MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : Informatika
Materi: Struktur Data
A. IDENTITAS MODUL
- Mata
Pelajaran : Informatika
- Kelas
/ Fase / Semester : IX / D / Ganjil
- Alokasi
Waktu : 2 JP
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal :
Peserta didik telah mengenal data, tipe data, dan pengolahan data sederhana pada kelas VII–VIII. - Minat
:
Siswa umumnya tertarik pada aktivitas yang melibatkan teknologi, tabel, data pribadi, maupun aplikasi digital seperti Excel/Spreadsheet. - Latar
Belakang :
Kemampuan siswa dalam membaca tabel dan memahami struktur data berbeda-beda, namun sebagian besar dapat mengelompokkan data berdasarkan kategori sederhana (nama, kelas, nilai).
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
- a.
Konseptual:
Pemahaman tentang struktur data dasar (array, tabel), bagaimana data dikelompokkan, dan hubungan antar data. - b.
Prosedural:
Langkah-langkah menyusun struktur data berupa array atau tabel dengan contoh data siswa. - Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
Struktur data digunakan dalam kehidupan sehari-hari—jadwal pelajaran, daftar nilai, presensi, hingga aplikasi digital yang mereka gunakan. - Tingkat
Kesulitan:
Menengah (membutuhkan kemampuan logis dan sistematis). - Struktur
Materi:
- Apa
itu struktur data
- Jenis
struktur data dasar (array, tabel)
- Cara
mengelompokkan data siswa
- Membuat
skema struktur data
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Bernalar
kritis
- Kreatif
- Mandiri
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu menyajikan data dalam bentuk struktur
data sederhana (array, tabel) dan membuat skema struktur data dengan menerapkan
kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Matematika
(pengelompokan dan representasi data)
- IPS
(pengolahan data sosial)
- IPA
(tabel data percobaan)
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Peserta
didik memahami konsep struktur data dasar.
- Peserta
didik mampu mengelompokkan data siswa ke dalam array atau tabel.
- Peserta
didik dapat membuat skema struktur data secara kreatif.
- Peserta
didik dapat menjelaskan hubungan antar data dalam struktur yang dibuat.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Mengolah Data Siswa untuk Pembelajaran Informatika Secara
Efisien”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran: Problem Based Learning
- Pendekatan:
- Mindful
Learning: Menyadari bahwa data ada di sekitar kita dan dibutuhkan untuk
pengambilan keputusan.
- Meaningful
Learning: Mengaitkan struktur data dengan tabel nilai, absensi, dan
kegiatan sekolah.
- Joyful
Learning: Membuat skema data dengan desain kreatif (warna, ikon,
diagram).
- Metode
Pembelajaran: Praktik langsung, diskusi kelompok, presentasi.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah: Guru BK menyediakan data contoh; wali kelas membantu verifikasi
data kategori.
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat: Orang tua memberi dukungan data pribadi jika
dibutuhkan (nama, hobi).
- Mitra
Digital: Google Sheets, Excel, atau Padlet untuk menyusun tabel bersama.
LINGKUNGAN BELAJAR
- Ruang
Fisik: Kelas berbasis diskusi & praktik laptop.
- Ruang
Virtual: Google Classroom, Google Sheets.
- Budaya
Belajar: Kolaboratif, menghargai pendapat, dan teliti pada detail.
PEMANFAATAN DIGITAL:
Penggunaan spreadsheet digital untuk membuat dan menampilkan
struktur data secara real-time.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam
dan Doa: Pembukaan pembelajaran secara kondusif.
- Mindful
Activity: 1 menit latihan fokus (pernapasan sambil memegang alat
tulis/laptop).
- Apersepsi:
Tanya siswa, “Saat kalian melihat daftar nilai atau absen, itu termasuk
struktur data apa?”
- Motivasi:
Guru menjelaskan bahwa struktur data adalah dasar dari semua aplikasi
digital yang mereka gunakan.
- Penyampaian
Tujuan: Menjelaskan bahwa hari ini siswa akan membuat struktur data
sederhana berbasis data siswa.
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning):
Guru menjelaskan konsep array dan tabel, contohnya: array berisi daftar nama siswa, tabel berisi kolom nama, kelas, dan nilai. Menampilkan contoh nyata dari aplikasi seperti Excel. - Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning):
Siswa membuat catatan visual berupa gambar array atau tabel warna-warni (diagram kotak). - Diskusi:
Kelompok berdiskusi menyeleksi data siswa (nama, umur, hobi, nilai, kelas) untuk dimasukkan ke struktur data.
Mengaplikasi
- Pembelajaran
Berdiferensiasi
- Produk:
Setiap kelompok membuat Skema Struktur Data (array atau tabel) berdasarkan data siswa, disusun di kertas atau Google Sheets. - Proses:
Kelompok dengan kemampuan tinggi memodelkan hubungan antar data (misal: array bersarang, tabel multi-kolom).
Kelompok lainnya fokus mengelompokkan data dasar (nama–kelas–nilai).
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi:
Siswa menuliskan: “Apa manfaat struktur data bagi hidup saya?” - Rangkuman:
Guru menegaskan perbedaan array dan tabel serta pentingnya struktur data. - Tindak
Lanjut:
Guru memberi tugas lanjutan: membuat struktur data anggota keluarga di rumah. - Penutup:
Salam dan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik:
Pertanyaan awal tentang pengalaman menggunakan tabel (absensi/nilai). - Asesmen
Formatif:
Observasi proses diskusi, kesesuaian catatan visual, dan keaktifan praktik. - Asesmen
Sumatif:
Skema struktur data yang dibuat kelompok. - Produk
(Proyek):
Tabel/array data siswa lengkap dengan skema visual. - Praktik
(Kinerja):
Kemampuan mengelompokkan data, menyusun struktur, dan menjelaskan hasil. - Tes
Tertulis:
Soal singkat mengenai konsep struktur data dasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar