1. Pengertian Lempeng Tektonik
-
Lempeng tektonik adalah potongan besar litosfer (kerak bumi + mantel bagian atas) yang mengapung dan bergerak di atas lapisan cair plastis bernama astenosfer.
-
Pergerakan terjadi karena arus konveksi pada mantel: material panas naik, material dingin turun, mendorong dan menarik lempeng di atasnya.
2. Mengapa Lempeng Bisa Bergerak?
-
Astenosfer bersifat cair pekat karena mengandung lelehan batuan.
-
Inti bumi sangat panas → memanaskan mantel → menghasilkan arus konveksi.
-
Arus konveksi inilah yang menggerakkan lempeng secara perlahan (sekitar 1 cm per tahun).
3. Bukti Bumi Dahulu Satu Daratan (Pangaea)
-
Alfred Wegener (1915) mengemukakan bahwa dahulu Bumi terdiri dari satu superbenua bernama Pangaea.
-
Pangaea kemudian pecah menjadi dua daratan besar:
-
Gondwana (Australia, Afrika, Amerika Selatan, Antartika, India)
-
Laurasia (Amerika Utara, Eropa, Asia)
-
-
Pergerakan selama jutaan tahun membentuk posisi benua seperti sekarang.
4. Jenis-Jenis Pergerakan Lempeng Tektonik
A. Pergerakan Divergen (Saling Menjauh)
-
Dua lempeng bergerak menjauh sehingga terbentuk renggangan yang diisi material magma dari mantel.
-
Dampak:
-
Tanggul dasar samudra (mid-ocean ridge)
-
Vulkanisme bawah laut
-
-
Contoh:
-
Lempeng Afrika dan Amerika Selatan → Mid-Atlantic Ridge
-
Afrika & Arab → Laut Merah
-
B. Pergerakan Konvergen (Saling Mendekat/Menumbuk)
-
Dua lempeng bertabrakan.
-
Dampak:
-
Zona subduksi
-
Palung laut
-
Pegunungan tinggi
-
Gunung berapi
-
Contoh:
-
Pegunungan Himalaya → tumbukan Lempeng India & Eurasia
-
Palung Mariana → tumbukan Lempeng Pasifik & Eurasia
-
Indonesia berada pada tiga pertemuan lempeng:
-
Eurasia
-
Pasifik
-
Indo-Australia
-
C. Pergerakan Transform (Saling Berpapasan)
-
Dua lempeng bergeser mendatar dan saling menggesek.
-
Dampak:
-
Sesar mendatar
-
Gempa dangkal yang kuat
-
Contoh:
-
Patahan San Andreas (California)
-
Patahan Semangko (Sumatera) akibat pergeseran Lempeng Indo-Australia dan Eurasia
5. Dampak Pergerakan Lempeng Tektonik
Pergerakan lempeng menyebabkan berbagai fenomena geologi seperti:
-
Gempa bumi
-
Gunung berapi
-
Pembentukan pegunungan
-
Pembentukan palung laut
-
Perubahan bentuk benua dan samudra
Indonesia, yang berada di zona subduksi dan cincin api Pasifik, sering mengalami gempa dan memiliki banyak gunung berapi aktif.
Kesimpulan Subbab B – Lempeng Tektonik
-
Lempeng tektonik adalah bagian litosfer yang bergerak di atas astenosfer.
-
Pergerakan dipicu oleh arus konveksi di mantel bumi.
-
Terdapat tiga jenis gerakan lempeng: divergen, konvergen, transform.
-
Aktivitas tektonik sangat berpengaruh pada pembentukan permukaan bumi dan menyebabkan bencana alam seperti gempa dan erupsi gunung api.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar