Jumat, 12 September 2025

Modul Ajar Deep Learning IPA Kelas 9 - Sistem Reproduksi Manusia

 MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
Materi: Sistem Reproduksi Manusia


A. IDENTITAS MODUL

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas / Fase / Semester : IX / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 2 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal : Peserta didik sudah mengenal organ tubuh manusia dan sistem koordinasi pada kelas sebelumnya.

  2. Minat : Peserta didik memiliki rasa ingin tahu tinggi tentang kesehatan remaja, terutama yang berkaitan dengan pubertas.

  3. Latar Belakang : Peserta didik berada pada masa remaja, sehingga topik ini dekat dengan kehidupan nyata mereka.


C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    a. Konseptual : Memahami struktur dan fungsi organ reproduksi manusia, proses pubertas, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
    b. Prosedural : Melakukan literasi membaca artikel kesehatan reproduksi dan menyajikan informasi dalam bentuk poster edukasi.

  2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik : Materi ini membantu peserta didik memahami perubahan tubuh dan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi secara bertanggung jawab.

  3. Tingkat Kesulitan : Sedang – karena berkaitan dengan pemahaman konsep biologi yang dekat dengan pengalaman peserta didik.

  4. Struktur Materi : Organ reproduksi manusia → proses pubertas → pentingnya kesehatan reproduksi remaja → sikap bertanggung jawab.


D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Penalaran Kritis

  2. Komunikasi

  3. Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME


DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu memahami sistem reproduksi manusia, menganalisis artikel kesehatan reproduksi remaja, dan menghasilkan poster edukasi sehat sebagai bentuk literasi sains dan keterampilan komunikasi.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Pendidikan Agama (tanggung jawab moral dan menjaga diri sesuai ajaran agama).

  • Bahasa Indonesia (literasi membaca artikel dan menyajikan poster).

  • Seni Budaya (desain poster kreatif).

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan struktur dan fungsi sistem reproduksi manusia.

  2. Mengidentifikasi isu-isu kesehatan reproduksi remaja melalui kegiatan literasi.

  3. Membuat poster edukasi kesehatan reproduksi secara kreatif.

  4. Menunjukkan sikap kritis, komunikatif, dan religius dalam pembelajaran.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Kesehatan Reproduksi Remaja: Menjaga Diri, Menjaga Masa Depan”


E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)

  • Pendekatan : Diskusi dan Literasi

    • Mindful Learning : Menyadari pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sebagai amanah Tuhan.

    • Meaningful Learning : Mengaitkan artikel kesehatan dengan kehidupan sehari-hari remaja.

    • Joyful Learning : Membuat poster edukasi dengan kreativitas.

  • Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, literasi artikel, presentasi, proyek poster.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah : Perpustakaan, ruang kelas.

  • Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat : Artikel kesehatan dari dinas kesehatan/website edukasi.

  • Mitra Digital : Canva, Google Slides, atau aplikasi desain poster sederhana.

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik : Ruang kelas/lab IPA.

  • Ruang Virtual : Platform Google Classroom atau WhatsApp Group kelas.

  • Budaya Belajar : Kolaboratif, komunikatif, kreatif.

PEMANFAATAN DIGITAL

Peserta didik mencari artikel kesehatan reproduksi dari sumber resmi, serta membuat poster edukasi menggunakan aplikasi digital.


F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa : Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.

  • Mindful Activity : Refleksi singkat tentang anugerah Tuhan berupa tubuh manusia dan tanggung jawab menjaganya.

  • Apersepsi : Tanya jawab tentang pengalaman pubertas dan perubahan tubuh.

  • Motivasi : Guru menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi remaja.

  • Penyampaian Tujuan : Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan produk yang akan dihasilkan.

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

  • Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning) : Peserta didik membaca artikel kesehatan reproduksi remaja.

  • Membuat Catatan Visual (Joyful Learning) : Membuat mind map tentang organ reproduksi dan kesehatan reproduksi.

  • Diskusi : Diskusi kelompok untuk mengidentifikasi pesan penting dari artikel.

Mengaplikasi

  • Pembelajaran Berdiferensiasi

    • Produk : Poster edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja.

    • Proses : Kelompok menyesuaikan kreativitas (gambar manual/digital).

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi : Siswa menuliskan satu hal baru yang dipelajari.

  • Rangkuman : Guru menegaskan poin penting materi.

  • Tindak Lanjut : Siswa diminta mencari artikel tambahan untuk memperkaya pemahaman.

  • Penutup : Doa bersama.


G. ASESMEN PEMBELAJARAN

  • Asesmen Diagnostik : Pertanyaan singkat tentang pubertas dan organ reproduksi.

  • Asesmen Formatif : Hasil diskusi kelompok dan mind map.

  • Asesmen Sumatif : Poster edukasi kesehatan reproduksi remaja.

  • Produk (Proyek) : Poster edukasi sehat.

  • Praktik (Kinerja) : Presentasi hasil kerja kelompok.

  • Tes Tertulis : Soal uraian singkat tentang fungsi sistem reproduksi dan pubertas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar