MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : INFORMATIKA
Materi: Folder dan File**
A. IDENTITAS MODUL
|
Mata Pelajaran |
: Informatika |
|
Kelas / Fase / Semester |
: VII / D / Ganjil |
|
Alokasi Waktu |
: 2 JP (2 × 40 menit) |
|
Tahun Pelajaran |
: 2025/2026 |
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal:
- Siswa
pernah melihat tampilan File Explorer/Folder di HP atau komputer namun
belum paham sistem struktur penyimpanan.
- Minat:
- Cukup
tinggi, terutama karena berkaitan dengan penggunaan HP dan komputer untuk
tugas sekolah.
- Latar
Belakang:
- Kemampuan
siswa beragam; sebagian terbiasa mengoperasikan perangkat digital,
sebagian masih belum familiar dengan pengelolaan file yang rapi.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Pengertian
folder, file, ekstensi file, dan struktur direktori.
b. Prosedural:
- Cara
membuat folder dan file.
- Cara
mengelompokkan file berdasarkan jenis.
- Cara
menyusun struktur folder yang rapi.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
- Digunakan
untuk menyimpan tugas sekolah, foto, dokumen pribadi, dan kebutuhan
teknologi lainnya.
- Tingkat
Kesulitan:
- Rendah–menengah;
membutuhkan keterampilan dasar penggunaan komputer atau HP.
- Struktur
Materi:
- Pengertian
folder → Pengertian file → Cara membuat folder/file → Praktik membuat
struktur folder → Hasil produk.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Literasi
Digital
- Mandiri
- Bernalar
Kritis (pendukung)
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami cara kerja folder dan file
serta dapat membuat struktur folder sesuai kebutuhan.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Manajemen
data
- Keterampilan
komputer dasar
- Organisasi
informasi
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Siswa
memahami konsep folder dan file.
- Siswa
dapat membuat folder dan file berdasarkan instruksi.
- Siswa
mampu menyusun struktur folder secara mandiri dan rapi.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Bagaimana cara mengatur file yang rapi seperti di komputer
guru atau di laboratorium?”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PjBL)
● Pendekatan: Deep Learning
- Mindful
Learning: siswa fokus pada proses membuat folder tanpa tergesa-gesa.
- Meaningful
Learning: siswa memahami manfaat struktur folder untuk kehidupan
nyata.
- Joyful
Learning: praktik langsung di perangkat membuat siswa merasa
tertantang dan senang.
● Metode Pembelajaran: Demonstrasi, praktik langsung,
diskusi, penugasan proyek kecil.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Laboratorium komputer / laptop
sekolah.
● Lingkungan Luar Sekolah: Pengalaman mengelola file pada HP untuk
tugas.
● Mitra Digital: File Explorer, Google Drive, aplikasi penyimpanan
lainnya.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: Lab komputer atau kelas dengan laptop.
● Ruang Virtual: Google Classroom/Drive.
● Budaya Belajar: Kemandirian, kerapian, dan tanggung jawab digital.
PEMANFAATAN DIGITAL:
- Komputer
sekolah, Google Drive, File Explorer, aplikasi manajer file pada HP.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa: Guru membuka pelajaran dan memimpin
doa.
● Mindful Activity:
- Siswa
diminta melihat layar komputer/HP mereka dan memperhatikan folder tanpa
membuka apa pun selama 20 detik.
● Apersepsi: - Tanyalah
siswa: “Pernahkah kalian kesulitan mencari file tugas?”
● Motivasi: - Guru
menunjukkan contoh folder yang rapi dan berantakan.
● Penyampaian Tujuan: - Menjelaskan
bahwa siswa akan membuat struktur folder sendiri.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
- Guru
menjelaskan konsep folder, file, ekstensi, cara penyimpanan.
- Demonstrasi
membuat folder, file teks, dan memberi nama yang benar.
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
- Siswa
menggambar sketsa struktur folder sederhana (misal: Tugas → Informatika →
Folder Latihan).
● Diskusi:
- Diskusi
kelompok kecil tentang “Kenapa struktur folder penting?”
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Produk:
Siswa membuat struktur folder berikut (atau sesuai
penugasan):
Kelas7/
Informatika/
Latihan1/
Catatan.txt
Gambar.png
○ Proses:
- Siswa
cepat: menambahkan subfolder tambahan (misal: “Video”, “Dokumen”).
- Siswa
sedang: membuat struktur sesuai contoh guru.
- Siswa
membutuhkan bantuan: menggunakan template folder yang sudah dibuat
guru.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi:
- “Apa
tantangan terbesar dalam membuat struktur folder?”
● Rangkuman: - Guru
menegaskan konsep folder, file, dan manfaat pengelompokan.
● Tindak Lanjut: - PR:
rapikan folder di HP masing-masing, screenshot, kirim ke Classroom.
● Penutup: - Doa
dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Diagnostik
Instrumen: pertanyaan lisan
- “Apa
perbedaan folder dan file?”
- “Apakah
kalian pernah memberi nama file sendiri?”
2. Asesmen Formatif
Instrumen: Lembar observasi
Menilai kemampuan siswa:
- Membuat
folder
- Membuat
file
- Memberi
nama yang sesuai
- Menyusun
struktur folder
3. Asesmen Sumatif
Instrumen: Produk Struktur Folder
Rubrik:
- Kerapian
struktur (40%)
- Kesesuaian
dengan instruksi (40%)
- Kemandirian
(20%)
4. Produk (Proyek)
Siswa membuat struktur folder sesuai instruksi dan
mengunggah ke Google Drive.
5. Praktik (Kinerja)
Siswa menunjukkan secara langsung proses membuat folder/file
di komputer.
6. Tes Tertulis
Contoh soal:
- Apa
yang dimaksud dengan folder?
- Berikan
contoh ekstensi file!
- Jelaskan
manfaat menyusun struktur folder yang rapi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar