Minggu, 10 Agustus 2025

IPA Kelas 7 Bab 2 B. Perubahan Wujud Zat

 

 1. Pengertian Perubahan Wujud Zat

Perubahan wujud zat adalah perubahan bentuk fisik suatu zat tanpa mengubah jenis zat penyusunnya.
Artinya, zat yang berubah wujud masih memiliki sifat kimia yang sama sebelum dan sesudah perubahan.

Contoh sederhana:
Air yang berubah menjadi uap air tetap merupakan air (H₂O).


2. Jenis-Jenis Perubahan Wujud Zat

Perubahan wujud zat terjadi karena penambahan atau pengurangan energi panas (kalor).
Berikut macam-macamnya:

No

Jenis Perubahan Wujud

Dari → Ke

Proses Terjadi Karena

Contoh

1

Mencair (melebur)

Padat → Cair

Penambahan panas

Es menjadi air

2

Membeku

Cair → Padat

Pelepasan panas

Air menjadi es

3

Menguap

Cair → Gas

Penambahan panas

Air mendidih menjadi uap

4

Mengembun

Gas → Cair

Pelepasan panas

Uap air menjadi embun

5

Menyublim

Padat → Gas

Penambahan panas

Kapur barus menguap

6

Mengkristal / deposisi

Gas → Padat

Pelepasan panas

Uap air menjadi salju


3. Penjelasan Tiap Jenis Perubahan

a. Mencair (Melebur)

Terjadi ketika zat padat dipanaskan hingga partikelnya mendapatkan energi yang cukup untuk bergerak bebas.

  • Suhu saat zat mulai mencair disebut titik lebur.
  • Contoh: es mencair pada suhu 0°C.

b. Membeku

Terjadi saat zat cair kehilangan panas sehingga partikel-partikelnya saling mendekat dan membentuk susunan padat.

  • Suhu saat zat mulai membeku disebut titik beku.
  • Contoh: air membeku menjadi es pada suhu 0°C.

c. Menguap

Terjadi ketika partikel pada permukaan zat cair memperoleh energi cukup untuk lepas menjadi gas.

  • Proses ini dapat terjadi pada suhu berapa pun (evaporasi), atau pada suhu tertentu saat mendidih (boiling).
  • Contoh: air yang dijemur lama-lama habis karena menguap.

d. Mengembun

Kebalikan dari menguap.
Terjadi ketika partikel gas kehilangan energi panas, lalu berkumpul menjadi cairan.

  • Contoh: terbentuknya embun di pagi hari atau pada dinding gelas berisi es.

e. Menyublim

Perubahan langsung dari padat menjadi gas tanpa melalui fase cair.

  • Terjadi karena partikel padat memperoleh energi panas yang cukup untuk langsung lepas.
  • Contoh: kapur barus yang lama-kelamaan habis di udara.

f. Mengkristal (Deposisisi)

Kebalikan dari menyublim, yaitu perubahan langsung dari gas menjadi padat.

  • Contoh: terbentuknya es pada kaca jendela di daerah bersuhu sangat dingin.

4. Perubahan Wujud dan Energi Panas

Perubahan wujud zat melibatkan energi kalor (panas):

  • Penyerapan kalor → menyebabkan zat berubah dari wujud padat ke cair, atau cair ke gas (mencair, menguap, menyublim).
  • Pelepasan kalor → menyebabkan zat berubah dari wujud gas ke cair, atau cair ke padat (mengembun, membeku, mengkristal).

Artinya, kalor tidak mengubah zat, tetapi mengubah bentuk energi partikel di dalamnya.


5. Contoh Perubahan Wujud Zat dalam Kehidupan

  • Es mencair di suhu ruangan (mencair).
  • Uap air di cermin kamar mandi berubah jadi titik-titik air (mengembun).
  • Air mendidih menghasilkan uap (menguap).
  • Lilin yang membeku setelah dimatikan (membeku).
  • Kapur barus di lemari semakin habis (menyublim).

6. Kesimpulan

  • Perubahan wujud zat adalah perubahan bentuk fisik akibat perubahan energi panas.
  • Jenis perubahan wujud antara lain mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal.
  • Dalam perubahan wujud zat tidak berubah jenisnya, hanya bentuk dan jarak antarpartikelnya yang berubah.
  • Pemahaman tentang perubahan wujud penting dalam menjelaskan berbagai fenomena di sekitar kita.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar