Selasa, 09 Desember 2025

Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 9: Struktur Data

 MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : Informatika
Materi: Struktur Data


A. IDENTITAS MODUL

  • Mata Pelajaran : Informatika
  • Kelas / Fase / Semester : IX / D / Ganjil
  • Alokasi Waktu : 2 JP

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal :
    Peserta didik telah mengenal data, tipe data, dan pengolahan data sederhana pada kelas VII–VIII.
  2. Minat :
    Siswa umumnya tertarik pada aktivitas yang melibatkan teknologi, tabel, data pribadi, maupun aplikasi digital seperti Excel/Spreadsheet.
  3. Latar Belakang :
    Kemampuan siswa dalam membaca tabel dan memahami struktur data berbeda-beda, namun sebagian besar dapat mengelompokkan data berdasarkan kategori sederhana (nama, kelas, nilai).

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    • a. Konseptual:
      Pemahaman tentang struktur data dasar (array, tabel), bagaimana data dikelompokkan, dan hubungan antar data.
    • b. Prosedural:
      Langkah-langkah menyusun struktur data berupa array atau tabel dengan contoh data siswa.
  2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
    Struktur data digunakan dalam kehidupan sehari-hari—jadwal pelajaran, daftar nilai, presensi, hingga aplikasi digital yang mereka gunakan.
  3. Tingkat Kesulitan:
    Menengah (membutuhkan kemampuan logis dan sistematis).
  4. Struktur Materi:
    • Apa itu struktur data
    • Jenis struktur data dasar (array, tabel)
    • Cara mengelompokkan data siswa
    • Membuat skema struktur data

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Bernalar kritis
  2. Kreatif
  3. Mandiri

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu menyajikan data dalam bentuk struktur data sederhana (array, tabel) dan membuat skema struktur data dengan menerapkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Matematika (pengelompokan dan representasi data)
  • IPS (pengolahan data sosial)
  • IPA (tabel data percobaan)

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik memahami konsep struktur data dasar.
  2. Peserta didik mampu mengelompokkan data siswa ke dalam array atau tabel.
  3. Peserta didik dapat membuat skema struktur data secara kreatif.
  4. Peserta didik dapat menjelaskan hubungan antar data dalam struktur yang dibuat.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Mengolah Data Siswa untuk Pembelajaran Informatika Secara Efisien”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran: Problem Based Learning
  • Pendekatan:
    • Mindful Learning: Menyadari bahwa data ada di sekitar kita dan dibutuhkan untuk pengambilan keputusan.
    • Meaningful Learning: Mengaitkan struktur data dengan tabel nilai, absensi, dan kegiatan sekolah.
    • Joyful Learning: Membuat skema data dengan desain kreatif (warna, ikon, diagram).
  • Metode Pembelajaran: Praktik langsung, diskusi kelompok, presentasi.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah: Guru BK menyediakan data contoh; wali kelas membantu verifikasi data kategori.
  • Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Orang tua memberi dukungan data pribadi jika dibutuhkan (nama, hobi).
  • Mitra Digital: Google Sheets, Excel, atau Padlet untuk menyusun tabel bersama.

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik: Kelas berbasis diskusi & praktik laptop.
  • Ruang Virtual: Google Classroom, Google Sheets.
  • Budaya Belajar: Kolaboratif, menghargai pendapat, dan teliti pada detail.

PEMANFAATAN DIGITAL:

Penggunaan spreadsheet digital untuk membuat dan menampilkan struktur data secara real-time.


F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa: Pembukaan pembelajaran secara kondusif.
  • Mindful Activity: 1 menit latihan fokus (pernapasan sambil memegang alat tulis/laptop).
  • Apersepsi: Tanya siswa, “Saat kalian melihat daftar nilai atau absen, itu termasuk struktur data apa?”
  • Motivasi: Guru menjelaskan bahwa struktur data adalah dasar dari semua aplikasi digital yang mereka gunakan.
  • Penyampaian Tujuan: Menjelaskan bahwa hari ini siswa akan membuat struktur data sederhana berbasis data siswa.

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

  • Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):
    Guru menjelaskan konsep array dan tabel, contohnya: array berisi daftar nama siswa, tabel berisi kolom nama, kelas, dan nilai. Menampilkan contoh nyata dari aplikasi seperti Excel.
  • Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):
    Siswa membuat catatan visual berupa gambar array atau tabel warna-warni (diagram kotak).
  • Diskusi:
    Kelompok berdiskusi menyeleksi data siswa (nama, umur, hobi, nilai, kelas) untuk dimasukkan ke struktur data.

Mengaplikasi

  • Pembelajaran Berdiferensiasi
    • Produk:
      Setiap kelompok membuat Skema Struktur Data (array atau tabel) berdasarkan data siswa, disusun di kertas atau Google Sheets.
    • Proses:
      Kelompok dengan kemampuan tinggi memodelkan hubungan antar data (misal: array bersarang, tabel multi-kolom).
      Kelompok lainnya fokus mengelompokkan data dasar (nama–kelas–nilai).

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi:
    Siswa menuliskan: “Apa manfaat struktur data bagi hidup saya?”
  • Rangkuman:
    Guru menegaskan perbedaan array dan tabel serta pentingnya struktur data.
  • Tindak Lanjut:
    Guru memberi tugas lanjutan: membuat struktur data anggota keluarga di rumah.
  • Penutup: Salam dan doa.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

  • Asesmen Diagnostik:
    Pertanyaan awal tentang pengalaman menggunakan tabel (absensi/nilai).
  • Asesmen Formatif:
    Observasi proses diskusi, kesesuaian catatan visual, dan keaktifan praktik.
  • Asesmen Sumatif:
    Skema struktur data yang dibuat kelompok.
  • Produk (Proyek):
    Tabel/array data siswa lengkap dengan skema visual.
  • Praktik (Kinerja):
    Kemampuan mengelompokkan data, menyusun struktur, dan menjelaskan hasil.
  • Tes Tertulis:
    Soal singkat mengenai konsep struktur data dasar.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar