Selasa, 12 Agustus 2025

IPA Kelas 7 Bab 3. B. Kalor

 

1. Pengertian Kalor

  • Kalor adalah energi panas yang berpindah karena perbedaan suhu.

  • Kalor berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi → ke benda bersuhu lebih rendah sampai keduanya mencapai keseimbangan termal.

  • Satuan kalor dalam SI adalah joule (J).

Contoh:
Es mencair karena menerima kalor dari lingkungan.


2. Kalor dan Suhu

  • Suhu menunjukkan tingkat panas suatu benda.

  • Kalor adalah energi yang diterima atau dilepaskan benda.

  • Dua benda dapat memiliki suhu sama, tetapi jumlah kalor berbeda, tergantung:

    • massa benda

    • jenis benda (kalor jenis)

    • perubahan suhu


3. Kalor Jenis (Specific Heat Capacity)

Setiap zat memiliki kemampuan berbeda dalam menyerap atau melepaskan kalor.

  • Kalor jenis (c) adalah banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg zat sebesar 1°C.

  • Rumus dasar:
    Q = m × c × ΔT
    Q = kalor (J), m = massa (kg), c = kalor jenis (J/kg°C), ΔT = perubahan suhu.

Contoh:
Air memiliki kalor jenis besar → lambat panas dan lambat dingin.


4. Perubahan Wujud Zat karena Kalor

Kalor dapat menyebabkan perubahan wujud zat, antara lain:

a. Mencair (melebur)

Padat → cair (menyerap kalor)
Contoh: es mencair.

b. Menguap

Cair → gas (menyerap kalor)
Contoh: air mendidih.

c. Menyublim

Padat → gas (menyerap kalor)
Contoh: kapur barus habis.

d. Membeku

Cair → padat (melepaskan kalor)

e. Mengembun

Gas → cair (melepaskan kalor)

Kalor tidak selalu menyebabkan kenaikan suhu; misalnya pada proses perubahan wujud, suhu tetap meskipun kalor terus diberikan.


5. Pengaruh Kalor pada Benda

Kalor dapat menyebabkan:

a. Perubahan Suhu

Contoh: air dipanaskan menjadi lebih hangat.

b. Perubahan Wujud

Contoh: es → air.

c. Pemuaian

Sebagian materi memuai ketika dipanaskan (akan dibahas detail pada subbab berikutnya).


6. Perpindahan Kalor

Kalor berpindah melalui tiga cara utama:

a. Konduksi (hantaran)

  • Perpindahan kalor melalui zat padat

  • Tanpa perpindahan partikel
    Contoh: gagang sendok logam terasa panas saat ujungnya dipanaskan.

b. Konveksi (aliran)

  • Perpindahan kalor melalui zat cair dan gas

  • Disertai perpindahan partikel
    Contoh: air mendidih membentuk arus konveksi.

c. Radiasi (pancaran)

  • Perpindahan kalor tanpa medium

  • Melalui gelombang elektromagnetik
    Contoh: panas matahari sampai ke bumi.


7. Manfaat Kalor dalam Kehidupan Sehari-hari

Kalor digunakan dalam berbagai aktivitas:

  • Memasak air, makanan, dan menggoreng

  • Mengeringkan pakaian

  • Menyetrika (konduksi)

  • Menghangatkan tubuh

  • Proses industri: pengelasan, pembakaran, pemanasan logam

  • Pendinginan (AC & kulkas bekerja dengan prinsip menyerap kalor)


8. Contoh Fenomena Sehari-hari Terkait Kalor

  • Es di minuman cepat mencair karena menerima kalor dari udara.

  • Aspal jalan lebih panas siang hari karena menyerap banyak radiasi matahari.

  • Air laut bagian atas lebih hangat akibat konveksi.

  • Panci cepat panas karena logam adalah konduktor yang baik.


Inti Pembelajaran Subbab B. Kalor

  1. Kalor adalah energi panas yang berpindah karena perbedaan suhu.

  2. Satuan kalor adalah joule.

  3. Kalor dapat menyebabkan perubahan suhu, perubahan wujud, dan pemuaian.

  4. Perpindahan kalor terjadi melalui konduksi, konveksi, dan radiasi.

  5. Kalor sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar