Selasa, 09 Desember 2025

Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 8: Cyberbullying

 MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : Informatika

Materi: Cyberbullying


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran : Informatika
Kelas / Fase / Semester : VIII / D / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP (80 menit)


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal
    • Peserta didik telah mengenal etika komunikasi digital.
    • Pernah menggunakan media sosial dan aplikasi perpesanan.
    • Memahami perbedaan komunikasi langsung dan digital.
  2. Minat
    • Tertarik dengan topik media sosial, pertemanan digital, dan dunia maya.
    • Suka berdiskusi tentang kasus-kasus nyata di internet.
  3. Latar Belakang
    • Peserta didik berada pada masa remaja yang aktif di media sosial.
    • Potensi terpapar cyberbullying cukup tinggi.
    • Perlu pembelajaran bermakna terkait etika digital dan perlindungan diri.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    a. Konseptual:
    • Pengertian cyberbullying, bentuk-bentuknya, dampaknya, dan upaya pencegahannya.
    • Perbedaan bullying konvensional dan cyberbullying.
      b. Prosedural:
    • Cara menganalisis kasus cyberbullying.
    • Langkah-langkah melaporkan dan mencegah tindakan cyberbullying.
  2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
    • Cyberbullying sering terjadi dalam keseharian digital peserta didik: komentar media sosial, grup chat, game online, dll.
  3. Tingkat Kesulitan
    • Sedang, karena membutuhkan keterampilan analisis sosial dan empati.
  4. Struktur Materi
    • Definisi Cyberbullying
    • Bentuk-bentuk Cyberbullying
    • Dampak bagi korban dan pelaku
    • Studi Kasus
    • Role Play
    • Strategi Pencegahan dan Penanganan

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Tanggung jawab
  2. Gotong royong
  3. Bernalar kritis (pendukung diskusi & analisis kasus)

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu memahami dan menerapkan etika digital dalam interaksi online serta mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mencegah cyberbullying melalui simulasi kasus.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • PPKn: nilai moral, empati, dan etika digital.
  • BK/Bimbingan Konseling: pencegahan dan penanganan bullying.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik mampu menjelaskan bentuk-bentuk cyberbullying.
  2. Peserta didik mampu menganalisis contoh kasus.
  3. Peserta didik mampu menyusun solusi pencegahan cyberbullying.
  4. Peserta didik mampu memainkan role play dengan empat peran: pelaku, korban, saksi, dan penolong.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Membangun Etika Digital untuk Mencegah Cyberbullying”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

Model Pembelajaran

  • Problem Based Learning (PBL)

Pendekatan

  • Mindful Learning: kesadaran terhadap emosi dan etika saat berkomunikasi di dunia digital.
  • Meaningful Learning: pembelajaran dikaitkan dengan kasus nyata yang dekat dengan kehidupan murid.
  • Joyful Learning: aktivitas role play yang menarik dan menyenangkan.

Metode Pembelajaran

  • Diskusi kelompok
  • Role play
  • Studi kasus
  • Presentasi solusi

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

● Lingkungan Sekolah: Guru BK, wali kelas.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Polisi Cyber, Komunitas anti-bullying.
● Mitra Digital: Website Kemenkominfo, aplikasi pelaporan aduan konten.


LINGKUNGAN BELAJAR

● Ruang Fisik: Kelas, ruang diskusi, area presentasi.
● Ruang Virtual: Google Classroom / WhatsApp kelas / Padlet.
● Budaya Belajar: Saling menghormati, mendengarkan, dan mengutamakan empati.


PEMANFAATAN DIGITAL

  • Pemutaran video edukatif anti-cyberbullying.
  • Aplikasi Padlet untuk membuat solusi digital.
  • Google Docs untuk mencatat hasil analisis kelompok.

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

● Salam dan Doa: Guru mengajak siswa berdoa dan mengecek kesiapan belajar.
● Mindful Activity: 1 menit “napas sadar”—menenangkan diri sebelum membahas topik sensitif.
● Apersepsi: Guru menanyakan: “Pernahkah kalian melihat komentar kasar di internet?”
● Motivasi: Guru menunjukkan video singkat tentang efek cyberbullying.
● Penyampaian Tujuan: Menjelaskan bahwa hari ini siswa akan menganalisis kasus dan membuat solusi pencegahan.


KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)**

  • Guru menjelaskan definisi, jenis, dan dampak cyberbullying melalui infografis.

● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)**

  • Siswa membuat mind map atau doodle notes tentang 5 bentuk cyberbullying.

● Diskusi**

  • Guru membagikan satu studi kasus nyata (tanpa identitas).
  • Siswa menganalisis dalam kelompok: pelaku, korban, penyebab, dan dampak.

Mengaplikasi

● Pembelajaran Berdiferensiasi:

Produk:

  • Kelompok membuat Solusi Pencegahan Cyberbullying berbentuk:
    • Poster digital /
    • Video pendek /
    • Rekomendasi aturan kelas /
    • Infografis tips aman berinternet.

Proses:

  • Kelompok melakukan role play simulasi kasus:
    • Pelaku
    • Korban
    • Bystander
    • Penolong
  • Siswa lain menilai berdasarkan rubrik empati dan solusi.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

● Refleksi: Siswa menuliskan “Satu pelajaran penting hari ini”.
● Rangkuman: Guru menegaskan kembali konsep cyberbullying dan pencegahannya.
● Tindak Lanjut: Siswa diminta mengamati interaksi digital minggu ini dan mencatat jika menemukan potensi cyberbullying.
● Penutup: Salam dan penguatan karakter etika digital.


G. ASESMEN PEMBELAJARAN

● Asesmen Diagnostik

  • Kuesioner pengetahuan awal tentang cyberbullying.

● Asesmen Formatif

  • Analisis studi kasus.
  • Catatan visual/mind map.

● Asesmen Sumatif

  • Presentasi solusi pencegahan.
  • Role play dan refleksi kelompok.

● Produk (Proyek)

  • Poster digital/video solusi pencegahan cyberbullying.

● Praktik (Kinerja)

  • Role play simulasi kasus.

● Tes Tertulis

  • 5–10 soal pilihan ganda atau uraian pendek tentang konsep cyberbullying.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar