Senin, 01 Desember 2025

Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 7: Folder dan File

 MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : INFORMATIKA
Materi: Folder dan File**


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran

: Informatika

Kelas / Fase / Semester

: VII / D / Ganjil

Alokasi Waktu

: 2 JP (2 × 40 menit)

Tahun Pelajaran

: 2025/2026


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal:
    • Siswa pernah melihat tampilan File Explorer/Folder di HP atau komputer namun belum paham sistem struktur penyimpanan.
  2. Minat:
    • Cukup tinggi, terutama karena berkaitan dengan penggunaan HP dan komputer untuk tugas sekolah.
  3. Latar Belakang:
    • Kemampuan siswa beragam; sebagian terbiasa mengoperasikan perangkat digital, sebagian masih belum familiar dengan pengelolaan file yang rapi.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    a. Konseptual:
    • Pengertian folder, file, ekstensi file, dan struktur direktori.

b. Prosedural:

    • Cara membuat folder dan file.
    • Cara mengelompokkan file berdasarkan jenis.
    • Cara menyusun struktur folder yang rapi.
  1. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
    • Digunakan untuk menyimpan tugas sekolah, foto, dokumen pribadi, dan kebutuhan teknologi lainnya.
  2. Tingkat Kesulitan:
    • Rendah–menengah; membutuhkan keterampilan dasar penggunaan komputer atau HP.
  3. Struktur Materi:
    • Pengertian folder → Pengertian file → Cara membuat folder/file → Praktik membuat struktur folder → Hasil produk.

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Literasi Digital
  2. Mandiri
  3. Bernalar Kritis (pendukung)

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu memahami cara kerja folder dan file serta dapat membuat struktur folder sesuai kebutuhan.


B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Manajemen data
  • Keterampilan komputer dasar
  • Organisasi informasi

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Siswa memahami konsep folder dan file.
  2. Siswa dapat membuat folder dan file berdasarkan instruksi.
  3. Siswa mampu menyusun struktur folder secara mandiri dan rapi.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Bagaimana cara mengatur file yang rapi seperti di komputer guru atau di laboratorium?”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PjBL)
Pendekatan: Deep Learning

  • Mindful Learning: siswa fokus pada proses membuat folder tanpa tergesa-gesa.
  • Meaningful Learning: siswa memahami manfaat struktur folder untuk kehidupan nyata.
  • Joyful Learning: praktik langsung di perangkat membuat siswa merasa tertantang dan senang.

Metode Pembelajaran: Demonstrasi, praktik langsung, diskusi, penugasan proyek kecil.


KEMITRAAN PEMBELAJARAN

Lingkungan Sekolah: Laboratorium komputer / laptop sekolah.
Lingkungan Luar Sekolah: Pengalaman mengelola file pada HP untuk tugas.
Mitra Digital: File Explorer, Google Drive, aplikasi penyimpanan lainnya.


LINGKUNGAN BELAJAR

Ruang Fisik: Lab komputer atau kelas dengan laptop.
Ruang Virtual: Google Classroom/Drive.
Budaya Belajar: Kemandirian, kerapian, dan tanggung jawab digital.

PEMANFAATAN DIGITAL:

  • Komputer sekolah, Google Drive, File Explorer, aplikasi manajer file pada HP.

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

Salam dan Doa: Guru membuka pelajaran dan memimpin doa.
Mindful Activity:

  • Siswa diminta melihat layar komputer/HP mereka dan memperhatikan folder tanpa membuka apa pun selama 20 detik.
    Apersepsi:
  • Tanyalah siswa: “Pernahkah kalian kesulitan mencari file tugas?”
    Motivasi:
  • Guru menunjukkan contoh folder yang rapi dan berantakan.
    Penyampaian Tujuan:
  • Menjelaskan bahwa siswa akan membuat struktur folder sendiri.

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):

  • Guru menjelaskan konsep folder, file, ekstensi, cara penyimpanan.
  • Demonstrasi membuat folder, file teks, dan memberi nama yang benar.

Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):

  • Siswa menggambar sketsa struktur folder sederhana (misal: Tugas → Informatika → Folder Latihan).

Diskusi:

  • Diskusi kelompok kecil tentang “Kenapa struktur folder penting?”

Mengaplikasi

Pembelajaran Berdiferensiasi:

○ Produk:

Siswa membuat struktur folder berikut (atau sesuai penugasan):

Kelas7/

  Informatika/

    Latihan1/

      Catatan.txt

      Gambar.png

○ Proses:

  • Siswa cepat: menambahkan subfolder tambahan (misal: “Video”, “Dokumen”).
  • Siswa sedang: membuat struktur sesuai contoh guru.
  • Siswa membutuhkan bantuan: menggunakan template folder yang sudah dibuat guru.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

Refleksi:

  • “Apa tantangan terbesar dalam membuat struktur folder?”
    Rangkuman:
  • Guru menegaskan konsep folder, file, dan manfaat pengelompokan.
    Tindak Lanjut:
  • PR: rapikan folder di HP masing-masing, screenshot, kirim ke Classroom.
    Penutup:
  • Doa dan salam.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

1. Asesmen Diagnostik

Instrumen: pertanyaan lisan

  • “Apa perbedaan folder dan file?”
  • “Apakah kalian pernah memberi nama file sendiri?”

2. Asesmen Formatif

Instrumen: Lembar observasi
Menilai kemampuan siswa:

  • Membuat folder
  • Membuat file
  • Memberi nama yang sesuai
  • Menyusun struktur folder

3. Asesmen Sumatif

Instrumen: Produk Struktur Folder
Rubrik:

  • Kerapian struktur (40%)
  • Kesesuaian dengan instruksi (40%)
  • Kemandirian (20%)

4. Produk (Proyek)

Siswa membuat struktur folder sesuai instruksi dan mengunggah ke Google Drive.

5. Praktik (Kinerja)

Siswa menunjukkan secara langsung proses membuat folder/file di komputer.

6. Tes Tertulis

Contoh soal:

  1. Apa yang dimaksud dengan folder?
  2. Berikan contoh ekstensi file!
  3. Jelaskan manfaat menyusun struktur folder yang rapi.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar