Selasa, 12 Agustus 2025

IPA Kelas 7 Bab 4. B. Gaya

1. Pengertian Gaya

  • Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan benda bergerak, berubah arah, berubah bentuk, atau berhenti.

  • Gaya termasuk besaran vektor, sehingga memiliki:

    • besar (nilai)

    • arah

Contoh: mendorong meja, menarik kursi, angin yang mendorong daun.


2. Satuan Gaya

  • Satuan gaya dalam Sistem Internasional (SI) adalah newton (N).

  • Sebesar 1 N adalah gaya yang diperlukan untuk menggerakkan benda bermassa 1 kg dengan percepatan 1 m/s².


3. Pengaruh Gaya terhadap Benda

Gaya dapat menyebabkan perubahan:

a. Mengubah Kecepatan Benda

  • Benda mula-mula diam → bergerak

  • Benda bergerak → menjadi lebih cepat atau lebih lambat

Contoh:
– Sepeda melaju lebih cepat ketika dikayuh lebih kuat.
– Bola berhenti karena gesekan lantai.

b. Mengubah Arah Gerak

Contoh: bola sepak berubah arah setelah ditendang ke samping.

c. Mengubah Bentuk Benda

Contoh:
– Pegas memanjang ketika ditarik.
– Botol plastik penyok saat ditekan.


4. Jenis-Jenis Gaya

a. Gaya Otot

Gaya yang dihasilkan oleh tarikan atau dorongan tubuh.
Contoh: mengangkat tas, menarik tali.

b. Gaya Gesek

Gaya yang menahan atau memperlambat gerak benda karena bergesekan.
Contoh: sepeda melambat ketika tidak dikayuh.

Ciri gaya gesek:

  • Arah gaya berlawanan dengan arah gerak benda.

  • Dapat diperkecil atau diperbesar sesuai kebutuhan (pelumas, ban beralur, dll).

c. Gaya Gravitasi

Gaya tarik Bumi terhadap benda → menyebabkan benda jatuh ke bawah.
Contoh: buah jatuh dari pohon.

d. Gaya Pegas

Gaya yang muncul pada benda elastis (pegas, karet).
Contoh: ketapel, pegas pada suspensi motor.

e. Gaya Magnet

Gaya tarik atau tolak oleh magnet terhadap benda tertentu (besi, baja).

f. Gaya Listrik

Gaya yang timbul dari muatan listrik.
Contoh: rambut tertarik ke penggaris plastik yang digosok.


5. Gaya yang Bekerja pada Benda: Searah dan Berlawanan Arah

a. Dua Gaya Searah

Resultan gaya diperoleh dengan menambahkan kedua gaya.
→ Benda bergerak lebih cepat atau lebih mudah didorong.

b. Dua Gaya Berlawanan Arah

Resultan gaya diperoleh dengan mengurangkan kedua gaya.

  • Jika resultan ≠ 0 → benda bergerak sesuai arah gaya terbesar

  • Jika resultan = 0 → benda tetap diam atau bergerak lurus beraturan


6. Gaya Resultan (R)

Gaya resultan adalah gaya pengganti dari beberapa gaya yang bekerja pada satu benda.

Contoh:
– Dua orang mendorong meja searah masing-masing 40 N dan 30 N → R = 70 N.
– Dua gaya berlawanan arah 50 N dan 20 N → R = 30 N ke arah gaya terbesar.


7. Contoh Gaya dalam Kehidupan Sehari-Hari

  • Mobil dapat bergerak karena gaya dorong mesin.

  • Gaya gesek sepatu dengan lantai memungkinkan kita berjalan.

  • Magnet menempel di pintu kulkas karena gaya magnet.

  • Ketapel dapat melontarkan batu karena gaya pegas.


Inti Pembelajaran Subbab B – Gaya

  1. Gaya adalah tarikan/dorongan yang memiliki besar dan arah.

  2. Satuan gaya adalah newton (N).

  3. Gaya dapat mengubah kecepatan, arah, atau bentuk benda.

  4. Jenis gaya: otot, gesek, gravitasi, pegas, magnet, listrik.

  5. Gaya kerja dapat searah atau berlawanan arah, menghasilkan gaya resultan.

  6. Konsep gaya banyak ditemui dalam aktivitas sehari-hari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar