Rabu, 29 Oktober 2025

Modul Ajar Deep Learning Informatika Kelas 7: Optimasi Penjadwalan

MODUL AJAR DEEP LEARNING


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran

: Informatika

Kelas / Fase / Semester

: VII / D / Ganjil

Alokasi Waktu

: 2 JP (2 × 40 menit)

Materi

: Optimasi Penjadwalan

Tahun Pelajaran

: 2025 / 2026


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal:

Peserta didik telah mengenal konsep dasar algoritma sederhana dan penggunaan tabel atau daftar untuk mengorganisasi data.

  1. Minat:
    Siswa tertarik pada kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan, kerja kelompok, dan penggunaan komputer untuk membuat jadwal.
  2. Latar Belakang:

Peserta didik terbiasa dengan kegiatan piket kelas dan memiliki pengalaman bekerja dalam tim menjaga kebersihan kelas, termasuk memilah sampah organik dan anorganik.


C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai

a. Konseptual: Pengertian optimasi dan prinsip penjadwalan efisien.
b. Prosedural: Langkah-langkah menyusun jadwal piket menggunakan simulasi atau alat digital sederhana.

  1. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:

Penjadwalan digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya jadwal pelajaran, piket, atau kegiatan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, siswa belajar mengoptimalkan waktu dan sumber daya untuk mengelola kebersihan kelas serta sampah dengan efisien.

  1. Tingkat Kesulitan:

Sedang – dapat disesuaikan dengan kemampuan siswa melalui simulasi sederhana.

  1. Struktur Materi:
    • Pengertian optimasi penjadwalan
    • Algoritma sederhana untuk penjadwalan
    • Simulasi jadwal piket kelas
    • Evaluasi dan revisi jadwal optimal

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Bernalar Kritis: Menganalisis dan menilai jadwal piket yang paling efisien dan adil.
  2. Gotong Royong: Berkolaborasi dalam kelompok menyusun jadwal bersama.
  3. Berperilaku Ramah Lingkungan: Mengaitkan jadwal piket dengan kegiatan pengelolaan sampah secara teratur dan berkelanjutan.

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP):

Peserta didik mampu menerapkan konsep optimasi penjadwalan untuk menyusun jadwal piket kelas yang efisien dan adil dengan memperhatikan pengelolaan sampah sebagai bentuk perilaku ramah lingkungan.


B. LINTAS DISIPLIN ILMU:

  • Matematika: Pola dan kombinasi jadwal.
  • PPKn: Gotong royong dan tanggung jawab warga kelas.
  • IPA: Pengelolaan sampah organik dan anorganik dalam kebersihan kelas.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN:

  1. Menjelaskan pengertian dan tujuan optimasi penjadwalan.
  2. Melakukan simulasi penyusunan jadwal piket kelas secara efisien.
  3. Menggunakan algoritma sederhana dalam penyusunan jadwal.
  4. Menunjukkan tanggung jawab dalam pelaksanaan piket dan pengelolaan sampah.
  5. Menghasilkan produk berupa jadwal piket optimal.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL:

“Optimasi Jadwal Piket untuk Kelas Bersih dan Bebas Sampah”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)
  • Pendekatan: Simulasi dan Kolaboratif
    • Mindful Learning: Menyadari pentingnya pembagian tugas adil dan tanggung jawab terhadap kebersihan serta lingkungan.
    • Meaningful Learning: Mengaitkan penjadwalan dengan kegiatan nyata di kelas.
    • Joyful Learning: Menggunakan simulasi jadwal dan permainan peran untuk menentukan jadwal terbaik.
  • Metode Pembelajaran: Diskusi, simulasi, refleksi kelompok.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah: Ruang kelas dan area kebersihan (tempat sampah, taman).
  • Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Petugas kebersihan sekolah atau kader Adiwiyata.
  • Mitra Digital: Spreadsheet (Google Sheets / Excel) atau aplikasi penjadwalan sederhana.

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik: Ruang kelas, ruang komputer.
  • Ruang Virtual: www.suwoto.my.id
  • Budaya Belajar: Kolaboratif, tanggung jawab sosial, dan kesadaran lingkungan.

PEMANFAATAN DIGITAL:

  • Pemanfaatan media pembelaran materi video, catatan, LKPD dan game dalam www.suwoto.my.id
  • Menggunakan  Excel untuk simulasi penjadwalan.
  • Merekam hasil diskusi dan produk dalam Padlet atau Drive.
  • Mengunggah hasil jadwal optimal untuk dikomentari oleh teman.


 

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa: Guru membuka pembelajaran dengan doa dan salam, menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga kebersihan kelas.
  • Mindful Activity: Siswa diajak merenung: “Bagaimana jika tidak ada jadwal piket yang teratur? Apa akibatnya terhadap kebersihan kelas dan lingkungan?”
  • Apersepsi: Guru menampilkan contoh jadwal piket yang tidak efisien.
  • Motivasi: Guru menjelaskan bahwa hari ini siswa akan belajar membuat jadwal piket yang adil dan efisien, sekaligus mendukung pengelolaan sampah kelas.
  • Penyampaian Tujuan: Guru menuliskan tujuan pembelajaran di papan tulis.

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami:

  • Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):

Murid belajar materi tentang konsep optimasi di www.suwoto.my.id atau materi lain yang relevan, efisiensi waktu, dan pentingnya pembagian beban kerja yang seimbang.

  • Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):

Siswa membuat bagan sederhana berisi nama anggota kelas, hari, dan tugas piket.

  • Diskusi:
    Kelompok berdiskusi menentukan kriteria jadwal yang efisien (setiap siswa mendapat giliran seimbang, tugas berbeda tiap minggu, melibatkan pengelolaan sampah).

Mengaplikasi:

  • Simulasi Penjadwalan:

Siswa membuat simulasi jadwal piket menggunakan tabel atau perangkat digital.
Guru memandu mereka menilai efisiensi dengan membandingkan beban dan frekuensi tugas.

  • Pembelajaran Berdiferensiasi:
    • Produk: Jadwal piket optimal yang adil dan efisien.
    • Proses:
      • Kelompok 1 fokus pada rotasi tugas.
      • Kelompok 2 fokus pada pemerataan waktu.
      • Kelompok 3 fokus pada sistem pengelolaan sampah (organik, anorganik, dan daur ulang).

Siswa memastikan bahwa jadwal mencakup tugas memilah dan membuang sampah sesuai jenisnya (PRLH: Pengelolaan sampah).


KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi: Siswa menulis di sticky note: “Apa yang saya pelajari tentang bekerja efisien dan menjaga lingkungan?”
  • Rangkuman: Guru menegaskan bahwa jadwal efisien membantu kebersihan dan keteraturan kelas.
  • Tindak Lanjut: Jadwal hasil karya dipasang di papan kelas dan diterapkan selama 1 minggu untuk diuji efektivitasnya.
  • Penutup: Doa dan salam.

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

  • Asesmen Diagnostik: Tanya jawab tentang pengalaman piket sebelumnya dan masalah yang muncul.
  • Asesmen Formatif: Observasi partisipasi dan kerja sama dalam simulasi.
  • Asesmen Sumatif: Penilaian produk jadwal piket optimal.
  • Produk (Proyek): Jadwal piket kelas yang efisien dan ramah lingkungan.
  • Praktik (Kinerja): Kemampuan menggunakan alat digital dan berkolaborasi.
  • Tes Tertulis: Soal singkat tentang konsep optimasi dan langkah penyusunan jadwal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar