MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
Materi : Tekanan Zat Padat
A. IDENTITAS MODUL
-
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
-
Kelas / Fase / Semester : IX / D / Ganjil
-
Alokasi Waktu : 2 JP (2 × 40 menit)
-
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
-
Pengetahuan Awal : Peserta didik telah mempelajari gaya dan luas permukaan di kelas sebelumnya.
-
Minat : Peserta didik cenderung tertarik pada percobaan langsung yang melibatkan benda nyata.
-
Latar Belakang : Peserta didik terbiasa dengan fenomena tekanan, misalnya jejak sepatu di tanah, paku yang mudah menancap, atau papan yang patah.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
-
Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
a. Konseptual: Konsep tekanan zat padat sebagai perbandingan gaya dengan luas bidang tekan.
b. Prosedural: Melakukan eksperimen sederhana untuk membuktikan konsep tekanan zat padat. -
Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik : Dapat menjelaskan fenomena sehari-hari, seperti roda traktor yang lebar, jejak sepatu di tanah basah, atau pisau tajam lebih mudah memotong.
-
Tingkat Kesulitan : Sedang – membutuhkan pemahaman konsep matematika sederhana (rumus tekanan).
-
Struktur Materi : Gaya → Luas bidang tekan → Rumus tekanan (P = F/A) → Aplikasi dalam kehidupan.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
-
Penalaran Kritis
-
Kreativitas
-
Komunikasi
DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami konsep tekanan zat padat dan membuktikannya melalui eksperimen sederhana serta menyajikan hasilnya dalam bentuk catatan percobaan.
B. Lintas Disiplin Ilmu
Matematika (perbandingan, satuan luas dan gaya).
C. Tujuan Pembelajaran
-
Menjelaskan konsep tekanan zat padat.
-
Melakukan eksperimen sederhana tentang tekanan paku pada tanah.
-
Menyusun catatan percobaan secara runtut dan logis.
D. Topik Pembelajaran Kontekstual
“Jejak paku di tanah: Mengapa semakin tajam semakin mudah menancap?”
E. Kerangka Pembelajaran
Praktik Pedagogik
-
Model Pembelajaran : Discovery Learning
-
Pendekatan : Eksperimen berbasis masalah
-
Mindful Learning : Mengamati fenomena sederhana dengan penuh kesadaran.
-
Meaningful Learning : Menghubungkan hasil percobaan dengan kehidupan nyata.
-
Joyful Learning : Belajar melalui percobaan langsung yang menyenangkan.
-
-
Metode Pembelajaran : Eksperimen, diskusi kelompok, presentasi.
Kemitraan Pembelajaran
-
Lingkungan Sekolah : Laboratorium IPA / halaman sekolah.
-
Lingkungan Luar Sekolah : Fenomena di masyarakat (jejak sepatu, roda kendaraan, pisau).
-
Mitra Digital : Video simulasi tekanan zat padat, PhET Simulation.
Lingkungan Belajar
-
Ruang Fisik : Laboratorium / halaman sekolah.
-
Ruang Virtual : Google Classroom / LMS sekolah.
-
Budaya Belajar : Aktif, kolaboratif, komunikatif.
Pemanfaatan Digital : Dokumentasi percobaan dengan HP, laporan bisa dikirim via Google Classroom.
F. Langkah-langkah Pembelajaran Mendalam
KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)
-
Salam dan Doa : Guru membuka pelajaran dengan doa.
-
Mindful Activity : Siswa diajak mengingat pengalaman melihat jejak sepatu di tanah basah.
-
Apersepsi : Guru menunjukkan 2 benda: paku dan balok kayu, lalu menanyakan mana yang lebih mudah masuk tanah.
-
Motivasi : Guru menjelaskan bahwa hari ini siswa akan membuktikan konsep tekanan zat padat.
-
Penyampaian Tujuan : Siswa mengetahui tujuan belajar (eksperimen + laporan).
KEGIATAN INTI (55 MENIT)
Memahami
-
Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning) : Guru menjelaskan rumus tekanan (P = F/A).
-
Membuat Catatan Visual (Joyful Learning) : Siswa menggambar ilustrasi gaya tekan pada paku vs kayu.
-
Diskusi : Siswa membandingkan hasil eksperimen dengan teori.
Mengaplikasi
-
Eksperimen : Siswa menekan paku dengan gaya berbeda pada tanah dan mengamati jejaknya.
-
Pembelajaran Berdiferensiasi
-
Produk : Catatan percobaan dalam bentuk tabel/gambar.
-
Proses : Siswa bekerja dalam kelompok sesuai kemampuan (menghitung, menggambar, menulis).
-
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
-
Refleksi : Siswa menuliskan hal baru yang dipahami tentang tekanan.
-
Rangkuman : Guru dan siswa menyimpulkan bahwa semakin kecil luas bidang tekan, semakin besar tekanannya.
-
Tindak Lanjut : Siswa diminta mencari contoh lain fenomena tekanan di rumah.
-
Penutup : Doa bersama.
G. Asesmen Pembelajaran
-
Asesmen Diagnostik : Tanya jawab awal tentang gaya & luas permukaan.
-
Asesmen Formatif : Observasi saat eksperimen & diskusi.
-
Asesmen Sumatif : Catatan percobaan & presentasi hasil.
-
Produk (Proyek) : Catatan percobaan berisi tabel & analisis.
-
Praktik (Kinerja) : Melakukan eksperimen sesuai prosedur.
-
Tes Tertulis : Soal singkat tentang konsep tekanan zat padat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar