Selasa, 12 Agustus 2025

IPA Kelas 7 Bab 2. D. Kerapatan Zat

 

1. Pengertian Kerapatan (Massa Jenis)

Kerapatan zat atau disebut juga massa jenis adalah perbandingan antara massa suatu zat dengan volumenya.
Kerapatan menunjukkan seberapa padat partikel-partikel penyusun suatu zat.

Secara matematis ditulis dengan rumus:



Keterangan:

  • = kerapatan atau massa jenis (kg/m³ atau g/cm³)
  • = massa benda (kg atau g)
  • = volume benda (m³ atau cm³)

2. Satuan Massa Jenis

Dalam Sistem Internasional (SI), satuan massa jenis adalah kilogram per meter kubik (kg/m³).
Namun, dalam laboratorium sering digunakan satuan gram per sentimeter kubik (g/cm³).

Hubungan antar satuan:




3. Contoh Perhitungan Massa Jenis

Contoh 1:
Sebuah balok kayu memiliki massa 200 g dan volume 250 cm³.
Berapa massa jenisnya?



Artinya: setiap 1 cm³ kayu memiliki massa 0,8 gram.


4. Menentukan Massa atau Volume Jika Diketahui Massa Jenis

Rumus dapat diubah menjadi:

  • Untuk mencari massa:
  • Untuk mencari volume:

Contoh 2:
Massa jenis air = 1 g/cm³. Jika volume air 250 cm³, maka massanya:




5. Kerapatan Berbagai Zat

Kerapatan tiap zat berbeda karena jarak antarpartikel dan massa partikel berbeda.
Berikut contoh rata-rata kerapatan beberapa zat:

Zat

Kerapatan (g/cm³)

Udara

0,0013

Alkohol

0,8

Air

1,0

Es

0,92

Minyak

0,9

Besi

7,8

Tembaga

8,9

Emas

19,3

Dari tabel terlihat bahwa zat padat umumnya lebih rapat dibanding zat cair atau gas.


6. Pengaruh Kerapatan terhadap Peristiwa di Kehidupan Sehari-hari

a. Benda mengapung atau tenggelam

  • Benda mengapung jika kerapatannya lebih kecil dari air.
  • Benda tenggelam jika kerapatannya lebih besar dari air.
  • Benda melayang jika kerapatannya sama dengan air.

Contoh:

  • Kayu mengapung di air karena kerapatannya (0,8 g/cm³) lebih kecil dari air (1,0 g/cm³).
  • Batu tenggelam karena lebih rapat daripada air.
  • Kapal laut meskipun terbuat dari besi (7,8 g/cm³), tetap mengapung karena bentuknya berongga, sehingga kerapatan rata-ratanya lebih kecil dari air.

b. Peristiwa alam lainnya

  • Balon udara naik karena udara panas di dalamnya lebih renggang (kerapatannya lebih kecil).
  • Es mengapung di air karena kerapatan es (0,92 g/cm³) lebih kecil dari air cair (1,0 g/cm³).
  • Minyak selalu berada di atas air karena kerapatannya lebih rendah.

7. Faktor yang Mempengaruhi Kerapatan

  1. Suhu → semakin tinggi suhu, partikel semakin renggang, sehingga kerapatan menurun.
  2. Tekanan → semakin tinggi tekanan, partikel semakin rapat, sehingga kerapatan meningkat.

8. Kesimpulan

  • Kerapatan (massa jenis) adalah perbandingan antara massa dan volume suatu zat.
  • Satuan SI-nya adalah kg/m³ atau g/cm³.
  • Setiap zat memiliki kerapatan khas yang dapat digunakan untuk membedakan zat satu dengan lainnya.
  • Kerapatan menentukan apakah benda mengapung, melayang, atau tenggelam dalam suatu cairan.
  • Suhu dan tekanan memengaruhi nilai kerapatan zat.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar