MODUL
AJAR DEEP LEARNING
A.
IDENTITAS MODUL
|
Mata
Pelajaran |
: Informatika |
|
Kelas
/ Fase / Semester |
: VII
/ D / Ganjil |
|
Alokasi
Waktu |
: 2
JP (2 × 40 menit) |
|
Materi |
:
Optimasi Penjadwalan |
|
Tahun
Pelajaran |
: 2025
/ 2026 |
B.
IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
- Pengetahuan
Awal:
Peserta didik
telah mengenal konsep dasar algoritma sederhana dan penggunaan tabel atau
daftar untuk mengorganisasi data.
- Minat:
Siswa tertarik pada kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan, kerja kelompok, dan penggunaan komputer untuk membuat jadwal. - Latar
Belakang:
Peserta didik
terbiasa dengan kegiatan piket kelas dan memiliki pengalaman bekerja dalam tim
menjaga kebersihan kelas, termasuk memilah sampah organik dan anorganik.
C.
KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
- Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual:
Pengertian optimasi dan prinsip penjadwalan efisien.
b. Prosedural: Langkah-langkah menyusun jadwal piket menggunakan
simulasi atau alat digital sederhana.
- Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:
Penjadwalan
digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya jadwal pelajaran, piket, atau
kegiatan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengoptimalkan waktu
dan sumber daya untuk mengelola kebersihan kelas serta sampah dengan
efisien.
- Tingkat
Kesulitan:
Sedang – dapat
disesuaikan dengan kemampuan siswa melalui simulasi sederhana.
- Struktur
Materi:
- Pengertian
optimasi penjadwalan
- Algoritma
sederhana untuk penjadwalan
- Simulasi
jadwal piket kelas
- Evaluasi dan
revisi jadwal optimal
D.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
- Bernalar
Kritis:
Menganalisis dan menilai jadwal piket yang paling efisien dan adil.
- Gotong
Royong:
Berkolaborasi dalam kelompok menyusun jadwal bersama.
- Berperilaku
Ramah Lingkungan: Mengaitkan jadwal
piket dengan kegiatan pengelolaan sampah secara teratur dan berkelanjutan.
DESAIN
PEMBELAJARAN
A.
CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP):
Peserta
didik mampu menerapkan konsep optimasi penjadwalan untuk menyusun jadwal piket
kelas yang efisien dan adil dengan memperhatikan pengelolaan sampah sebagai
bentuk perilaku ramah lingkungan.
B.
LINTAS DISIPLIN ILMU:
- Matematika: Pola dan
kombinasi jadwal.
- PPKn: Gotong
royong dan tanggung jawab warga kelas.
- IPA: Pengelolaan
sampah organik dan anorganik dalam kebersihan kelas.
C.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
- Menjelaskan
pengertian dan tujuan optimasi penjadwalan.
- Melakukan
simulasi penyusunan jadwal piket kelas secara efisien.
- Menggunakan
algoritma sederhana dalam penyusunan jadwal.
- Menunjukkan
tanggung jawab dalam pelaksanaan piket dan pengelolaan sampah.
- Menghasilkan
produk berupa jadwal piket optimal.
D.
TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL:
“Optimasi Jadwal Piket untuk Kelas Bersih dan Bebas Sampah”
E.
KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK
PEDAGOGIK
- Model
Pembelajaran:
Project Based Learning (PjBL)
- Pendekatan: Simulasi dan
Kolaboratif
- Mindful
Learning:
Menyadari pentingnya pembagian tugas adil dan tanggung jawab terhadap
kebersihan serta lingkungan.
- Meaningful
Learning:
Mengaitkan penjadwalan dengan kegiatan nyata di kelas.
- Joyful
Learning:
Menggunakan simulasi jadwal dan permainan peran untuk menentukan jadwal
terbaik.
- Metode
Pembelajaran:
Diskusi, simulasi, refleksi kelompok.
KEMITRAAN
PEMBELAJARAN
- Lingkungan
Sekolah:
Ruang kelas dan area kebersihan (tempat sampah, taman).
- Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat: Petugas
kebersihan sekolah atau kader Adiwiyata.
- Mitra
Digital:
Spreadsheet (Google Sheets / Excel) atau aplikasi penjadwalan sederhana.
LINGKUNGAN
BELAJAR
- Ruang Fisik: Ruang kelas,
ruang komputer.
- Ruang
Virtual:
www.suwoto.my.id
- Budaya
Belajar:
Kolaboratif, tanggung jawab sosial, dan kesadaran lingkungan.
PEMANFAATAN
DIGITAL:
- Pemanfaatan
media pembelaran materi video, catatan, LKPD dan game dalam www.suwoto.my.id
- Menggunakan Excel untuk simulasi penjadwalan.
- Merekam hasil
diskusi dan produk dalam Padlet atau Drive.
- Mengunggah
hasil jadwal optimal untuk dikomentari oleh teman.
F.
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
KEGIATAN
PENDAHULUAN (15 MENIT)
- Salam dan
Doa:
Guru membuka pembelajaran dengan doa dan salam, menekankan pentingnya
kerja sama dalam menjaga kebersihan kelas.
- Mindful
Activity:
Siswa diajak merenung: “Bagaimana jika tidak ada jadwal piket yang
teratur? Apa akibatnya terhadap kebersihan kelas dan lingkungan?”
- Apersepsi: Guru
menampilkan contoh jadwal piket yang tidak efisien.
- Motivasi: Guru
menjelaskan bahwa hari ini siswa akan belajar membuat jadwal piket yang
adil dan efisien, sekaligus mendukung pengelolaan
sampah kelas.
- Penyampaian
Tujuan:
Guru menuliskan tujuan pembelajaran di papan tulis.
KEGIATAN
INTI (55 MENIT)
Memahami:
- Eksplorasi
Konsep (Meaningful Learning):
Murid belajar
materi tentang konsep optimasi di www.suwoto.my.id
atau materi lain yang relevan, efisiensi waktu, dan pentingnya pembagian beban
kerja yang seimbang.
- Membuat
Catatan Visual (Joyful Learning):
Siswa membuat
bagan sederhana berisi nama anggota kelas, hari, dan tugas piket.
- Diskusi:
Kelompok berdiskusi menentukan kriteria jadwal yang efisien (setiap siswa mendapat giliran seimbang, tugas berbeda tiap minggu, melibatkan pengelolaan sampah).
Mengaplikasi:
- Simulasi
Penjadwalan:
Siswa membuat
simulasi jadwal piket menggunakan tabel atau perangkat digital.
Guru memandu mereka menilai efisiensi dengan membandingkan beban dan frekuensi
tugas.
- Pembelajaran
Berdiferensiasi:
- Produk: Jadwal
piket optimal yang adil dan efisien.
- Proses:
- Kelompok 1
fokus pada rotasi tugas.
- Kelompok 2
fokus pada pemerataan waktu.
- Kelompok 3
fokus pada sistem pengelolaan sampah (organik, anorganik, dan daur
ulang).
Siswa
memastikan bahwa jadwal mencakup tugas memilah dan membuang sampah sesuai
jenisnya (PRLH: Pengelolaan sampah).
KEGIATAN
PENUTUP (10 MENIT)
- Refleksi: Siswa
menulis di sticky note: “Apa yang saya pelajari tentang bekerja
efisien dan menjaga lingkungan?”
- Rangkuman: Guru
menegaskan bahwa jadwal efisien membantu kebersihan dan keteraturan kelas.
- Tindak
Lanjut:
Jadwal hasil karya dipasang di papan kelas dan diterapkan selama 1 minggu
untuk diuji efektivitasnya.
- Penutup: Doa dan
salam.
G.
ASESMEN PEMBELAJARAN
- Asesmen
Diagnostik:
Tanya jawab tentang pengalaman piket sebelumnya dan masalah yang muncul.
- Asesmen
Formatif:
Observasi partisipasi dan kerja sama dalam simulasi.
- Asesmen
Sumatif:
Penilaian produk jadwal piket optimal.
- Produk
(Proyek):
Jadwal piket kelas yang efisien dan ramah lingkungan.
- Praktik
(Kinerja):
Kemampuan menggunakan alat digital dan berkolaborasi.
- Tes Tertulis: Soal singkat tentang konsep optimasi dan langkah penyusunan jadwal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar