MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : Informatika
Materi: IoT Sensor Kelembapan Tanah
A. IDENTITAS MODUL
Mata Pelajaran : Informatika
Kelas / Fase / Semester : IX / D / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal
- Siswa
memahami konsep dasar sensor kelembapan tanah dan microcontroller.
- Siswa
memahami dasar pemrograman untuk membaca data sensor.
- Minat
- Siswa
tertarik dengan teknologi IoT dan pertanian cerdas (smart farming).
- Latar
Belakang
- Siswa
pernah mengenal sensor sederhana dari modul sebelumnya (sensor cahaya
atau suhu).
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: - Memahami
prinsip kerja sensor kelembapan tanah.
- Memahami
pemanfaatan IoT untuk monitoring kelembapan tanah.
b. Prosedural: - Menghubungkan
sensor kelembapan tanah ke microcontroller.
- Membaca
data kelembapan dan menampilkan atau merekamnya.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik
- Membantu
memonitor kelembapan tanah untuk pertanian rumah atau sekolah.
- Tingkat
Kesulitan
- Sedang:
memerlukan pemahaman coding, sensor, dan rangkaian elektronika dasar.
- Struktur
Materi
- Pengenalan
sensor kelembapan tanah
- Menghubungkan
sensor dengan microcontroller
- Membaca
dan merekam data kelembapan tanah
- Membuat
prototipe IoT sederhana
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Bernalar
kritis
- Kreatif
- Mandiri
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Siswa mampu membuat prototipe IoT untuk mengukur kelembapan
tanah dengan membaca data sensor dan menampilkannya.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
- Informatika:
pemrograman dasar, pengolahan data sensor
- IPA
(Biologi/Tanah): kelembapan tanah dan pertumbuhan tanaman
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
- Menjelaskan
prinsip kerja sensor kelembapan tanah.
- Menghubungkan
sensor kelembapan ke microcontroller.
- Membaca
dan merekam data kelembapan tanah.
- Membuat
prototipe IoT sederhana untuk monitoring tanah.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Teknologi IoT untuk Memantau Kelembapan Tanah”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran : Project-Based Learning (PBL)
● Pendekatan :
- Mindful
Learning: Menyadari pentingnya kelembapan tanah untuk pertumbuhan tanaman
- Meaningful
Learning: Menghubungkan data sensor dengan kebutuhan tanaman
- Joyful
Learning: Praktik langsung membuat prototipe IoT
● Metode Pembelajaran : Demonstrasi, praktik, eksperimen, diskusi kelompok
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah : Laboratorium komputer dan elektronika
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat : Tutorial IoT online, komunitas maker
● Mitra Digital : Arduino IDE, MicroPython, platform IoT
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik : Laboratorium komputer dan praktikum
elektronika
● Ruang Virtual : Tutorial dan simulasi IoT
● Budaya Belajar : Kreatif, kolaboratif, eksploratif
PEMANFAATAN DIGITAL : Platform coding untuk microcontroller, visualisasi data
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
● Salam dan Doa
● Mindful Activity: Diskusi singkat tentang pentingnya kelembapan tanah
● Apersepsi: Menampilkan contoh IoT untuk monitoring tanah
● Motivasi: Pentingnya sensor kelembapan tanah untuk pertanian di rumah atau
sekolah
● Penyampaian Tujuan
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
● Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning)
- Menjelaskan
prinsip kerja sensor kelembapan tanah
- Menunjukkan
cara membaca data sensor dengan microcontroller
● Membuat Catatan Visual (Joyful Learning)
- Diagram
rangkaian sensor kelembapan tanah dan alur data ke prototipe IoT
● Diskusi
- Kelompok
mendiskusikan desain prototipe dan strategi monitoring kelembapan tanah
Mengaplikasi
● Pembelajaran Berdiferensiasi
Produk:
- Prototipe
IoT untuk mengukur kelembapan tanah
Proses:
- Kelompok
cepat → membuat prototipe lengkap dengan visualisasi data
- Kelompok
sedang → bimbingan guru untuk coding sensor
- Kelompok
perlu bimbingan → menggunakan simulasi sensor virtual
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Siswa menilai hasil prototipe dan kesulitan yang
dihadapi
● Rangkuman: Guru menekankan manfaat sensor kelembapan tanah untuk tanaman
● Tindak Lanjut: Prototipe dapat dikembangkan menjadi proyek IoT skala lebih
besar
● Penutup: Doa & salam
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
● Asesmen Diagnostik: Tanya jawab awal tentang sensor
kelembapan dan IoT
● Asesmen Formatif: Observasi praktik membuat prototipe
● Asesmen Sumatif: Evaluasi prototipe dan pemahaman konsep sensor kelembapan
● Produk (Proyek): Prototipe IoT sensor kelembapan tanah
● Praktik (Kinerja): Demonstrasi sensor bekerja dan data terekam
● Tes Tertulis: Soal konsep sensor kelembapan, coding, dan aplikasi IoT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar