis
cepat (Mentimeter/Kertas) tentang pengetahuan keamanan data.
2. Asesmen Formatif
● Saat diskusi kelompok.
● Saat membuat mindmap dan analisis password contoh.
Instrumen: lembar observasi dan rubrik analisis
sederhana.
3. Asesmen Sumatif
● Produk: Daftar tips keamanan password.
● Aspek Penilaian:
- Kesesuaian
isi
- Kelengkapan
- Kemampuan
bernalar
- Tanggung
jawab dalam memahami keamanan digital
4. Produk (Proyek)
- Daftar
tips keamanan password (poster/infografis/daftar poin).
5. Praktik (Kinerja)
- Siswa
menunjukkan cara memperbaiki password lemah menjadi kuat.
Instrumen: rubrik performa.
6. Tes Tertulis
Contoh:
- Jelaskan
apa itu password kuat.
- Mengapa
password tidak boleh berdasarkan tanggal lahir?
- Sebutkan
4 karakter yang harus ada dalam password aman.
- Apa
yang dimaksud dengan proteksi data?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar