MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
Materi: Listrik (Rangkaian Seri dan Paralel)
A. IDENTITAS MODUL
-
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
-
Kelas / Fase / Semester : IX / D / Ganjil
-
Alokasi Waktu : 2 JP (2 × 40 menit)
-
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
-
Pengetahuan Awal : Peserta didik telah mengetahui konsep dasar listrik statis, arus listrik, sumber energi listrik, dan penggunaan listrik sehari-hari.
-
Minat : Peserta didik tertarik pada percobaan praktikum IPA, terutama rangkaian listrik yang dekat dengan kehidupan mereka (lampu, baterai, peralatan rumah tangga).
-
Latar Belakang : Peserta didik hidup di lingkungan dengan akses listrik, terbiasa menggunakan perangkat elektronik, sehingga dekat dengan fenomena kelistrikan.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
-
Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai
-
a. Konseptual: Konsep rangkaian seri dan paralel, kelebihan dan kekurangannya, serta penerapannya.
-
b. Prosedural: Langkah-langkah membuat rangkaian listrik sederhana secara seri dan paralel.
-
-
Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik : Rangkaian listrik digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti lampu di rumah, instalasi listrik, dan peralatan elektronik.
-
Tingkat Kesulitan : Sedang – memerlukan keterampilan praktikum, analisis, dan pemahaman konsep.
-
Struktur Materi :
-
Pengertian rangkaian listrik seri dan paralel
-
Percobaan rangkaian listrik seri
-
Percobaan rangkaian listrik paralel
-
Analisis perbedaan rangkaian seri dan paralel
-
Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari
-
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
-
Penalaran Kritis – menganalisis perbedaan rangkaian seri dan paralel.
-
Kolaborasi – bekerja sama dalam kelompok membuat rangkaian listrik.
-
Komunikasi – mempresentasikan hasil percobaan dan skema rangkaian.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Peserta didik mampu memahami, membuat, dan menganalisis rangkaian listrik seri dan paralel, serta menyajikan hasilnya dalam bentuk skema rangkaian.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
-
Matematika (perhitungan jumlah arus dan tegangan)
-
TIK (pembuatan diagram/skema dengan aplikasi digital)
-
PPKn (kerjasama dan disiplin dalam bekerja kelompok)
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
-
Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan rangkaian seri dan paralel.
-
Peserta didik dapat membuat rangkaian seri dan paralel melalui eksperimen.
-
Peserta didik dapat menyajikan hasil eksperimen dalam bentuk skema rangkaian.
-
Peserta didik dapat mengkomunikasikan hasil kerja kelompok dengan baik.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
“Penerapan Rangkaian Listrik dalam Kehidupan Sehari-hari”
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
Praktik Pedagogik
-
Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
-
Pendekatan : Eksperimen
-
Mindful Learning: fokus pada keamanan saat melakukan percobaan listrik.
-
Meaningful Learning: mengaitkan konsep listrik dengan kehidupan sehari-hari.
-
Joyful Learning: percobaan kelompok secara menyenangkan.
-
-
Metode Pembelajaran : Demonstrasi, eksperimen, diskusi, presentasi.
Kemitraan Pembelajaran
-
Lingkungan Sekolah : Laboratorium IPA / ruang kelas.
-
Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat : Aplikasi listrik pada peralatan rumah tangga.
-
Mitra Digital : Aplikasi simulasi listrik (PhET Colorado / Crocodile Physics).
Lingkungan Belajar
-
Ruang Fisik : Laboratorium IPA / kelas dengan fasilitas listrik.
-
Ruang Virtual : Platform belajar digital (Google Classroom/Quipper).
-
Budaya Belajar : Kolaboratif, eksploratif, dan komunikatif.
Pemanfaatan Digital
Peserta didik membuat skema rangkaian menggunakan aplikasi diagram (misalnya Lucidchart, Canva, atau Google Drawing).
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENDALAM
Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
-
Salam, doa, dan presensi.
-
Mindful activity: Mengingatkan siswa menjaga keselamatan saat menggunakan baterai, kabel, dan lampu.
-
Apersepsi: Menanyakan pengalaman siswa dengan listrik di rumah (lampu mati, kabel korslet).
-
Motivasi: Menyampaikan pentingnya memahami rangkaian listrik dalam kehidupan sehari-hari.
-
Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Kegiatan Inti (55 menit)
Memahami:
-
Eksplorasi Konsep (Meaningful Learning): Guru menjelaskan konsep dasar rangkaian seri dan paralel.
-
Membuat Catatan Visual (Joyful Learning): Siswa membuat catatan singkat dengan sketsa rangkaian.
-
Diskusi: Kelompok mendiskusikan perbedaan konsep, kelebihan, dan kekurangan rangkaian seri & paralel.
Mengaplikasi:
-
Eksperimen: Siswa membuat rangkaian listrik seri dan paralel dengan alat yang tersedia (baterai, kabel, lampu).
-
Pembelajaran Berdiferensiasi:
-
Produk: Skema rangkaian seri & paralel (manual/digital).
-
Proses: Diskusi dan presentasi kelompok hasil percobaan.
-
Kegiatan Penutup (10 menit)
-
Refleksi: Siswa menuliskan satu hal baru yang dipelajari hari ini.
-
Rangkuman: Guru menegaskan perbedaan utama rangkaian seri dan paralel.
-
Tindak lanjut: Tugas rumah membuat contoh penerapan rangkaian listrik di kehidupan sehari-hari.
-
Penutup: Doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
-
Asesmen Diagnostik : Pertanyaan awal tentang pengalaman siswa dengan listrik.
-
Asesmen Formatif : Observasi diskusi kelompok, catatan visual siswa.
-
Asesmen Sumatif : Laporan eksperimen & presentasi kelompok.
-
Produk (Proyek) : Skema rangkaian seri & paralel (manual/digital).
-
Praktik (Kinerja) : Kemampuan membuat rangkaian dan kerjasama dalam kelompok.
-
Tes Tertulis : Soal tentang konsep perbedaan, kelebihan, dan penerapan rangkaian seri & paralel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar