MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : Informatika
Materi: Ekspresi dan Operasi Logika
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : Informatika
- Kelas
/ Fase / Semester : IX / D / Ganjil
- Alokasi
Waktu : 2 JP
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal :
Siswa telah mengenal pernyataan benar–salah, simbol logika dasar, serta konsep percabangan dalam pemrograman sejak kelas VIII. - Minat
:
Siswa menyukai aktivitas permainan kartu, tantangan logika, serta aktivitas kompetitif kolaboratif. - Latar
Belakang :
Kemampuan numerasi dan logika siswa beragam, namun sebagian besar mampu menganalisis kondisi sederhana dalam kehidupan sehari-hari (misal: “Jika hujan maka membawa payung”).
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
- a.
Konseptual:
Pengertian ekspresi logika, operasi logika AND, OR, NOT, dan tabel kebenaran. - b.
Prosedural:
Menyusun tabel kebenaran melalui permainan kartu logika dan menyelesaikan ekspresi logika sederhana. - Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
Operasi logika digunakan dalam pengambilan keputusan sehari-hari, penyaringan data, algoritma, hingga operasi dalam aplikasi digital. - Tingkat
Kesulitan:
Menengah, membutuhkan kemampuan logika dasar dan numerasi. - Struktur
Materi:
- Pengantar
logika
- Ekspresi
logika
- Operasi
AND–OR–NOT
- Tabel
kebenaran
- Simulasi
logika dengan kartu
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Bernalar
kritis
- Literasi
numerasi
- Kreatif
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menggunakan ekspresi dan operasi logika
(AND, OR, NOT) untuk menyelesaikan masalah sederhana dan menyajikannya dalam
bentuk tabel kebenaran.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika
(logika dasar)
- Informatika
(algoritma & percabangan)
- IPA
(pengambilan keputusan eksperimen)
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Peserta
didik memahami konsep ekspresi logika.
- Peserta
didik dapat melakukan operasi logika AND, OR, NOT.
- Peserta
didik mampu membuat tabel kebenaran menggunakan kartu logika.
- Peserta
didik mampu menerapkan logika dalam situasi nyata.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Pengambilan Keputusan dalam Kehidupan Sehari-hari
Menggunakan Logika”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran: Inquiry-Based Learning
- Pendekatan:
- Mindful
Learning: Siswa diajak menyadari bahwa mereka sering menggunakan logika
(misal memilih rute tercepat ke sekolah).
- Meaningful
Learning: Guru menghubungkan operasi logika dengan aplikasi nyata seperti
fitur filter di aplikasi.
- Joyful
Learning: Siswa bermain kartu logika warna-warni untuk membuat tabel
kebenaran.
- Metode
Pembelajaran: Unplugged activity, permainan kartu, diskusi, demonstrasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah: Koordinasi dengan guru matematika untuk konsistensi konsep
logika.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat: Orang tua memberikan contoh situasi logika
sehari-hari di rumah.
- Mitra
Digital: Aplikasi simulasi logika sederhana (logic.ly, PhET Simulation Logic
Gates).
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: Ruang kelas dengan pengaturan berkelompok.
- Ruang
Virtual: Google Classroom / LMS sekolah.
- Budaya
Belajar: Kolaboratif, analitis, saling menghargai proses berpikir.
PEMANFAATAN DIGITAL:
Simulasi pembuatan tabel kebenaran di Google Sheets atau
aplikasi logika online.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa: Mengawali pembelajaran dengan suasana positif.
- Mindful
Activity: 1 menit latihan fokus “Siap Berlogika” dengan menarik napas
sambil memegang kartu logika.
- Apersepsi:
Guru bertanya: “Ketika kalian memutuskan ‘Jika saya lapar dan ada uang
maka saya beli jajanan’, itu termasuk operasi apa?”
- Motivasi:
Guru menjelaskan bahwa logika adalah inti dari kecerdasan komputer.
- Penyampaian
Tujuan: Siswa akan berlatih logika menggunakan kartu dan membuat tabel
kebenaran.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning):
Guru menjelaskan ekspresi logika dan operasi AND–OR–NOT menggunakan contoh situasi nyata.
Menunjukkan bentuk tabel kebenaran sederhana. - Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning):
Siswa membuat catatan visual berupa simbol AND (∧), OR (∨), NOT (¬) dan contohnya. - Diskusi:
Kelompok menganalisis beberapa situasi logika dari kartu skenario (misal: hujan/tidak, lampu menyala/tidak).
Mengaplikasi
- Pembelajaran
Berdiferensiasi:
- Produk:
Setiap kelompok membuat Tabel Kebenaran menggunakan kartu logika untuk AND–OR–NOT. - Proses:
- Kelompok
mahir: menyusun ekspresi kompleks (misal: (A OR B) AND NOT C).
- Kelompok
dasar: fokus pada ekspresi tunggal (A AND B, A OR B, NOT A).
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi:
Siswa menjawab: “Operasi logika apa yang paling sering saya gunakan dalam hidup?” - Rangkuman:
Guru menegaskan kembali konsep ekspresi logika dan tabel kebenaran. - Tindak
Lanjut:
Tugas rumah: membuat 3 contoh ekspresi logika dari aktivitas sehari-hari. - Penutup:
Salam dan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik:
Pertanyaan awal tentang pemahaman benar/salah atau situasi logika sederhana. - Asesmen
Formatif:
Observasi permainan kartu logika, analisis catatan visual, dan keaktifan diskusi. - Asesmen
Sumatif:
Tabel kebenaran final yang dibuat kelompok. - Produk
(Proyek):
Tabel kebenaran lengkap AND–OR–NOT hasil aktivitas kartu. - Praktik
(Kinerja):
Kemampuan siswa melakukan operasi logika secara tepat. - Tes
Tertulis:
5–10 soal ekspresi logika dan tabel kebenaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar