1. Apa itu Parity Bit?
-
Parity bit adalah bit tambahan (0 atau 1) yang disisipkan pada data biner.
-
Fungsinya untuk mengecek kebenaran data saat dikirim atau disimpan.
-
Membantu mendeteksi adanya kesalahan (error) dalam transmisi data.
2. Jenis-jenis Parity Bit
-
Even Parity (paritas genap)
-
Jumlah bit ‘1’ (termasuk parity bit) harus genap.
-
Jika jumlah bit ‘1’ pada data sudah genap → parity bit = 0.
-
Jika jumlah bit ‘1’ pada data ganjil → parity bit = 1.
-
-
Odd Parity (paritas ganjil)
-
Jumlah bit ‘1’ (termasuk parity bit) harus ganjil.
-
Jika jumlah bit ‘1’ pada data sudah ganjil → parity bit = 0.
-
Jika jumlah bit ‘1’ pada data genap → parity bit = 1.
-
3. Contoh Penambahan Parity Bit
-
Data:
1011001(jumlah bit ‘1’ = 4 → genap)-
Even parity → tambah
0→10110010 -
Odd parity → tambah
1→10110011
-
-
Data:
11001(jumlah bit ‘1’ = 3 → ganjil)-
Even parity → tambah
1→110011 -
Odd parity → tambah
0→110010
-
4. Fungsi Parity Bit
-
Mendeteksi error: jika jumlah bit ‘1’ berubah (karena noise atau gangguan), sistem tahu ada kesalahan.
-
Sederhana dan cepat, tapi hanya bisa mendeteksi error, tidak bisa memperbaikinya.
-
Banyak dipakai di media penyimpanan lama, jaringan komputer, dan sistem komunikasi digital.
5. Algoritma Sederhana Menambahkan Parity Bit
-
Hitung jumlah bit ‘1’ pada data.
-
Tentukan jenis paritas (even/odd).
-
Tambahkan parity bit sesuai aturan.
-
Data siap dikirim dengan parity bit tambahan.
6. Kesimpulan
-
Parity bit adalah teknik dasar untuk menjaga keandalan data.
-
Ada dua jenis: even parity dan odd parity.
-
Berguna untuk mendeteksi kesalahan saat data dikirim atau disimpan.
-
Konsep ini menjadi dasar penting dalam jaringan komputer dan keamanan data.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar