Selasa, 30 September 2025

Modul Ajar Deep Learning IPA Kelas 9 _ Magnet

 

MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
Materi: Magnet


A. IDENTITAS MODUL

  • Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

  • Kelas / Fase / Semester : IX / D / Ganjil

  • Alokasi Waktu : 2 JP (2 × 40 menit)

  • Tahun Pelajaran : 2025/2026


B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

  1. Pengetahuan Awal : Peserta didik telah mengenal sifat magnet dan benda-benda yang dapat ditarik magnet pada kelas sebelumnya.

  2. Minat : Peserta didik memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap fenomena listrik dan magnet karena dekat dengan kehidupan sehari-hari (alat elektronik, kompas, motor listrik).

  3. Latar Belakang : Peserta didik terbiasa bekerja kelompok, memiliki keterampilan dasar melakukan percobaan IPA, dan terbiasa menggunakan gawai.


C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

  1. Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
    a. Konseptual : Konsep kemagnetan dan cara membuat magnet.
    b. Prosedural : Langkah-langkah membuat magnet dengan gosokan dan arus listrik.

  2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik : Magnet digunakan pada speaker, motor listrik, kompas, dan peralatan sehari-hari.

  3. Tingkat Kesulitan : Sedang, karena melibatkan konsep gaya magnet dan keterampilan praktikum sederhana.

  4. Struktur Materi :

    • Pengertian magnet

    • Cara membuat magnet

    • Magnet gosokan dan magnet arus listrik

    • Pemanfaatan magnet dalam kehidupan


D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

  1. Penalaran Kritis : Menganalisis perbedaan cara membuat magnet dan efeknya.

  2. Kreativitas : Membuat laporan hasil percobaan dengan penyajian menarik.

  3. Kemandirian : Melaksanakan eksperimen secara mandiri dan bertanggung jawab.


DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik memahami konsep magnet dan mampu membuat magnet sederhana dengan cara gosokan atau arus listrik serta melaporkan hasil percobaan dengan penalaran kritis, kreatif, dan mandiri.

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

  • Fisika (konsep gaya magnet dan listrik)

  • Teknologi (aplikasi magnet pada motor listrik, kompas)

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan cara membuat magnet dengan gosokan atau arus listrik.

  2. Melakukan percobaan membuat magnet sederhana secara mandiri.

  3. Menyusun laporan percobaan secara sistematis dan kreatif.

D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

“Eksperimen Membuat Magnet: Dari Teori ke Kehidupan Nyata”

E. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

  • Model Pembelajaran : Discovery Learning + Project Based Learning

  • Pendekatan : Eksperimen

    • Mindful Learning : Menyadari fenomena magnet dalam kehidupan sehari-hari.

    • Meaningful Learning : Mengaitkan hasil percobaan dengan teori magnet.

    • Joyful Learning : Praktikum kelompok dan membuat laporan kreatif.

  • Metode Pembelajaran : Diskusi, eksperimen, presentasi

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

  • Lingkungan Sekolah : Laboratorium IPA

  • Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat : Lingkungan rumah (alat listrik, kompas, speaker)

  • Mitra Digital : Video simulasi kemagnetan (YouTube, PhET Simulation)

LINGKUNGAN BELAJAR

  • Ruang Fisik : Laboratorium IPA / kelas

  • Ruang Virtual : Google Classroom / Padlet

  • Budaya Belajar : Kolaboratif, kreatif, reflektif

PEMANFAATAN DIGITAL

  • Menyusun laporan digital dengan Google Docs/Canva.

  • Mengunggah hasil percobaan di Classroom.


F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM

KEGIATAN PENDAHULUAN (15 MENIT)

  • Salam dan Doa : Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.

  • Mindful Activity : Menyimak tayangan singkat fenomena magnet di kehidupan (kompas, motor listrik).

  • Apersepsi : Tanya jawab tentang benda yang dapat ditarik magnet.

  • Motivasi : Guru menyampaikan pentingnya memahami magnet untuk kehidupan sehari-hari.

  • Penyampaian Tujuan : Peserta didik mengetahui tujuan belajar hari ini (membuat magnet sederhana).

KEGIATAN INTI (55 MENIT)

Memahami

  • Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning) : Guru menjelaskan teori singkat tentang magnet dan cara membuatnya.

  • Membuat Catatan Visual (Joyful Learning) : Peserta didik membuat peta konsep sederhana.

  • Diskusi : Kelompok mendiskusikan langkah percobaan dan menyiapkan alat/bahan.

Mengaplikasi

  • Eksperimen : Peserta didik membuat magnet dengan gosokan dan arus listrik sesuai langkah kerja.

  • Pembelajaran Berdiferensiasi :

    • Produk : Laporan hasil percobaan (dapat berupa tulisan, infografis, atau video).

    • Proses : Kelompok memilih cara presentasi hasil (poster, slide, atau rekaman video).

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

  • Refleksi : Peserta didik menuliskan hal baru yang dipelajari.

  • Rangkuman : Guru menyimpulkan konsep membuat magnet.

  • Tindak Lanjut : Peserta didik diminta mencari aplikasi magnet dalam kehidupan sehari-hari.

  • Penutup : Doa dan salam.


G. ASESMEN PEMBELAJARAN

  • Asesmen Diagnostik : Pertanyaan awal tentang pengalaman peserta didik dengan magnet.

  • Asesmen Formatif : Observasi saat eksperimen.

  • Asesmen Sumatif : Penilaian laporan percobaan.

  • Produk (Proyek) : Laporan hasil percobaan (tulisan/poster/video).

  • Praktik (Kinerja) : Melakukan eksperimen dengan benar.

  • Tes Tertulis : Soal singkat terkait cara membuat magnet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar