Selasa, 12 Agustus 2025

IPA Kelas 7 Bab 6. B. Bagaimanakah Interaksi antara Komponen Penyusun Ekosistem?

1. Komponen Penyusun Ekosistem

a. Komponen Biotik (Makhluk Hidup)

  1. Produsen
    – Organisme berklorofil yang mampu membuat makanan sendiri → tumbuhan hijau, alga.

  2. Konsumen
    – Makhluk hidup yang memakan organisme lain karena tidak dapat membuat makanan sendiri.
    Terdiri dari:

    • Konsumen primer (herbivor),

    • Konsumen sekunder (karnivor),

    • Konsumen tersier, dan seterusnya.

  3. Pengurai (Dekomposer)
    – Organisme yang menguraikan sisa makhluk hidup → jamur, bakteri.
    – Mengembalikan unsur hara ke tanah sehingga dapat digunakan produsen.

b. Komponen Abiotik (Lingkungan Fisik)

  • cahaya matahari

  • air

  • tanah

  • udara

  • suhu

  • mineral

Komponen ini sangat memengaruhi kehidupan makhluk hidup dan menentukan jenis organisme yang dapat tinggal di suatu habitat.


2. Bentuk Interaksi Antarorganisme (Interaksi Biotik)

a. Predasi (Pemangsaan)

  • Satu organisme (predator) memakan organisme lain (mangsa).
    Contoh: ular → tikus; burung elang → ayam.

b. Kompetisi (Persaingan)

  • Dua organisme berebut sumber daya yang sama, seperti makanan, cahaya, atau tempat hidup.
    Contoh: tanaman jagung dan gulma bersaing mendapatkan cahaya dan air.

c. Simbiosis

Hubungan dekat antara dua organisme berbeda jenis.

  1. Mutualisme (saling menguntungkan)
    Contoh: lebah dan bunga; bakteri Rhizobium dan kacang-kacangan.

  2. Komen­salisme (satu pihak untung, lainnya tidak dirugikan)
    Contoh: ikan remora dengan ikan hiu.

  3. Parasitisme (menguntungkan parasit, merugikan inangnya)
    Contoh: kutu pada manusia; benalu pada pohon.


3. Interaksi Antara Komponen Biotik dan Abiotik

Makhluk hidup bergantung pada komponen abiotik untuk bertahan hidup.

Contoh:

  • Tumbuhan membutuhkan cahaya, air, mineral, dan udara untuk fotosintesis.

  • Ikan membutuhkan air dengan kadar oksigen terlarut tertentu.

  • Cacing tanah hidup baik pada tanah lembap dengan banyak bahan organik.

Perubahan pada faktor abiotik (suhu, cahaya, kadar air) akan memengaruhi jumlah dan jenis makhluk hidup di suatu ekosistem.


4. Rantai Makanan, Jaring-jaring Makanan, dan Piramida Makanan

Interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem juga terjadi melalui hubungan makan–dimakan.

a. Rantai Makanan

Alur perpindahan energi dari produsen → konsumen I → konsumen II → pengurai.

b. Jaring-jaring Makanan

Terdiri dari banyak rantai makanan yang saling terhubung, menunjukkan interaksi yang lebih kompleks.

c. Piramida Makanan

Menunjukkan jumlah organisme, biomassa, atau energi pada setiap tingkat trofik.
Semakin tinggi tingkat trofik, jumlah energi semakin kecil.


5. Peran Pengurai dalam Ekosistem

  • Menguraikan sisa organisme mati.

  • Mengembalikan unsur hara ke tanah.

  • Tanpa pengurai, unsur hara akan habis dan rantai makanan terputus.


Inti Pembelajaran Subbab B

  1. Ekosistem tersusun atas komponen biotik (produsen, konsumen, pengurai) dan abiotik.

  2. Interaksi antarmakhluk hidup terjadi melalui predasi, kompetisi, dan simbiosis.

  3. Interaksi makhluk hidup dengan lingkungan abiotik menentukan kelangsungan hidup organisme.

  4. Aliran energi dalam ekosistem terlihat melalui rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida makanan.

  5. Pengurai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar