1. Pengertian Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain dengan cara fisika maupun kimia yang lebih sederhana.
Semua benda yang kita temui tersusun dari unsur.
Contoh: oksigen (O), hidrogen (H), besi (Fe), tembaga (Cu).
2. Simbol Unsur
Setiap unsur memiliki simbol yang ditulis dengan satu atau dua huruf.
-
Huruf pertama selalu huruf kapital.
-
Huruf kedua (jika ada) huruf kecil.
Contoh: -
O = oksigen
-
H = hidrogen
-
Na = natrium
-
Fe = besi
3. Unsur dalam Kehidupan Sehari-Hari
Pada materi, beberapa unsur diperlihatkan dalam berbagai bentuk benda sehari-hari, misalnya:
-
Emas (Au) pada perhiasan
-
Perak (Ag) pada aksesoris
-
Tembaga (Cu) pada kabel
-
Besi (Fe) pada konstruksi
-
Oksigen (O₂) untuk bernapas
4. Klasifikasi Unsur
Dalam buku, unsur dibagi dalam tiga kelompok utama:
A. Logam (Metal)
Ciri-ciri:
-
Mengkilap
-
Menghantarkan listrik & panas
-
Dapat ditempa (malleable)
Contoh: Fe, Cu, Au, Al
B. Nonlogam (Nonmetal)
Ciri-ciri:
-
Tidak mengkilap
-
Bersifat rapuh bila padat
-
Tidak menghantarkan listrik
Contoh: O, C, S, N
C. Metaloid (Semi Logam)
Memiliki sifat campuran logam dan nonlogam.
Contoh: Si (silikon).
5. Atom sebagai Penyusun Unsur
-
Unsur tersusun dari atom-atom yang identik.
-
Atom unsur berbeda satu sama lain berdasarkan jumlah proton dan sifatnya.
-
Misalnya: semua atom oksigen sama satu sama lain tetapi berbeda dari atom hidrogen.
6. Contoh Penerapan Unsur
Materi memberikan contoh unsur yang digunakan dalam kehidupan:
-
Aluminium (Al): bahan kaleng minuman.
-
Besi (Fe): rangka bangunan.
-
Silikon (Si): bahan pembuatan chip komputer.
-
Oksigen (O): proses pernapasan.
7. Kesimpulan Subbab A – Unsur
-
Unsur merupakan bahan dasar pembentuk materi.
-
Setiap unsur memiliki simbol kimia tersendiri.
-
Unsur memiliki sifat fisika dan kimia tertentu yang membedakannya dari unsur lain.
-
Unsur diklasifikasikan menjadi logam, nonlogam, dan metaloid.
-
Atom adalah unit terkecil pembentuk unsur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar