Jumat, 26 September 2025

Modul Ajar Deep Learning IPA Kelas 9 - Tekanan Zat cair

MODUL AJAR DEEP LEARNING


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Kelas / Fase / Semester

: IX / D / Ganjil

Materi

: Tekanan Zat Cair

Alokasi Waktu

: 2 JP (2 × 40 menit)

Tahun Pelajaran

: 2025 / 2026


 B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal:

Peserta didik telah mempelajari konsep tekanan pada zat padat di kelas VIII serta memahami gaya dan luas permukaan.

  1. Minat:
    Siswa memiliki ketertarikan tinggi terhadap kegiatan eksperimen dan fenomena sehari-hari seperti air mancur, tangki air, atau penyiraman tanaman.
  2. Latar Belakang:

Sebagian besar siswa tinggal di wilayah perdesaan dengan sumber air sumur dan irigasi, sehingga relevan dengan pembelajaran tentang konservasi air.

 

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:

a. Konseptual: Tekanan dalam zat cair bergantung pada kedalaman, massa jenis, dan gravitasi.
b. Prosedural: Melakukan percobaan sederhana tentang tekanan air menggunakan botol berlubang.

  1. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:

Konsep tekanan air berguna untuk memahami cara kerja tangki air, pipa, penyemprot tanaman, serta pentingnya menjaga air agar tidak terbuang sia-sia (konservasi air).

  1. Tingkat Kesulitan:

Sedang – dapat dipahami dengan bantuan eksperimen sederhana dan bimbingan guru.

  1. Struktur Materi:
    • Pengertian tekanan zat cair
    • Faktor yang memengaruhi tekanan zat cair
    • Hubungan kedalaman dengan tekanan
    • Penerapan tekanan zat cair dalam kehidupan (termasuk konservasi air)

 

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Bernalar Kritis: Menganalisis hasil percobaan tekanan air dan menjelaskan fenomena secara ilmiah.
  2. Berkolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok melakukan eksperimen dan mencatat hasil.
  3. Berperilaku Sehat dan Ramah Lingkungan: Menerapkan sikap hemat air saat melakukan kegiatan eksperimen (PRLH: Konservasi air).

 

DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP):

Peserta didik mampu memahami konsep tekanan pada zat cair serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, dan menunjukkan perilaku hemat air dalam aktivitas eksperimen.

 

B. LINTAS DISIPLIN ILMU:

  • Matematika: Menghitung tekanan berdasarkan kedalaman dan massa jenis.
  • IPS: Mengaitkan tekanan air dengan pemanfaatan sumber air di lingkungan sekitar.

 

C. TUJUAN PEMBELAJARAN:

  1. Menjelaskan pengertian dan faktor yang memengaruhi tekanan zat cair.
  2. Melakukan percobaan sederhana untuk menunjukkan bahwa tekanan air bertambah seiring kedalaman.
  3. Menyusun laporan hasil percobaan dengan bahasa ilmiah.
  4. Menunjukkan perilaku ramah lingkungan melalui praktik konservasi air saat melakukan eksperimen.

 

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL:

“Tekanan Air dan Upaya Hemat Air di Kehidupan Sehari-hari”

 

E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL)
  • Pendekatan: Eksperimen (Deep Learning Approach)
    • Mindful Learning: Siswa menyadari hubungan antara air sebagai sumber kehidupan dan pentingnya penggunaannya secara bijak.
    • Meaningful Learning: Siswa mengaitkan tekanan air dengan pengalaman nyata (misalnya selang air atau tangki).
    • Joyful Learning: Siswa menikmati kegiatan eksperimen botol berlubang dan membuat catatan visual.
  • Metode Pembelajaran: Eksperimen, diskusi kelompok, presentasi hasil.

 

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah: Laboratorium IPA, taman sekolah, area cuci tangan.
  • Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Observasi ke rumah atau sawah yang menggunakan tangki air/irigasi.
  • Mitra Digital: Video simulasi tekanan air (PhET Interactive Simulation).

 

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik: Laboratorium IPA atau halaman sekolah.
  • Ruang Virtual: www.suwoto.my.id
  • Budaya Belajar: Kolaboratif, rasa ingin tahu tinggi, dan peduli lingkungan.

 PEMANFAATAN DIGITAL:

  • Menampilkan video pembelajaran tekanan air di www.suwoto.my.id
  • Mensimulasikan tekanan zat cair melalui game di www.suwoto.my.id
  • Mengunggah laporan praktikum digital LKPD online di www.suwoto.my.id

 

F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa: Guru membuka dengan salam, doa, dan mengingatkan sikap disiplin serta tanggung jawab terhadap alat dan air yang digunakan.
  • Mindful Activity: Siswa diajak berpikir tentang pentingnya air dalam kehidupan dan bagaimana air bisa keluar dari lubang pada botol.
  • Apersepsi: Guru menunjukkan video singkat air mancur sederhana.
  • Motivasi: Guru menjelaskan bahwa hari ini siswa akan membuktikan secara langsung mengapa air yang lebih dalam tekanannya lebih besar.
  • Penyampaian Tujuan: Guru menampilkan tujuan pembelajaran di papan tulis.

 

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami:

  • Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning):

Murid mempelajari materi tekanan zat cair dalam bentuk video atau tulisan di www.suwoto.my.id atau pada sumber lain yang relevan, kemudian siswa mengamati botol plastik yang akan digunakan eksperimen.

  • Membuat Catatan Visual (Joyful Learning):

Siswa menggambar rancangan percobaan pada buku catatan.

  • Diskusi:
    Kelompok berdiskusi tentang prediksi hasil percobaan: “Lubang mana yang menyemburkan air lebih jauh?”

Mengaplikasi:

  • Eksperimen Botol Air Berlubang:

Siswa membuat tiga lubang sejajar pada botol plastik berisi air dan mengamati jarak semburan air dari tiap lubang.

  • Pembelajaran Berdiferensiasi:
    • Produk: Laporan praktikum (laporan digital atau tertulis dengan gambar hasil pengamatan).
    • Proses: Siswa dapat memilih peran (penulis laporan, pengamat, perekam, atau juru bicara).

Selama kegiatan, guru menekankan hemat air dengan menggunakan wadah penampung untuk air percobaan agar bisa digunakan kembali (PRLH: Konservasi air).

 

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi: Siswa menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu kebiasaan hemat air yang bisa diterapkan di rumah.
  • Rangkuman: Guru dan siswa menyimpulkan bahwa tekanan zat cair bertambah seiring kedalaman.
  • Tindak Lanjut: Guru memberi tugas rumah: mencari contoh penerapan tekanan air dalam kehidupan.
  • Penutup: Doa dan salam.

 

G. ASESMEN PEMBELAJARAN

  • Asesmen Diagnostik: Pertanyaan awal tentang pengalaman siswa melihat air menyembur dari pipa atau tangki.
  • Asesmen Formatif: Observasi selama eksperimen (kerja sama, sikap hemat air).
  • Asesmen Sumatif: Laporan hasil praktikum.
  • Produk (Proyek): Laporan praktikum tekanan zat cair berbasis konservasi air.
  • Praktik (Kinerja): Kemampuan melakukan eksperimen dan menjelaskan hasil.
  • Tes Tertulis: Soal uraian singkat tentang konsep tekanan zat cair dan penerapannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar