Selasa, 09 Desember 2025

Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 8: Blockly Games – Sprites

 MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : Informatika
Materi: Blockly Games – Sprites


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran : Informatika
Kelas / Fase / Semester : VIII / D / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal
    • Peserta didik telah mengenal dasar pemrograman blok (Blockly) di kelas sebelumnya (event, loop, movement).
    • Peserta didik mampu menggunakan komputer/laptop dan browser.
  2. Minat
    • Peserta didik umumnya menyukai kegiatan visual seperti desain karakter, animasi, dan game sederhana.
    • Peserta didik tertarik pada aktivitas yang menghasilkan produk kreatif.
  3. Latar Belakang
    • Peserta didik adalah remaja digital yang akrab dengan game dan desain visual sehingga materi sprite sangat relevan.
    • Perangkat belajar tersedia di sekolah (komputer/laptop/lab TIK).

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    a. Konseptual:
    • Pengertian sprite dalam pengembangan game
    • Fungsi sprite dalam tampilan permainan
    • Prinsip dasar desain karakter

b. Prosedural:

    • Langkah membuat sprite menggunakan Blockly Games
    • Mengatur bentuk, warna, dan gerakan sprite
    • Menyimpan dan mengekspor hasil desain karakter
  1. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
    • Peserta didik terbiasa bermain game; memahami sprite membuat mereka lebih mengerti cara game dibuat.
    • Melatih kreativitas dan pemecahan masalah di dunia digital.
  2. Tingkat Kesulitan
    • Tingkat dasar–menengah (visual coding, manipulasi blok, dan desain).
  3. Struktur Materi
    • Pengenalan sprite
    • Eksplorasi fitur desain sprite
    • Penerapan eksperimen desain pada Blockly Games
    • Karya akhir: Sprite digital

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Kreatif
  2. Bernalar Kritis
  3. Komunikatif (melalui presentasi hasil sprite)

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik memahami dan mampu membuat objek visual (sprite) menggunakan pemrograman blok serta mengidentifikasi perannya dalam pengembangan game sederhana.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Seni & Desain (visual, bentuk, warna)
  • Matematika (koordinat dan pergerakan sprite)

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Menjelaskan konsep sprite dan fungsinya dalam game.
  2. Mendesain sprite digital menggunakan Blockly Games.
  3. Menghasilkan minimal satu sprite original.
  4. Menjelaskan proses desainnya secara singkat.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Bagaimana karakter game dibuat? Mendesain sprite kreatif sebagai bagian dari pengembangan game.”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PjBL)
  • Pendekatan: Deep Learning – Eksperimen
    • Mindful Learning:
      Latihan fokus dan rileks sebelum memulai desain untuk meningkatkan kreativitas.
    • Meaningful Learning:
      Menghubungkan contoh game yang sering dimainkan dengan konsep sprite.
    • Joyful Learning:
      Mendesain karakter dengan bebas dan mengekspresikan kreativitas.
  • Metode Pembelajaran: Demonstrasi, Eksperimen, Diskusi, Presentasi.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah:
    Laboratorium komputer, LCD, papan tulis.
  • Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat:
    Inspirasi dari desain karakter pada game populer di sekitar peserta didik.
  • Mitra Digital:
    • Blockly Games
    • Pixel Art Maker / Piskel (opsional untuk eksplorasi lanjutan)

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik: Laboratorium komputer.
  • Ruang Virtual: Blockly Games (Sprites).
  • Budaya Belajar: Kolaboratif, kreatif, saling menghargai karya.

PEMANFAATAN DIGITAL:

Laptop/PC, internet, layar proyektor, akun Google (opsional untuk menyimpan file).


F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa:
    Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan absensi.
  • Mindful Activity:
    “Tarik napas 3 kali—fokus pada satu karakter game favoritmu. Apa keunikannya?”
  • Apersepsi:
    Guru menampilkan cuplikan game dan bertanya:
    “Menurut kalian, bagaimana karakter dalam game itu dibuat?”
  • Motivasi:
    Guru menyampaikan bahwa hari ini siswa akan menjadi game designer membuat sprite sendiri.
  • Penyampaian Tujuan:
    Guru menjelaskan tujuan dan produk akhir yang harus dicapai.

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

  • Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
    Guru menjelaskan sprite, fungsi, dan contoh penggunaannya pada game.
    Menunjukkan cara dasar membuat sprite di Blockly Games.
  • Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
    Siswa membuat sketch sederhana karakter di buku catatan (warna, bentuk, ciri).
  • Diskusi:
    Siswa berdiskusi dalam kelompok kecil tentang ide karakter masing-masing.

Mengaplikasi

  • Pembelajaran Berdiferensiasi:
    Produk:
    • Siswa pemula membuat sprite sederhana (2–3 warna).
    • Siswa mahir membuat sprite detail (gradasi, ekspresi, variasi bentuk).

Proses:

    • Guru memberi bimbingan tambahan untuk yang membutuhkan.
    • Siswa mandiri diberi tantangan menambahkan animasi sederhana.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi:
    Siswa menjawab:
    “Bagian mana dari proses desain yang paling menantang? Mengapa?”
  • Rangkuman:
    Guru menyimpulkan konsep sprite dan proses pembuatannya.
  • Tindak Lanjut:
    Siswa diminta menyiapkan nama dan latar belakang cerita sprite untuk pertemuan berikutnya.
  • Penutup:
    Doa bersama dan salam.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

  • Asesmen Diagnostik:
    Tanya jawab singkat tentang pengalaman siswa menggunakan Blockly/pemrograman blok sebelumnya.
  • Asesmen Formatif:
    Observasi proses desain sprite, diskusi, dan catatan visual.
  • Asesmen Sumatif:
    Penilaian akhir sprite berdasarkan kriteria (kreasi, fungsi, estetika, penggunaan blok).
  • Produk (Proyek):
    Sprite digital original hasil eksperimen di Blockly Games.
  • Praktik (Kinerja):
    Kemampuan siswa mendemonstrasikan cara membuat sprite dan menjelaskan desainnya.
  • Tes Tertulis:
    5–10 soal singkat tentang konsep sprite (opsional).

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar