Kamis, 14 Agustus 2025

IPA Kelas 8 Bab 6. B. Lempeng Tektonik

 

1. Pengertian Lempeng Tektonik

  • Lempeng tektonik adalah potongan besar litosfer (kerak bumi + mantel bagian atas) yang mengapung dan bergerak di atas lapisan cair plastis bernama astenosfer.

  • Pergerakan terjadi karena arus konveksi pada mantel: material panas naik, material dingin turun, mendorong dan menarik lempeng di atasnya.


2. Mengapa Lempeng Bisa Bergerak?

  • Astenosfer bersifat cair pekat karena mengandung lelehan batuan.

  • Inti bumi sangat panas → memanaskan mantel → menghasilkan arus konveksi.

  • Arus konveksi inilah yang menggerakkan lempeng secara perlahan (sekitar 1 cm per tahun).


3. Bukti Bumi Dahulu Satu Daratan (Pangaea)

  • Alfred Wegener (1915) mengemukakan bahwa dahulu Bumi terdiri dari satu superbenua bernama Pangaea.

  • Pangaea kemudian pecah menjadi dua daratan besar:

    • Gondwana (Australia, Afrika, Amerika Selatan, Antartika, India)

    • Laurasia (Amerika Utara, Eropa, Asia)

  • Pergerakan selama jutaan tahun membentuk posisi benua seperti sekarang.


4. Jenis-Jenis Pergerakan Lempeng Tektonik

A. Pergerakan Divergen (Saling Menjauh)

  • Dua lempeng bergerak menjauh sehingga terbentuk renggangan yang diisi material magma dari mantel.

  • Dampak:

    • Tanggul dasar samudra (mid-ocean ridge)

    • Vulkanisme bawah laut

  • Contoh:

    • Lempeng Afrika dan Amerika Selatan → Mid-Atlantic Ridge

    • Afrika & Arab → Laut Merah


B. Pergerakan Konvergen (Saling Mendekat/Menumbuk)

  • Dua lempeng bertabrakan.

  • Dampak:

    • Zona subduksi

    • Palung laut

    • Pegunungan tinggi

    • Gunung berapi

Contoh:

  • Pegunungan Himalaya → tumbukan Lempeng India & Eurasia

  • Palung Mariana → tumbukan Lempeng Pasifik & Eurasia

  • Indonesia berada pada tiga pertemuan lempeng:

    • Eurasia

    • Pasifik

    • Indo-Australia


C. Pergerakan Transform (Saling Berpapasan)

  • Dua lempeng bergeser mendatar dan saling menggesek.

  • Dampak:

    • Sesar mendatar

    • Gempa dangkal yang kuat

Contoh:

  • Patahan San Andreas (California)

  • Patahan Semangko (Sumatera) akibat pergeseran Lempeng Indo-Australia dan Eurasia


5. Dampak Pergerakan Lempeng Tektonik

Pergerakan lempeng menyebabkan berbagai fenomena geologi seperti:

  • Gempa bumi

  • Gunung berapi

  • Pembentukan pegunungan

  • Pembentukan palung laut

  • Perubahan bentuk benua dan samudra

Indonesia, yang berada di zona subduksi dan cincin api Pasifik, sering mengalami gempa dan memiliki banyak gunung berapi aktif.


Kesimpulan Subbab B – Lempeng Tektonik

  • Lempeng tektonik adalah bagian litosfer yang bergerak di atas astenosfer.

  • Pergerakan dipicu oleh arus konveksi di mantel bumi.

  • Terdapat tiga jenis gerakan lempeng: divergen, konvergen, transform.

  • Aktivitas tektonik sangat berpengaruh pada pembentukan permukaan bumi dan menyebabkan bencana alam seperti gempa dan erupsi gunung api.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar