1. Pengertian Gaya
-
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan benda bergerak, berubah arah, berubah bentuk, atau berhenti.
-
Gaya termasuk besaran vektor, sehingga memiliki:
-
besar (nilai)
-
arah
-
Contoh: mendorong meja, menarik kursi, angin yang mendorong daun.
2. Satuan Gaya
-
Satuan gaya dalam Sistem Internasional (SI) adalah newton (N).
-
Sebesar 1 N adalah gaya yang diperlukan untuk menggerakkan benda bermassa 1 kg dengan percepatan 1 m/s².
3. Pengaruh Gaya terhadap Benda
Gaya dapat menyebabkan perubahan:
a. Mengubah Kecepatan Benda
-
Benda mula-mula diam → bergerak
-
Benda bergerak → menjadi lebih cepat atau lebih lambat
Contoh:
– Sepeda melaju lebih cepat ketika dikayuh lebih kuat.
– Bola berhenti karena gesekan lantai.
b. Mengubah Arah Gerak
Contoh: bola sepak berubah arah setelah ditendang ke samping.
c. Mengubah Bentuk Benda
Contoh:
– Pegas memanjang ketika ditarik.
– Botol plastik penyok saat ditekan.
4. Jenis-Jenis Gaya
a. Gaya Otot
Gaya yang dihasilkan oleh tarikan atau dorongan tubuh.
Contoh: mengangkat tas, menarik tali.
b. Gaya Gesek
Gaya yang menahan atau memperlambat gerak benda karena bergesekan.
Contoh: sepeda melambat ketika tidak dikayuh.
Ciri gaya gesek:
-
Arah gaya berlawanan dengan arah gerak benda.
-
Dapat diperkecil atau diperbesar sesuai kebutuhan (pelumas, ban beralur, dll).
c. Gaya Gravitasi
Gaya tarik Bumi terhadap benda → menyebabkan benda jatuh ke bawah.
Contoh: buah jatuh dari pohon.
d. Gaya Pegas
Gaya yang muncul pada benda elastis (pegas, karet).
Contoh: ketapel, pegas pada suspensi motor.
e. Gaya Magnet
Gaya tarik atau tolak oleh magnet terhadap benda tertentu (besi, baja).
f. Gaya Listrik
Gaya yang timbul dari muatan listrik.
Contoh: rambut tertarik ke penggaris plastik yang digosok.
5. Gaya yang Bekerja pada Benda: Searah dan Berlawanan Arah
a. Dua Gaya Searah
Resultan gaya diperoleh dengan menambahkan kedua gaya.
→ Benda bergerak lebih cepat atau lebih mudah didorong.
b. Dua Gaya Berlawanan Arah
Resultan gaya diperoleh dengan mengurangkan kedua gaya.
-
Jika resultan ≠ 0 → benda bergerak sesuai arah gaya terbesar
-
Jika resultan = 0 → benda tetap diam atau bergerak lurus beraturan
6. Gaya Resultan (R)
Gaya resultan adalah gaya pengganti dari beberapa gaya yang bekerja pada satu benda.
Contoh:
– Dua orang mendorong meja searah masing-masing 40 N dan 30 N → R = 70 N.
– Dua gaya berlawanan arah 50 N dan 20 N → R = 30 N ke arah gaya terbesar.
7. Contoh Gaya dalam Kehidupan Sehari-Hari
-
Mobil dapat bergerak karena gaya dorong mesin.
-
Gaya gesek sepatu dengan lantai memungkinkan kita berjalan.
-
Magnet menempel di pintu kulkas karena gaya magnet.
-
Ketapel dapat melontarkan batu karena gaya pegas.
Inti Pembelajaran Subbab B – Gaya
-
Gaya adalah tarikan/dorongan yang memiliki besar dan arah.
-
Satuan gaya adalah newton (N).
-
Gaya dapat mengubah kecepatan, arah, atau bentuk benda.
-
Jenis gaya: otot, gesek, gravitasi, pegas, magnet, listrik.
-
Gaya kerja dapat searah atau berlawanan arah, menghasilkan gaya resultan.
-
Konsep gaya banyak ditemui dalam aktivitas sehari-hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar